NAK, LAKI-LAKI WAJIB TAU INI SETELAH KEDUA ORANG TUA TIADA
Memimpin solat jenazah
Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah seseorang mengimami orang lain di tempat kekuasaannya." (HR. Muslim)
Maksudnya wali lebih berhak di rumahnya sendiri. Maka anak laki-laki berhak — bahkan dianjurkan — untuk tampil maju memimpin sholat jenazah orang tuanya.
TATA CARANYA
Posisi Imam
Sholat jenazah tidak ada ruku' dan sujud. Seluruhnya dilakukan dalam posisi berdiri, dengan empat kali takbir.
Untuk jenazah laki-laki, imam berdiri sejajar dengan kepala jenazah. Untuk jenazah perempuan, imam berdiri sejajar dengan bagian tengah/perut jenazah.
URUTANNYA
Takbir Pertama.
Setelah takbiratul ihram, membaca ta'awudz (A'udzubillah) lalu membaca Surah Al-Fatihah secara pelan (sirr).
Takbir Kedua.
Setelah takbir kedua, membaca sholawat Ibrahimiyah
Bunyi Sholawatnya
Allahumma sholli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad, kama shollaita 'ala Ibrahim wa 'ala ali Ibrahim. Wa barik 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad, kama barakta 'ala Ibrahim wa 'ala ali Ibrahim. Fil 'alamina innaka hamidun majid.
Takbir Ketiga.
membaca doa untuk jenazah.
Allahummaghfir lahu warhamhu wa 'afihi wa'fu 'anhu, wa akrim nuzulahu, wa wassi' madkhalahu, wagsilhu bilmai watstsalji walbaradi, wa naqqihi minal khathaaya kama yunaqqats tsaubul abyadhu minad danas.
Jika jenazah adalah perempuan, ganti kata lahu dengan laha dan seterusnya.
Takbir Keempat.
membaca doa penutup
Allahumma la tahrimna ajrahu wa la taftinna ba'dahu waghfir lana walahu.
Artinya: "Ya Allah, janganlah Engkau haramkan kami dari pahalanya, dan janganlah Engkau beri kami fitnah sepeninggalnya, serta ampunilah kami dan dia." (HR. Al-Hakim)
Terakhir
Salam — diucapkan dua kali ke kanan dan ke kiri seperti sholat biasa.
Tidak ada yang siap untuk hari itu. Tapi setidaknya, kita bisa mempelajari dan menghafal urutan ini jauh sebelum saat itu tiba.
0 comments :
Post a Comment