Setiap manusia datang ke dunia sendiri, dan kelak kembali menghadap Allah juga sendiri. Tak ada yang bisa menggantikan kita saat mempertanggungjawabkan setiap amal di hadapan-Nya.
Di tengah perjalanan hidup, ada luka yang harus disembuhkan sendiri, beban yang harus dipikul sendiri, dan ujian yang harus dilalui dengan sabar. Sedikit demi sedikit, semua itu menempa hati hingga kita terbiasa berdiri tanpa bergantung kepada siapa pun.
Bukan karena tidak membutuhkan manusia, tetapi karena kita belajar bahwa sandaran yang paling kokoh hanyalah Allah. Manusia bisa datang dan pergi, bisa menguatkan lalu meninggalkan. Namun Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang terus bersandar kepada-Nya.
Maka, jika hari ini terasa sepi, jangan jadikan kesendirian sebagai alasan untuk menyerah. Bisa jadi Allah sedang mengajarkanmu satu pelajaran yang sangat berharga: bahwa ketenangan sejati lahir ketika hati hanya bergantung kepada-Nya, sementara diri terus berikhtiar menjadi lebih kuat setiap harinya.
0 comments :
Post a Comment