This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Saturday, November 19, 2016

Blusukan Kuliner di Rembang


Sate Rembang,Sate Serepeh
Sate Rembang,Sate Serepeh

Sate Rembang,Sate Serepeh  Sate Rembang,Sate Serepeh

Sate Rembang,Sate Serepeh

Sate Rembang,Sate Serepeh
Formasi lengkap sajian Sate Serepeh Khas Rembang

Sate Rembang,Sate Serepeh
Seporsi Nasi Tahu Sate Serepeh


Sego Tahu Sate Serepeh
Sego Tahu Sate Serepeh


Sate Rembang,Sate Serepeh, Lontong Sate Serepeh
Lontog Sate Serepeh

Kecap cap Siwalan
Kecap cap Siwalan

Kue Leker Rembang, Crepes from Rembang
Kue Leker Rembang, Crepes from Rembang
Kue Leker Rembang, Crepes from Rembang
Kue Leker Rembang, Crepes from Rembang
Kue Leker Rembang, Crepes from Rembang
Kue Leker Rembang, Crepes from Rembang
Lontong Tuyuhan, Lontong Opor Tuyuhan
Lontong Tuyuhan, Lontong Opor Tuyuhan
Lontong Tuyuhan, Lontong Opor Tuyuhan

Dumbeg Rembang, Clorot Rembang
Dumbeg Rembang, Clorot Rembang
Laron Goreng
Laron Goreng
Ikan Masak Srani

Masakan Saefood Khas Rembang
Masakan Saefood Khas Rembang

Goreng Cumi Rembang
Goreng Cumi Rembang

Oseng Cumi Rembang
Oseng Cumi Rembang

Oseng Cumi Rembang dan Sambel Terasi
Oseng Cumi Rembang dan Sambel Terasi

Seporsi Nasi Putih dan Oseng Cumi Rembang
Seporsi Nasi Putih dan Oseng Cumi Rembang

Nasi Putih, Oseng Cumi, Ikan Pe (Ikan Pari Panggang) dipenyet Sambel, disiram Mangut Panggang Ikan Pe
Nasi Putih, Oseng Cumi, Ikan Pe (Ikan Pari Panggang) dipenyet Sambel, disiram Mangut Panggang Ikan Pe, plus Tempe Bungkus Daun Jati yang telah digoreng.

Penyetan Ikan Pe Panggang (Panggang Ikan Pari)
Penyetan Ikan Pe Panggang (Panggang Ikan Pari)

Tempe Dhong Jati (Tempe dibungkus daun jati)
Tempe Dhong Jati (Tempe dibungkus daun jati)

Sambel Korek Rembang
Sambel Korek Rembang
Mangut Iwak Pe
Mangut Iwak Pe
Penjual Ikan Panggang di Pasar Rembang

Ikan Kembung Masak Acar
Legen Rembang (Lahang / Nira)
Legen Rembang (Lahang / Nira)
Buah Siwalan
Buah Siwalan


Oseng Pedho (Oseng Pedha)
Oseng Pedho (Oseng Pedha)

Sate Jamur Rembang
Sate Jamur Rembang 

Oseng Jamur Rembang
Oseng Jamur Rembang depan SMP 2 Rembang

Penyetan Terong

Sayur Rebung Ikan Jui Panggang

Sambel Goreng Cumi
Sambel Goreng Cumi

Petis Bumbon
Petis Bumbon

Penyetan Ikan Kembung
Penyetan Ikan Kembung

Jongkong (Ongol-ongol)

Sunday, November 13, 2016

Hanya dengan Memijat Jari Selama Semenit, Beberapa Penyakit Ini Dapat Teratasi

Beberapa jenis penyakit memang membutuhkan penanganan yang serius untuk sembuh. Namun ternyata ada beberapa penyakit yang dapat diatasi dengan memijat jari selama satu menit, lihat video ini :

1. Jari Jempol
Memijat jari jempol bermanfaat mengatasi gangguan jantung dan paru. Hal ini dikarenakan jempol terhubung ke jantung dan paru-paru. Satu detak jantung yang cepat sesak napas dapat dikurangi dengan cara menggosok lembut dan menarik ibu jari.
2. Jari Telunjuk
Jari telunjuk terhubung ke saluran gastro-intestinal. Memijat jari ini selama semenit akan mengatasi sakit perut atau sembelit. Caranya yaitu dengan menggosok lembut dan menarik jari telunjuk.
3. Jari Tengah
Memijat jari tengah akan membantu menyingkirkan gejala pusing dan mual. Jari ini terhubung dengan sistem sirkulasi tubuh. Tak hanya itu, memijat secara lembut jari tengah selama semenit juga dapat mengatasi insomnia.
4. Jari Manis
Menurut penelitian Jin Shin Jyutsu, jari manis memiliki peran dalam meningkatkan suasana hati. Oleh karena itu saat kita berada dalam suasana hati yang buruk, dapat diatasi dengan memijat jari ini agar lebih rileks dan santai.
5. Jari Kelingking
Jari kelingking terhubung ke ginjal dan kepala. Pemijatan terhadap jari kelingking dapat membantu mengatasi sakit ginjal, sakit kepala, dan nyeri leher. Caranya adalah dengan menekan jari kelingking dan memijit lembut..~ ayo dicoba

Friday, October 28, 2016

Ada 11 fase kehidupan manusia dalam falsafah Jawa

Ada 11 fase kehidupan manusia dalam falsafah Jawa sbb :

1. Maskumambang

Simbol fase ruh/kandungan di mana kita masih "mengapung" atau "kumambang" di alam ruh dan kemudian di dalam kandungan yang gelap.

2. Mijil

Mijil artinya keluar. Ini adalah fase bayi, dimana kita mulai mengenal kehidupan dunia. Kita belajar bertahan di alam baru.

3. Sinom

Sinom adalah masa muda, masa dimana kita tumbuh berkembang mengenal hal2 baru.

4. Kinanthi

Ini adalah masa pencarian jati diri, pencarian cita2 dan makna diri.

5. Asmaradhana

Fase paling dinamik dan ber-api2 dalam pencarian cinta dan teman hidup.

6. Gambuh

Fase dimulainya kehidupan keluarga dengan ikatan pernikahan suci (gambuh). Menyatukan visi dan cinta kasih

7. Dhandang Gula

Ini adalah fase puncak kesuksesan secara fisik dan materi (dhandang = bejana). Namun selain kenikmatan gula (manisnya) hidup, semestinya diimbangi pula dengan kenikmatan rohani dan spiritual.

8. Durma

Fase dimana kehidupan harus lebih banyak didermakan untuk orang lain, bukan mencari kenikmatan hidup lagi (gula). Ini adalah fase bertindak sosial. *Dan berkumpul dengan teman2 seperjuangan, bersosialisasi.

9. Pangkur

Ini adalah fase uzlah (pangkur-menghindar), fase menyepi, fase kontemplasi, mendekatkan diri kepada Gusti Allah. Menjauhkan diri dari gemerlapnya hidup.

10. Megatruh

Ini fase penutup kehidupan dunia, dimana Ruh (Roh) meninggalkan badan (megat: memisahkan). Fase awal dari perjalanan menuju keabadian.

11. Pucung

Fase kembali kepada Allah, Sang Murbeng Dumadi, Sangkan Paraning Dumadi. Diawali menjadi pocung (jenazah), ditanya seperti lagu pocung yang b berisi pertanyaan. Fase menuju kebahagiaan sejati, bertemu dengan yang Mahasuci.

Panjenengan di tahap mana?
semoga bermanfaat...

Sunday, September 25, 2016

Renungan 'Senja Hari' menjelang 'Malam'

Saya bukan orang yang baik, hanya berusaha untuk baik dan berdoa semoga Allah memberikanku akhir hayat yang baik, jiwa yang tenang, yang kembali dengan ridlo dan dalam keridloan Illahi.

Ingiiin sekali diujung hayat nanti bisa mengucap "Laa Ila ha ilallah Muhammadar Rasulullah"

Aamiin ...

Thursday, August 4, 2016

Leadership di Depan Managerialship

01. Seorang pemimpin perlu memiliki kemampuan leadership dan managerialship

02. Leadership harus di depan managerialship apalagi untuk masyarakat Indonesia

03. Sayangnya banyak yang terjebak kepada managerialship sehingga bekerja tanpa ruh dan energi yang pas

04. Menjadi pemimpin itu bukan karena SK tapi karena panggilan jiwa untuk membantu tercapainya tujuan diri & orang lain

05. Tentukan arah tim Anda dengan jelas dan menantang agar kerjanya lebih efektif dan efisien

06. Untuk tercapainya target tim, Anda perlu menyatu dengan tim Anda, minta maaf bila keliru

Di Surga Istri Itu ibarat Nasi , Bidadari Itu Cuma Snack [dari Mbah Kyai Maemun Zubair Sarang]

Al Habib Husain Al Aydarus Pethekan Semarang sampai berumur 60 tahunan , beliau masih sendiri , belum menikah . Sampai kemudian pada sekitaran tahun 85an , beliau menghadiri undangan Akdun Nikah di Rumah kami .

Saat itu keluarga kami sedang menikahkan Kakak tertua saya . Mbah Kyai Maemun Zubair Sarang yang masih kerabat dekat mempelai perempuan kemudian berpidato memberi mauidhoh hasanah . Diantara petuah beliau :

“ Sepasang pengantin itu , kalau sudah di dudukkan berdampingan begini , jangan dikira cuma dilihat banyak orang di alam dunia saja .
Sepasang Pengantin nanti di akhirat juga akan di dudukkan berdmpingan , bersama-sama masuk kedalam surga.

UDKHULUL JANNATA ANTUM WA AZWAJUKUM TUHBARUN …

Jadi , dengan demikian hanya ISTRI YANG DARI ALAM DUNIA saja yang bisa mendampinginya duduk di Bangsal Kencananya di surga . Sedangkan bidadari , mereka tidak .

Istri itu ibarat makanan Pokok . Sedangkan Bidadari Cuma Snack . Kalau dia butuh Bidadari , maka bidadari baru dapat melayani . Jika tidak butuh maka Bidadari tidak bisa dekat-dekat dengannya .

Jadi , orang-orang yang meninggal dunia sampai belum sempat menikah , maka keadaan mereka tidak sama dengan yang sudah menikah .

Istri itu Ibarat Nasi . Sedangkan Bidadari itu ibarat jajanan – jajanan . Kamu koq sama sekali tidak makan Nasi , hanya makan jajanan-jajanan saja , maka tidak bisa kenyang . Perut malah bisa KEMBUNG …!! “

Mendengar petuah Mbah Moen itu , pulang Resepsi Habib Husain langsung menikah …. :)
Menikah dalam usia setua itu  , karena takut  nanti di Surga dirinya malah cuma dapat KEMBUNG nya saja , seperti dawuhnya Mbah Moen !!!
:D

Kurang dari dua tahun , Habib Husain kemudian Wafat dalam keadaan sempurna . Tidak bakalan sakit kembung di surganya .

Mumpung masih ada kesempatan , yang belum menikah segeralah menikah . Niat mencari pasangan dunia akhirat . Soal dapat Bidadari-bidadari , itu adalah Bonusnya.

Takutnya , keburu meninggal dunia , belum sempat berkeluarga . Maka akan jadi seperti orang yang Cuma dapat Bonusannya saja sedangkan hadiah utamanya tidak . :)

Monday, July 25, 2016

TERKADANG DOSA LEBIH BERMANFAAT SELAMA DISERTAI TAUBAT, DARIPADA KETAATAN YANG DISERTAI UJUB DAN RIYA'.

Dikatakan oleh sebagian ulama salaf :

قد يعمل العبد الذنب فيدخل به الجنة، ويعمل الطاعة فيدخل بها النار

"Adakalanya seorang hamba berbuat dosa namun masuk surga, dan adakalanya seseorang mengerjakan ketaatan namun masuk neraka"

وكيف ذلك؟

"Bagaimana itu bisa terjadi?"

يعمل الذنب فلا يزال نُصْبَ عينيه إن قام، وإن قعد، وإن مشى ذكر ذنبه؛ فيحدث له انكساراً، وتوبة، واستغفاراً، وندماً؛ فيكون ذلك سبب نجاته.

ويعمل الحسنة، فلا تزال نصب عينيه إن قام، وإن قعد، وإن مشى، كلما ذكرها أورثته عجباً، وكبراً، ومِنَّةً، فتكون سبب هلاكه

"Dia berbuat dosa, seolah-olah dosa itu selalu tampak di hadapan matanya. Ketika ia berdiri, duduk, maupun berjalan, ia selalu ingat akan dosa tersebut sehingga membuat hatinya luluh, bertaubat, menyesal, memohon ampunan kepada Allah dan menyesali perbuatannya. Hal inilah yang menjadi sebab keselamatannya.

Adapun orang yang berbuat kebaikan, seakan-akan kebaikan itu selalu tampak di hadapan matanya. Ketika ia berdiri, duduk, maupun berjalan, ia selalu ingat akan kebaikannya tersebut sehingga membuatnya takabur, ujub, dan merasa telah mendapatkan karunia. Hal itulah yang menjadi sebab kebinasaannya."


Semoga Allah ta'ala selalu membimbing kita semua ke jalan yang di ridhoiNya.. Aamiin

Wednesday, June 29, 2016

NOMOR TELEPON PENTING UNTUK MUDIK LEBARAN

TELEPON JALAN TOL

Call Center Jasa Marga (021) 80880123, 80883210
SMS Center Info Jalan Tol 0813 8006 8000
Tol Jakarta–Bandung 021 80880123
Tol Semarang 024 7607777
Tol Surabaya 031 7879999 / 031 7878080
Tol Belmera 061 6611701
Tol Palikanci 0231 484268


PELABUHAN & BANDARA

Bandara Polonia dan Pelabuhan Belawan 061 694718/061 694718
Pelabuhan Palembang 0711 420103
Bandara Raden Intan Lampung 0721 31144
Pelabuhan Merak Banten 0254 571083/0254 572491
Bandara Soekarno Hatta 021 5506068
Pelabuhan Tanjung Priok 021 43931945
Bandara Husain Sastranegara 022 6043378
Pelabuhan Cilacap 0282 534825
Pelabuhan Semarang 024 3543424
Bandara Adi Sucipto Yogyakarta 031 3293231 / 031 3293554
Pelabuhan Probolinggo dan Pelabuhan Bayuwangi
0335 421917
Pelabuhan Gili Manuk Denpasar dan Bandara Ngurah Rai 0361 93510433


KEPOLISIAN

Ditlantas Polri (021) 798 9702, SMS : 9119
Polsek Jonggol (021) 899 31174
Polsek Merak (0254) 571210
Polsek Karawang (0267) 402204
Polsek Karawang (0267) 402516
Polsek Pabuaran (0260) 711873
Polres Subang (0260) 411209
Polsek Nagrek (022) 794310
Polsek Ciasem (0260) 520 110
Polsek Pamanukan (0260) 551110
Polsek Majenang (0280) 621010
Polwil Cirebon (0231) 358 104
Polres Indramayu (0234) 272708
Polsek Kandanghaur (0234) 505510
Polsek Losarang (0234) 505 110
Polsek Lohbener (0234) 274401
Polsek Karangampel (0234) 484210
Pol-pjr jatibarang (0234) 351029
Polsek Juntinyuat (0234) 428007
Polsek Sukra (0234) 610 011
Polsek Arjawinangun (0231) 357110
Polsek Ciwaringin (0231) 342700
Polsek Depok Cirebon (0231)341 101
Polsek Paliman (0231) 341240
Polsek Kedaung (0231) 486722
Polsek Sumpiuh (0287) 71110
Polsek Bumiayu (0289) 432107
Polsek Kutoarjo (0275) 641110
Polres Pekalongan (0285) 91023
Polres Kendal (0294) 381512
Polres Kudus (0291) 433008
Polres Tuban (0356) 322022
Polsek Babat (0322) 453610
Polres Gresik (031) 3981020
Polres Probolinggo (0335) 420925.

Monday, June 27, 2016

Surat Perpisahan

Saudaraku,
Aku akan pulang...

Sudah di 20 hari aku bertamu, namun seringkali aku ditinggal sendirian.

Walau sering dikatakan istimewa, namun perlakuanmu tak luar biasa.

Oleh-olehku nyaris tak kau sentuh...

AlQuran hanya dibaca sekilas, kalah dengan update status smartphone dan tontonan.

Shalat tak lebih khusyu, kalah bersaing dengan ingatan akan serunya lebaran.

Tak banyak kau minta ampunan, karena sibuk menumpuk harta demi THR dan belanjaan.

Malam dan siang mu tak banyak dipakai berbuat kebajikan, kalah dengan bisnis yang sedang panen saat Ramadhan.

Tak pula banyak kau bersedekah, karena khawatir tak cukup buat mudik dan liburan.

Saudaraku...
aku seperti tamu yang tak diharapkan. Hingga, sepertinya tak kan menyesal kau kutinggalkan.

Padahal aku datang dengan kemuliaan, seharusnya tak pulang dengan kesiaan.

Percayalah,
Aku pulang belum tentu kan kembali datang, sehingga seharusnya kau menyesal telah menelantarkan.

Tinggal 10 hari lagi kita bersama,
Semoga kau sadar sebelum aku benar-benar pulang...
"Karena umurmu hanyalah cerita singkat yang akan dipertanggungjawabkan dengan panjang".

Bumi Allah, hari ke-20 Ramadhan 1437H

Saudaramu,

Ramadhan

#Rabbana semoga kemuliaan Ramadhan kali ini masih bisa kami dapatkan....
Aamiin...

Hakekat Puasa

Kajian Ahad pagi 26 Juni 2016
Prof. Dr. Yusuf Suyono. MA.

Puasa hakekat menghasilkan

stroberi (selalu intropeksi diri dan suka memberi),

salak (selalu menata akhlak), jeruk (jauhi tindakan buruk),

anggur (angkat kemanusian dan rela gugur),

tomat (tobat sebelum kiamat),

talas (tak kenal malas),

mentimun (menuntut ilmu jangan melamun).

Semoga istiqomah. Tujuanya berpuasa melatih dan membentuk akhlak baik.

Sunday, June 26, 2016

Katanya rindu

Katanya rindu ... [muhasabah ramadhan 1437 H]

Tapi 20 hari sudah aku bertamu, tak kau jamu aku seperti ungkapan rindumu sebelum aku datang

Katanya rindu ...

Tapi waktu istimewa yang ku siapkan tak pernah kau habiskan untuk bercumbu denganku di penghujung malam mu

Katanya rindu ...

Tapi untaian kalimat cinta untukmu tak pula kau tilawah kan merdu untuk menemani hari-hari barokah mu

Katanya rindu ...

Tapi bonus berlipat yang aku janjikan tak jua kau raih, malah semangat bonus potongan harga di kantong kantong belanjaan mu

katanya rindu ...

Tapi tak kunjung kau sisihkan rupiahmu untuk bersedekah di buku tabungan amal yang ku buatkan

malah kau berikan rupiah itu untuk tiket liburan mu

Katanya rindu ...

tapi menjelang akhir waktu ku, kau makin sibuk dengan penampilan fisikmu di hari perpisahan ku

Engkau tak pernah takut jika tak bertemu lagi dengan ku,

padahal tahun depan belum tentu akan datang kembali bertamu padamu

Mengapa engkau menelantarkan ku
padahal aku sangat rindu pada mu, padahal aku bawakan banyak bekal untuk akhirat mu.

Maukah engkau luangkan waktumu untuk menemaniku di 10 hari terakhirku bertamu padamu

............dari aku ramadhan mu yang katanya kau rindu ...

SPIRIT OF RAMADHAN FOR BETTER LIFE

semoga ibadah puasa kita di terima Allah Swt

Aamiin

Sunday, June 12, 2016

Renungan Hati di Sepertiga Malam nan Syahdu

Malam ini, seolah satu kembara dalam satu perjalanan yang sunyi, terlalu sunyi, sehingga degup hatipun dapat dirasakan. Nafas dihela perlahan mencari makna pencapaian dan kejayaan. Apakah aku telah berjaya..??

Kata orang bijak, ini soal yang tidak relevan, justru menurut mereka orang yang berjaya tidak sempat bertanya apakah aku telah sukses sebagaimana orang yang bahagia tidak akan bertanya apakah aku telah bahagia. Pedulikan kajian dan ungkapan sarjana, aku kendalikan hidupku sendiri dan bebas memberi arti dan makna tanpa terkait dengan tesis dan hipotesis. Aku bebas menjadi raja pada diri sendiri selagi terus tunduk sebagai hamba Ilaahi. Di mana ukuran kejayaanku?? Aku gagal atau berjaya??

Sering dibisikkan kepada hati, kejayaan itu apabila tercapai tujuan hakiki dalam hidup. Lalu apa tujuan hidup itu?? Ini soalan asas yang sejak dahulu telah diberi tahu bahwa tujuan hidup adalah menjadi hamba kepada Allah SWT, IBADAH.

Ah mudahnya...! Tetapi, tidak semudah itu apabila istilah ibadah itu hendak ditulis dalam kehidupan sehari-hari.

Sering tujuan dibayangi keperluan hingga alat berganti jadi matlamat bila memburu nikmat hingga terlupa Pemberi Nikmat. Seringkali keperluan hidup berganti menjadi tujuan hidup, padahal tujuan itulah yang pertama dan utama. Keperluan itu hanya perkara kedua yang datang selepasnya.

Tujuan itu mengabdikan diri hanya kepada Allah SWT sepenuhnya. Manakala makanan, pakaian, kendaraan, kediaman, dan harta, serta dunia segalanya hanyalah keperluan hidup.

Tujuan itu ialah rasa kehambaan, takut, cinta harap taat seorang hamba kepada Allah. Keperluan itu adalah mencapai tujuan.

Tujuan itu letaknya di hati manakala keperluan itu harus di diletakkan di tangan. Apakah hatiku sarat dengan tujuan ataukah alpa hanya memburu membanyakkan keperluan di tangan?? Ah malang sekali jika aku merasakan kejayaan itu apabila tercapainya keperluan padahal hati dan diri masih jauh berjinak-jinak dengan Allah, jiwa masih liar nafsu, masih buas, dan tanpa disadari sering juga keperluan dimartabatkan sebagai tujuan cinta Allah, tersisih-takutkan Allah, terpinggir hanya karena keperluan yang dicari tanpa henti atau yang telah melimpah tanpa batas, tapi tak pernah puas.

Yang lebih aneh kalau ukuran kejayaan telah tertukar tanpa disadari kita mengukur artinya pada neraca keperluan, bukan tujuan. Aku akan lebih berjaya kalau kemewahan dan harta melimpah padahal di neraca tujuan timbangan cinta dan harapmu kepada Allah semakin ringan dan tidak mungkin ibadahmu kian jauh.

Sering kutanyakan pada diri, bagaimana ibadahmu? Apa kian khusyuk atau malah sebaliknya kian malas dan rapuh..?? Bagaimana dengan sedekahmu? Apa sudah luhur..?? Bagaimana dengan puasamu? Apakah sudah sholeh..?? Soalan demi soalan berkecamuk dalam jiwaku. Apakah yang jadi tujuan hidupku selama ini..??

Malam kian larut, mata tidak mau tidur diseret dalam kembara hati yang bersimpang siur. Apa destinasiku saat ini, tujuan ataukah keperluan..??

Kembara hatiku terus melangakahi sampai ke dini hari. Hati besar dan kecil terus berebut untuk mengendali kemudi diri.

Ya Allah, teguhkan hati ini dalam mengapai ridha-Mu sesungguhnya aku lemah tanpa-Mu.

Sumber : Fitria (Kutuber)

Ngalap Berkah

Berkah berasal dari bahasa Arab `barakah`. Artinya, memiliki banyak kebaikan dan bersifat tetap -terus menerus-. Diambil dari kata `birkah` yang berarti tempat berhimpunnya air. Sehingga bisa kita simpulkan bahwa berkah adalah suatu hal yang baik yang bersifat tetap.

Berkah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia jilid  3 mempunyai arti karunia Tuhan yang mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia; berkat n (nomina) .

Sementara ada juga yang mengatakan, barakah/berkah ialah adanya kebaikan ilahi secara tetap pada sesuatu. Demikian yang dikatakan oleh ar-Raghib al-Ashfahani.

Dengan demikian, apabila sesuatu dikatakan berkah, artinya sesuatu itu memiliki banyak kebaikan yang bersifat tetap, karena dijadikan demikian oleh Allah.

Setelah melihat pengertian-pengertian diatas kita dapat mengartikan bahwa ngalap berkah adalah suatu kegiatan untuk mencari manfaat dan kebaikan dari suatu Dzat, benda, manusia atau sesuatu yang dianggap memiliki manfaat dan kebaikan yang dicari manusia tersebut. Atau istilah lainnya adalah tabarruk yang  artinya mencari barakah (ngalap berkah, jawa). Bertabarruk dengan sesuatu artinya mencari berkah dengan perantaraan sesuatu tersebut. (Lihat an-Nihayah fi Gharib al-Hadits, Ibnu Atsir bab al Ba’ ma’a al Ra’, 1/120)

Berkah adalah segala sesuatu yang kita dapat didunia ini bisa membawa kita semakin dekat dengan Allah.


  • Punya harta dimana harta tersebut bisa mendukung untuk semakin dekat dengan Allah
  • Punya keluarga yang bisa menentramkan dan saling mendukung untuk semakin bersyukur dan dekat dengan Allah
  • Punya teman yang bisa saling mengingatkan 
  • dll


Ikhlas Itu ...

Ali bin Abi Thalib RA berkata, "Orang yang ikhlas adalah orang memusatkan pikirannya agar setiap amalnya diterima Allah SWT." Bahkan, seorang ulama mukhlisin, Ayyub As-Sakhtiyaany RA, mengatakan, "Demi Allah, tiadalah seorang hamba yang benar-benar ikhlas kepada Allah, melainkan ia merasa senang apabila dirinya seolah-olah tidak mengetahui kedudukan dirinya." Guru yang ikhlas paham dan sadar bahwa segala amal perbuatannya mesti bersih dari sikap riya, dan hanya diniatkan untuk mendapatkan ridha Allah SWT semata.

Ikhlas menentukan diterima atau tidak diterimanya aktivitas kita sebagai ibadah,
Karenanya pastikan ia senantiasa menyertai setiap aktivitas kita
- Ikhlas itu…. Ketika nasehat, kritik dan bahkan fitnah, tidak mengendorkan amalmu dan tidak membuat semangatmu punah.
- Ikhlas itu… Ketika hasil tak sebanding usaha dan harapan, tak membuatmu menyesali amal dan tenggelam dalam kesedihan.
- Ikhlas itu… Ketika amal tidak bersambut apresiasi sebanding, tak membuatmu urung bertanding.
- Ikhlas itu… Ketika niat baik disambut berbagai prasangka, kamu tetap berjalan tanpa berpaling muka.
- Ikhlas itu… Ketika sepi dan ramai, sedikit atau banyak, menang atau kalah, kau tetap pada jalan lurus dan terus melangkah.
- Ikhlas itu… ketika kau lebih mempertanyakan apa amalmu dibanding apa posisimu, apa peranmu dibanding apa kedudukanmu, apa tugasmu dibanding apa jabatanmu.
- Ikhlas itu.. ketika ketersinggungan pribadi tak membuatmu keluar dari barisan dan merusak tatanan.
- Ikhlas itu… ketika posisimu di atas, tak membuatmu jumawa, ketika posisimu di bawah tak membuatmu enggan bekerja.
- Ikhlas itu… ketika khilaf mendorongmu minta maaf, ketika salah mendorongmu berbenah, ketika ketinggalan mendorongmu mempercepat kecepatan.
- Ikhlas itu… ketika kebodohan orang lain terhadapmu, tidak kau balas dengan kebodohanmu terhadapnya, ketika kedzalimannya terhadapmu, tidak kau balas dengan kedzalimanmu terhadapnya.
- Ikhlas itu… ketika kau bisa menghadapi wajah marah dengan senyum ramah, kau hadapi kata kasar dengan jiwa besar, ketika kau hadapi dusta dengan menjelaskan fakta.
- Ikhlas itu…. Gampang diucapkan, sulit diterapkan….. namun tidak mustahil diusahakan….
- Ikhlas itu... Seperti surat Al Ikhlas.. Tak ada kata ikhlas di dalamnya...

Robohkan Berhala

Ramadhan, bulan baik untuk merobohkan berhala diri sendiri yang (secara sembunyi atau terang terangan) dipuja-puja sendiri selama ini ....

hawa nafsu dijadikan berhala
harta dijadikan berhala
tahta dijadikan berhala
uang dijadikan berhala
beking dijadikan berhala
jabatan dijadikan berhala
kekuatan diri dijadikan berhala
kepintaran diri dijadikan berhala
kemampuan diri dijadikan berhala
kekuasaan dijadikan berhala.

Fakkuroqobah ... Ramadhan bulan baik untuk saatnya mencari obat hati, membebaskan diri dari penjajahan hawa nafsu, karena telah mempertuhankan hawa nafsu dan telah diperbudak hawa nafsu ...

Cukup Allah sebagai pelindung dan penolong. Semoga Allah memberikan kekuatan, melimpahkan rahmatNya dan meridhoi usaha kita ... Aamiin ...


Saturday, March 26, 2016

Landasan Menikah

1. Jika landasan pernikahan adalah harta
maka pasangan bakal bercerai jika jatuh miskin.

2. Jika landasan pernikahan adalah kerana tubuh pasangan bakal lari jika rambut beruban & muka berkerut atau badan sudah menjadi gendut

3. Jika landasan pernikahan adalah anak, maka pasangan akan mencari alasan untuk pergi jika buah hati (anak) tidak hadir

4. Jika landasan pernikahan adalah kepribadian, pasangan akan lari jika orang berubah tingkah

5. Jika landasan pernikahan adalah cinta, hati manusia itu tidak tetap & mudah terpikat pada hal hal yang lebih, lagi pula manusia yang dicintai pasti mati

6. Jika landasan pernikahan adalah ibadah kepada Allah, sesungguhnya Allah itu kekal & Mahapemberi hidup kepada makhlukNya. Allah mencintai hambanya melebihi seorang ibu mencintai bayinya

7. Maka tak ada alasan apapun di dunia yang dapat meretakkan rumah tangga, kecuali jika pasangan itu durhaka kepada Allah. (lslampos)

Begini Caranya agar Harta Bisa Dibawa Mati

Kadang tidak sedikit manusia yang enggan mencari harta, hanya dengan alasan pasrah kepada Allah. Mungkin ia lupa masih ada yang harus kita beri bahkan bukan hanya 2,5%

Banyak yang bilang, hidup gausah kaya kaya, nanti di hisabnya lama, banyak yang di hitung. Mungkin ia lupa bahwa tanpa harta, ia takkan mampu menyempurnakan rukun islam yang terakhir. Yaitu pergi haji.

Tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa harta ga dibawa mati, ngapain repot-repot. Mungkin ia lupa dengan harta kita dapat memiliki pahala yang tiada putus-putusnya sampai mati sekalipun.

Salim A Fillah pernah berkata, "Jangan pernah berkata, harta tidak dibawa mati. Karena dengan harta, kita dapat menebar kebaikkan yang nantinya akan kita bawa mati.

Dari rizardila

"Jangan pernah berkata, harta tidak dibawa mati. Karena dengan harta, kita dapat menebar kebaikan yang nantinya akan kita bawa mati." (Salim A Fillah) Harta kita bisa bernilai pahala yang tiada putus-putusnya sampai mati sekalipun.

Kerugian Jika Memaksakan Kehendak

Murid atau anak yang nakal, mendidiknya tidak dilakukan dengan kekerasan dan pemaksaan.
Pemaksaan dalam kadar tertentu memang akan menghasilkan tindakan seperti yang diinginkan si pemaksa. Tetapi pada saat yang bersamaan ia memantik bara api yang akan menjadi sumber bencana di waktu yang akan datang.
Orang-orang yang terpaksa mengikuti dan melayani paksaan akan kehilangan rasa hormat kepada pemaksa. Seorang guru akan kehilangan kehormatan dari muridnya. Seorang bapak akan kehilangan bakti anaknya. Seorang suami akan kehilangan cinta istrinya.

Sunday, March 6, 2016

Ayo Perbaiki ! ayo !!

PERBAIKI JADWAL SHOLATMU, AGAR ALLAH ATUR JADWAL HIDUPMU...

Di bawah ini adalah tulisan dari kisah nyata sahabat saya mas Arief Budiman, CEO perusahaan advertising di Jogja, penulis buku Tuhan Sang Penggoda. Kisah penuh nasehat dengan ending yang mengejutkan, juga introspeksi.. Kenapa hidup kita berantakan? Jangan-jangan karena jadwal sholat kita yang juga berantakan..
Pada suatu hari di awal-awal saat memulai bisnis dulu, saya ketemu masalah seperti ini: saya janjian dengan 3 orang di Jakarta. Saat itu posisi saya di Jogja tanpa banyak kenalan di Jakarta dan cekak banget dananya. Begini jadualnya: Pak A janji ketemu hari Senin siang, Pak B hari Rabu pagi dan Bu C di hari Jumat sore. Jika saya mau gampang, saya harus berangkat naik kereta Minggu malam dan menginap di Jakarta 5 hari dan pulang Jumat malam. Sayanya yang bingung: nginep dimana, biaya makannya dimana? Duh ribet, padahal janjiannya udah di-arrange lama dan posisi orang yang mau saya temui itu Boss-boss semua untuk penawaran kerjaan promosi. Saya harus mengikuti jadual mereka, saya tak kuasa menentukan jadual karena saya yang butuh.
Pusinglah saya memikirkan jadual yang mustahil itu. Sampai seminggu menjelang harinya, saya ketemu seorang teman,yang ilmu agamanya lumayan. Karena belum menemukan solusi, saya pun curhat padanya. Teman saya mengangguk-angguk lalu bertanya,"Jadual sholatmu gimana?"
"Jadual sholat? Apa hubungannya?" saya keheranan.
"Sholat subuh jam berapa?" tanpa menjawab pertanyaan saya, dia meneruskan pertanyaannya.
" Errr... Jam setengah enam, jam enam. Sebangunnya lah.. Kenapa," jawab saya.
" Sholat dhuhur jam berapa?"
"Dhuhur? Jadual sholat dhuhur ya jam 12 lah..." jawab saya.
"Bukan, jadual sholat dhuhurmu jam berapa?" ia terus mendesak.
" Oooh, jam dua kadang setengah tiga biar langsung Asar. Eh, tapi apa hubungannya dengan masalahku tadi?" saya makin heran.
Temen saya tersenyum dan berkata,"Pantas jadual hidupmu berantakan."
"Lhooo.. kok? Apa hubungannya?" saya tambah bingung.
"Kamu bener mau beresin masalahmu minggu depan ke Jakarta?" tanyanya lagi.
"Lha iya, makanya saya tadi cerita...," saya menyahut.
"Beresin dulu jadual sholat wajibmu. Jangan terlambat sholat, jangan ditunda-tunda, klo bisa jamaah," jawabnya.
"Kok.. hubungannya apa?" saya makin penasaran.
"Kerjain aja dulu kalo mau. Enggak juga gak papa, yang punya masalah kan bukan aku...," jawabnya.
Saya pun pamit, jawabannya tak memuaskan hati saya. Joko sembung naik ojek, pikir saya. Gak nyambung, Jek. Saya pun mencari cara lain sambil mengumpulkan uang saku buat berangkat yang emang mepet. Tapi sehari itu rasanya buntu, buntu banget. Sampai saya berfikir, ok deh saya coba sarannya. Toh gak ada resiko apa-apa. Tapi ternyata beratnya minta ampun, sholat tepat waktu berat jika kita terbiasa malas-malasan, mengakhirkan pelaksanaannya. Tapi udahlah, tinggal enam hari ini.
Dua hari berjalan, tak terjadi apa-apa. Makin yakin saya bahwa saran teman saya itu tidak berguna. Tapi pada hari ketiga, hp berdering. Dari asisten Pak A,"Mas, mohon maaf sebelumnya. Tapi Pak A belum bisa ketemu hari Senin besok,. Ada rapat mendadak dengan direksi. Saya belum tahu kapan bisa ketemunya, nanti saya kabari lagi."
Di ujung telepon saya ternganga, bukannya jadual saya makin teratur ini malah ada kemungkinan di-cancel. Makin jauh logika saya menemukan solusinya, tapi apa daya. Karena bingung, saya pun terus melanjutkan sholat saya sesuai jadualnya.
Di hari berikutnya, hp saya berdering kembali. Dari sekretaris Pak B,"Mas, semoga belum beli tiket ya? Pak B ternyata ada hjadual general check up Rabu depan jadinya gak bisa ketemu. Tadi Bapak nanya bisa nggak ketemu Jumat aja, jamnya ngikut Mas."
Yang ini saya bener-bener terkejut. Jumat? Kan bareng harinya ama Bu C? Saya pun menyahut,"O iya, tidak apa-apa Pak. Jumat pagi gitu, jam 9 bisa ya?"
Dari seberang sana dia menjawab,"OK Mas, nanti saya sampaikan."
Syeep, batin saya berteriak senang. Belum hilang rasa kaget saya, hp saya berbunyi lagi. Sebuah sms masuk, bunyinya: Mas, Pak A minta ketemuannya hari Jumat setelah Jumatan. Jam 13.30. Diusahakan ya Mas, tidak lama kok. 1 jam cukup.
Saya makin heran! Tanpa campur tangan saya sama sekali, itu jadual menyusun dirinya sendiri. Jadilah saya berangkat Kamis malam, ketemu 3 orang di hari Jumat dan Jumat malem bisa balik ke Jogja tanpa menginap!
Saya sujud sesujud-sujudnya. Keajaiban model begini takkan bisa didapatkan dari Seven Habits-nya Stephen Covey, tidak juga dari Eight Habbits. Hanya Allah yang kuasa mengatur segala sesuatu dari arsy-Nya sana.
Sampai saya meyakin satu hal yang sampai sekarang saya usahakan terus jalani: Dahulukan jadual waktumu untuk Tuhan maka Tuhan akan mengatur jadual hidupmu sebaik-baiknya.
Jadi, kunci sukses bisnis ke-3 yang saya bisa share ke teman-teman: Sholatlah tepat waktu, usahakan jamaah. Jika mau lebih top, tambahin sholat sunnahnya: qobliyah, bakdiyah, tahajjud, dhuha, semampunya.
Silakan dipraktekkan, Insya Allah jadual kehidupan kita (baik bisnis, keluarga maupun personal) akan nyaman dijalani. Sampai hari ini, saya belum pernah berdoa lagi untuk menambah 24 jam sehari menjadi lebih banyak jamnya. 24 jam sehari itu sudah cukup, jika kita tak hanya mengandalkan logika untuk mengaturnya. Tak kemrungsung, tak buru-buru tapi tanggung jawab terjalani dengan baik.
Jika suatu hari saya menemukan jadual saya kembali berantakan, banyak tabrakan waktunya atau tidak jelas karena menunggu konfirmasi terlalu lama: segera saya cek jadual sholat saya. Pasti disitulah masalahnya dan saya harus segera beresin sehingga jadual saya akan teratur lagi sebaik-baiknya. Seperti teman-teman sekalian, istiqomah alias konsisten menjalankan ini tentu banyak godaannya. Tapi kalo gak pake godaan, pasti semua orang akan sukses dong. Jadi emang mesti tough, kuat menjalaninya, jangan malas, jangan cengeng.
-M. Arief Budiman

Hormati Diri Sendiri

Jangan berharap orang lain menghormati kita sebelum kita menghormati diri kita sendiri.

Bagaimana bisa kita melarang laki-laki menahan pandangannya kepada diri kita.

Bagaimana bisa kita memarahi mereka yang berkata kotor dan melakukan hal yang menjatuhkan harga diri kita.

Bagaimana bisa kita minta dihargai dan dihormati sebagai wanita. Coba renungkan.... Sudahkan kita jaga dan hormati diri kita

Sudahkah kita pakai pakaian taqwa yang semestinya

Sudahkah kita tutup aurat kita dengan sempurna

Sudahkah kita jaga maruah kita bila sedang sendirian

Bagaimana bisa kita suruh laki-laki menundukan pandangan, bila aurat kita jelas terpampang nyata olehnya.

Jangan heran bila saat ini banyak kasus pelecehan korbannya wanita

Bukan salah pandangan laki-laki untuk memandang. Namun wanitalah yang sengaja mengundang.

"Hai Nabi, katakanlah pada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin

Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS Al Ahzab 59)

Semoga Bermanfaat

Friday, February 26, 2016

Allah

Allah adalah pelindung kita
Apakah kamu yakin bahwa Allah adalah pelindung kita?

Barangsiapa yang yakin bahwa Allah adalah pelindungnya ...
maka siapa yang mampu menipunya?
Barangsiapa yang yakin bahwa Allah adalah pelindungnya ...
maka siapa yang mampu mengalahkannya ?
Barangsiapa yang yakin bahwa Allah adalah pelindungnya ...
maka bersamanya Dzat yang Maha Hidup yang tidak akan mati

dan bersamanya Dzat yang Maha Mandiri yang tidak mungkin tertidur
dan bersamanya Dzat yang Maha Kaya yang tidak butuh apapun
dan bersamanya Raja Al-Haq yang tidak bisa dikalahkan

Allah
sebuah nama, yang pemilikNya memiliki setiap keindahan
Allah
sebuah nama yang pemilikNya memiliki setiap kesempurnaan
Dia adalah nama yang tidaklah dipanjatkan oleh orang yang kekurangan kecuali Allah memberinya kecukupan
Dia adalah nama yang tidaklah dipanjatkan oleh orang yang ketakutan kecuali Allah akan memberinya rasa aman
dan Dia adalah nama yang tidaklan dipanjatkan oleh orang yang fakir kecuali Allah akan memberinya kecukupan
dan Dia adalah nama yang tidaklah seorang fakir dan terdzalimi terikat denganNya kecuali Allah menolongnya dan menaunginya

Allah
Dia adalah nama yang mana rahmatNya diminta untuk turun
dan denganNya berkah-berkah diminta untuk turun
itulah nama yang akan disebut ketika tersandung
denganNya doa-doa dikabulkan
karenaNya bumi langit berdiri tegak

berpegang teguhlah dengan tali Allah
Dia adalah penolong kalian

Dia adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong
barangsaiapa berpegang teguh denganNya, maka akan ditolong
siapa yang menyerahkan segala urusan kepadaNya, maka akan diberikan petunjuk dan dicukupkan
Allah berfirman : " Bukanlah Allah yang memberikan kecukupan untuk hamba-hambaNya?" (QS. Az-Zumar 36)

DenganMu kami meminta perlindungan
DenganMu kami meminta perlindungan
DenganMu kami meminta perlindungan
siapa lagi yang melindungi kami selain Engkau
kami hanyalah manusia lemah yang berlindung dengan perlindunganmu
sesungguhnya kami lemah
kami adalah manusia lemah yang meminta perlindungan kepada Dzat yang Maha Kuat

kami telah berdosa Yaa Rabb kami
kami tergiring oleh sebuah dosa, tidak ada yang mengampuninya selain Engkau Yaa Allah
Dunia telah menipu kami
Yaa Rabb
inilah kami yang telah meninggalkan hawa nafsu
yang siap menerima hidayahmu
Yaa Rabb
inilah hati kami yang bertaubat kepadamu
apakah Engkau akan menolak dan menolak kejujuran taubat ini?
mustahil Engkau menolak orang yang bertaubat ... mustahil
mau orang-orang meridhai kami atau justru marah pada kami
kami tidak akan berjalan kecuali dengan keridhaanMu

berpegang teguhlah dengan tali Allah
Dia adalah pelindung kalian

Dia adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong