Sering kali kita terlalu lelah memikirkan penilaian orang lain. Padahal, kenyataannya mereka sedang sibuk dengan kehidupan mereka sendiri. Apa yang kita lakukan hari ini, belum tentu mereka ingat esok hari.
Lalu, mengapa harus mengorbankan ketenangan hati demi mengejar validasi yang begitu rapuh?
Jangan biarkan hidupmu dikendalikan oleh ekspektasi manusia. Sebab sekeras apa pun kita berusaha menyenangkan semua orang, akan selalu ada yang tidak puas. Sebaliknya, saat kita berusaha mencari ridha Allah, hati justru menemukan tempat untuk pulang.
Hiduplah dengan tulus. Berbuat baik karena Allah, bukan karena ingin dipuji. Melangkahlah dengan yakin, meski tidak semua orang bertepuk tangan. Karena pada akhirnya, yang akan kita pertanggungjawabkan bukanlah komentar manusia, melainkan amal di hadapan Allah.
Tidak semua mata harus melihatmu hebat. Cukup Allah yang mengetahui setiap perjuangan yang tak pernah diceritakan.
0 comments :
Post a Comment