Deteksi sisi gelap seseorang, bagaimana mereka kontrol pikiran, perasaan, atau tindakan orang lain, memanipulasi psikologis: Usaha mengendalikan mental orang lain secara halus, pengendalian pikiran: Usaha mengubah cara pandang orang lain tanpa disadari.
Jika mereka membicarakan orang lain di hadapanmu, mereka 100% membicarakanmu saat kamu tidak ada.
Ketika kamu ingin seseorang menyukaimu, minta bantuan kecil padanya — pikiran mereka akan tertipu untuk menyukaimu.
Jika seseorang terus-menerus melihat ponselnya saat kamu berbicara, hentikan ucapanmu — keheningan akan membuat mereka merasa bersalah dan mulai memperhatikanmu.
Keheningan membuat orang lain merasa takut.
Jarak mengendalikan perhatian.
Orang iri tersenyum paling manis.
Orang yang memberi selamat paling keras sering kali adalah orang yang paling iri dengan kesuksesanmu. Perhatikan matanya, bukan mulutnya.
Reaksi lambat membuat manipulator bingung
Banyak orang membantumu bukan karena peduli, tapi karena itu membuat mereka merasa lebih hebat dan berkuasa.
Saat seseorang marah, mereka berhenti menyaring pikirannya. Dengarkan baik-baik; mereka sedang memberi tahu apa yang sebenarnya mereka pikirkan tentangmu.
Marah menunjukkan warna aslimu.
Jika kamu ingin tahu siapa teman sejatimu, bagikan sedikit kabar buruk. Orang yang menghilang, tidak pernah ada sejak awal.
Orang yang terus-menerus menuduhmu tidak dapat dipercaya, biasanya adalah orang yang sedang menyembunyikan sesuatu dari dirinya sendiri.
Jika seseorang terlalu baik padamu dalam waktu singkat, kemungkinan besar mereka sedang menyembunyikan kepribadian manipulatif.
Jangan pernah mengulang kelemahanmu.
Orang yang paling banyak membicarakan "kehidupan mewah"-nya biasanya adalah orang yang paling tidak aman dengan kondisi keuangannya.
Membuat seseorang gugup: Tatap dahinya saat ia sedang berbicara.
Mengungkap kebohongan: Setelah ia selesai berbicara, tetap tatap dia dalam diam. Orang yang berbohong sering kali mulai memberi penjelasan berlebihan.
Menguasai perdebatan: Berbicaralah lebih pelan dan lebih tenang. Hal itu membuat lawan bicara lebih fokus mendengarkan.
Mengetahui siapa yang ia sukai: Saat semua orang tertawa bersama, perhatikan ke arah siapa ia melihat. Sering kali ia akan menoleh kepada orang yang paling ia sukai.
Meredakan orang yang sedang marah: Tatap matanya lalu katakan, "Sepertinya hari ini sedang berat untukmu, ya?" Kalimat ini sering membantu menurunkan emosi.
0 comments :
Post a Comment