Ada rahasia "kecepatan" yang
selama ini kita abaikan..
Urusan Rezeki:
"BERJALANLAH"
فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا
"Maka berjalanlah di segala penjurunya..."
(QS. Al-Mulk: 15).
Allah menggunakan kata فَامْشُوا (Famsyu) yang artinya jalan santai.
Pesannya: Rezeki itu sudah dijamin. Cukup jemput dengan sewajarnya, jangan sampai lari dan kehilangan arah.
Urusan Shalat:
"BERSEGERALAH"
فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللهِ
...maka bersegeralah kamu mengingat Allah."
(QS. Al-Jumu'ah: 9).
Kecepatannya naik. Allah menggunakan kata (Fas'au").
Bukan lagi jalan santai, tapi melangkah dengan serius, penuh niat, dan prioritas tinggi.
Urusan Ampunan:
"BERLOMBALAH"
وَسَارِعُواْ إلَىٰ مَغْفِرَةٍ
"Dan bersegeralah (berlomba-lombalah) menuju
ampunan Tuhanmu..."
(QS. Ali-Imran: 133).
Kecepatannya naik lagi. Kata سَارعُوا (Sari'ü)
berarti bergegas dalam kompetisi.
Jangan mau kalah sama orang lain dalam urusan tobat dan masuk surga.
Urusan Allah:
"LARILAH!"
فَفِرُّوا إِلَى اللهِ
"Maka berlarilah kamu menuju Allah."
(QS. Adz-Dzariyat: 50).
Ini level kecepatan tertinggi. Kata فَفِرُّوا
(Fafirrü) berarti lari dengan kecepatan
penuh seperti orang yang dikejar bahaya dan mencari perlindungan paling aman.
Kita Sering Terbalik...
Untuk dunia yang sudah
dijamin, kita sering Berlari (Fafirrü) sampai burnout dan lupa ibadah.
Tapi untuk Allah yang belum tentu kita dapatkan
ridha-Nya,
kita justru Berjalan santai (Famsyü), menunda-nunda, dan sering telat.