This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sunday, August 30, 2026

AKTIFITAS LUAR RUANG

Ini alasan kenapa badanmu harus gerak, harus ke luar ruangan, kena angin, kena sinar matahari waktu kepalamu penuh.

Science membuktikan, it works.


Sistem saraf kita tidak dirancang untuk terus-terusan di dalam ruangan yang sama.

 

Kelamaan di satu tempat, otak mulai muter hal yang sama berulang kali, seperti file yang corrupt.

 

Sinar matahari pagi itu nge-reset jam biologis tubuh kita, ini bukan metafora, tapi itu cara kerja kortisol dan melatonin.

  

Angin, udara segar, suara luar, tekstur rumput, tekstur kayu, yang berbeda, itu semua memberi sinyal ke sistem saraf bahwa dunia masih aman.

 

Dan aktifitas duduk di luar, lihat orang lain jalan, lihat langit itu yang otak butuhkan untuk ngerasa bahwa hidupmu bukan cuma seukuran kamar.


Di usia ini, terlalu banyak yang diproses di dalam kepala. Dan kepala itu butuh RUANG yang lebih besar dari atap rumah.

 

Kadang bukan masalahnya yang perlu diselesaikan dulu, tapi tubuh kita yang perlu diajak keluar dulu.

 

Jalan di rumput, senam, forest bathing, motoran, nyari angin, mampir beli kopi misalnya.

 

Ngopi jadi ritual sederhana manusia dewasa untuk redain isi kepala yang berisik.

 

Kopi pahit tanpa gula ngajarin lidah untuk ngerasain sesuatu yang gak perlu dimaniskan dulu baru bisa diterima.

Saturday, August 29, 2026

Ini Faktor Kenapa Doa Istri sangat kuat ?

Ini Jawaban dari Islam dan Ilmu Tentang Otak Manusia

Dan untukmu, para istri... yang sering mendoakan tanpa diminta, yang menangis dalam diam, yang berjuang lewat sujud dan sabar...

 

Ketahuilah:

Doamu tak pernah sia-sia.

Allah Maha Mendengar.

 

Dan bisa jadi, hidup seseorang berubah, hanya karena ketulusan hati istri yang tak menyerah.


Maka wahai para suami,

Jika hari ini rezekimu terasa lancar, langkahmu terasa ringan, masalah terasa ada jalan keluarnya, jangan buru-buru merasa itu semua karena kerja kerasmu. Bisa jadi, itu karena ada doa istri yang melangit diam-diam saat kamu terlelap.

 

Doa yang tak terdengar, tapi diijabah oleh langit. Doa yang tak berbunga pujian, tapi berisi harap:

"Ya Allah, cukupkan suamiku.

Selamatkan ia. Lapangkan rezekinya. Redakan lelahnya."

 

Dan siapa yang lebih dekat denganmu, selain istri yang diam-diam mendoakanmu, bahkan saat kau sendiri lupa berdoa?

 

Dalam sebuah studi terbaru dari yang dialukan oleh tim dari Universidad de La Laguna, Spanyol, peneliti memantau aktivitas otak saat seseorang benar-benar khusyuk dalam doa.

 

Hasilnya?

Thalamus → Bagian otak yang biasanya sibuk memproses dunia luar... tiba-tiba jadi hening.

Ia seperti berkata: "Tunggu sebentar, dunia. Ada urusan jiwa yang lebih penting."

 

Prefrontal cortex → Pusat logika, ego, dan kontrol sosial, justru menurun aktivitasnya.

Seolah hati mengambil alih peran. Seolah tubuh sadar bahwa ada momen ketika berpikir tak lagi cukup, dan satu-satunya jalan adalah berserah.


Apa kata Neurosains? Saat seorang istri mendoakan suaminya dengan cinta dan air mata, tubuhnya melepaskan:

 

1. Oksitosin (hormon cinta)

2. Dopamin (hormon bahagia)

3. Endorfin (penenang alami)

 

Artinya: doa tulus itu memperkuat jiwanya sendiri, dan membawa efek psikologis dan spiritual kepada orang yang didoakan.

 

Dalam Islam, doa seorang istri bukan sekadar harapan. Ia adalah ikatan langit dan bumi.

 

Nabi Muhammad ﷺ bersabda: "Sesungguhnya doa yang segera dikabulkan adalah doa seorang istri kepada suaminya yang tidak berada di tempat yang sama atau saling berjauhan." (HR. Tirmidzi).

 

Mengapa doa istri begitu kuat? Karena ia lahir dari kedekatan hati, rasa cinta, pengorbanan, dan kesabaran. Seringkali dari perempuan yang memaafkan tanpa suara.

 

Pernahkah kamu merasa hidupmu terasa lebih lapang setelah istrimu mendoakanmu dengan sungguh-sungguh?

 

Pernahkah kamu mendengar kalimat lembut darinya di malam yang penuh gelisah:

"Ya Allah, jaga suamiku saat aku tak bisa menemaninya..."

 

Dan entah bagaimana, esoknya, hatimu lebih tenang. Langkahmu terasa lebih yakin. Seolah ada kekuatan yang menuntunmu dari balik doa yang tak didengar, tapi kau rasakan.

DO'A

Dari sekian doa-doa, yang paling aku ulang-ulang adalah :

"Ya Allah, Maafkanlah aku"

Friday, August 28, 2026

OVT

"Bagaimana jika aku tidak menjadi apa-apa dalam hidup ini?"

 

Memangnya Allah memintamu menjadi apa, selain menjadi hamba yang bertakwa?

 

"Bagaimana jika hidupku tidak sehebat orang lain?"

 

Memangnya ukuran keberhasilan di hadapan Allah adalah seberapa hebat dirimu di mata manusia?

 

"Bagaimana jika aku tidak memiliki banyak pencapaian?"

 

Tidak mengapa, selama langkahmu tetap menuju Allah dan hidupmu tetap berada dalam ketaatan.

 

"Bagaimana jika namaku tidak dikenal oleh banyak orang?"

 

Tidak masalah, selama namamu dikenal oleh Allah sebagai hamba yang beriman dan bertakwa.

 

"Bagaimana jika semua yang kuusahakan tidak menjadi kenyataan?"

 

Barangkali Allah tidak sedang memintamu menjadi seseorang yang hebat di mata dunia, tetapi menjadi hamba yang baik di hadapan-Nya.


Pada akhirnya, hidup bukan tentang seberapa tinggi pencapaian, seberapa banyak penghargaan, atau seberapa dikenal nama kita. Yang paling penting adalah bagaimana kita kembali kepada Allah dalam keadaan Dia ridha.

 

Tidak harus menjadi hebat di mata manusia, cukup menjadi baik di hadapan Allah. Sebab dunia hanya tempat singgah, sedangkan akhirat adalah tempat kembali.

Thursday, August 27, 2026

IJAZAH DOA ZIYAROTUL HAROMAIN



Sayyidil walid KH. Muhammad Husni Amiruddin pernah menuturkan kpd saya bhw guru beliau, KH. Zaini Mun'im, pendiri dan pengasuh pertama PP. Nurul Jadid, mengijazahi beliau doa ini sembari berujar:

"Sengko' ngamallagi dua' rèya pas bede orèng aberri' kutum hajji sè sampè' satèya ngko' ta' taoh sapah sè ngungkosin," 

(Berkat amalan doa ini saya pernah memperoleh kutum haji, sedang saya hingga saat ini tidak tahu siapa yang bayari ONH saya).

Menurut sayyidil walid, KH. Zaini Mun'im menerima doa ini langsung dari gurunya, KH. Muhammad Khalil ibn Abdul Latif, Bangkalan. Jadi, dg demikian sanadnya jelas.

Orang Madura menyebut doa ini DUA' MEKKA-MADINA 

catatan:

Baca 7 kali setelah shalat fardhu atau 313 kali setelah shalat malam (tahajud).


أَللَّهُمَّ يَسِّرْ لِيْ زِيَارَةَ مَكَّةَ وَالْمَدِيْنَةِ وَالْمَسْجِدِ الْمُبَارَكِ بِحَقِّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ


Allahumma yassir lii ziyaarata Makkah wal Madiinah wal masjidil mubaaraki bihaqqi laa ilaaha illallaahu Muhammadur Rasuulullahi shallallaahu 'alaihi wa sallam.


Arti Doa"Ya Allah, mudahkanlah bagiku ziarah ke Makkah dan Madinah serta masjid yang diberkahi ini, dengan haq Laa ilaaha illallaah Muhammadur Rasuulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam.

"Sanad dan Cara Mengamalkan, Sanad: Doa ini bersumber dari KH. Zaini Mun'im (pendiri PP. Nurul Jadid Paiton) yang menerima langsung dari gurunya, Syaikhona Kholil bin Abdul Latif Bangkalan.

Cara Mengamalkan: Dibaca sebanyak 7 kali setelah shalat fardhu atau 313 kali setelah shalat malam (tahajud).


testimoni H. Andre Yahya:

Ini Doa yg setiap wkt saya baca yai, padahal Hadratus syaikh gak ngajarin, cuma kami sebagai santri selalu mengamini setiap beliau membaca doa ini sehabis shalat. Dan Alhamdulillah, saya pergi haji dan umroh dg sangat ajaib. Tdk pegang uang tp tiba-tiba ada panggilan.

Doa ini sangat dahsyat. Sepertinya kalau abdinnah ingin umroh kapan saja selalu ada jalan, kyai.

Makanya doa ini wajib diamalkan bagi siapa saja yg ingin pergi haji, inshaAllah akan Allah mudahkan, amien.

Semoga kita senantiasa mendapat Ridlo dari Allah, Syafaat dari Rasullullah, Karomah para Waliyullah, Barokah para Kiai dan Habaib serta wasilah doa orang tua kita. Alfatihah


اَللَّــهُمَّ صَلِّ عَـلـٰى سَـيِّـدِنَـا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَـبِـيِّكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّ الْأُمِّـيِّ وَعَــلـٰى أَلِـهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا بِقَدْرِ عَظَمَةِ ذَاتِكَ فِى كُلِّ وَقْتٍ وَحِيْنٍ


Wednesday, August 26, 2026

LILIN

Allah, Ya Dzal Jalali wal Ikram

Lilin tak pernah memilih siapa yang boleh menikmati cahayanya.


Ia hanya menyala, memberi terang, tanpa banyak bertanya. Namun ironisnya, orang yang paling dekat justru sering menjadi orang pertama yang melihatnya perlahan habis.


Begitulah hidup.


Ada orang tua yang diam-diam menghabiskan tenaganya demi keluarga.

Ada pasangan yang terus mengalah, meski hatinya tak selalu baik-baik saja.

Ada sahabat yang tetap hadir ketika yang lain memilih pergi.


Kita begitu terbiasa menikmati “cahaya” mereka, sampai lupa bahwa ada sesuatu yang sedang mereka korbankan.


Kita menikmati perhatian, tapi lupa bertanya apakah mereka juga sedang lelah.

Kita menerima pengorbanan, tapi jarang menyadari berapa banyak yang telah mereka relakan.


Dan sering kali, manusia baru memahami betapa berharganya sebuah cahaya setelah ia benar-benar padam.


Maka, sebelum terlambat, belajarlah menghargai orang-orang yang selama ini menjadi penerang dalam hidup kita.


Jangan hanya datang ketika membutuhkan cahayanya.

Sesekali, tanyakan juga: “Kamu baik-baik saja?”


Sebab bisa jadi, di balik senyumnya yang tetap menyala, ada seseorang yang sedang perlahan kehabisan dirinya.


Semoga Allah menjaga dan membalas setiap kebaikan orang-orang yang diam-diam berkorban untuk kita. 


Jangan tunggu gelap untuk menyadari arti sebuah cahaya.


Lilin tidak memilih siapa yang menikmati cahayanya. Ia hanya menjalankan kodratnya untuk menerangi. Namun cahaya yang bijaksana juga tahu kapan menjaga nyalanya, karena lilin yang padam tidak lagi mampu menerangi siapa pun."


Saat membaca ini, siapa orang pertama yang langsung terlintas di pikiranmu?


Tuesday, August 25, 2026

Sebuah catatan Ide gila Jalan kaki 212 yang memggetarkan hati dan jiwa



[7/12 20.45] Savante Unjani: Sebuah catatan 
Ide gila Jalan kaki 212

Mungkin banyak orang bertanya bagimana cerita Jalan kaki santri ciamis longmacrh ke Jakarta,.
Dimulai dari diskusi kecil antara saya  adik saya Dan seorang kiyai sepuh ciamis Kh. M. Syarif hidayat tak luput sahabat kita didi sukardi pada sabtu pagi, obrolan tak jauh dari keseharian kami dipesantren ,namun akhirnya obrolan makin hangat tatkala topik mengarah pada aksi Bela Islam jilid 3 atau yg lebih dikenal dengan aksi 212 ,TERINGAT dengan tokoh 212 yaitu Sinto gendeng dalan lakon sinetron saya berceloteh bahwa saat ini Yang harus muncul adalah ideu Gila, 
Kenapa?  Karena nuansa aksi jilid 3 dibumbui dengan aroma terror pesyikologi ummat, Ada kosa kata yg beredar bahwa kegiatan itu adalah makar, moda transportasi dipersulit lewat himbauan Kapolri ditambah fatwa PBNU mengeluarkan fatwa tidak sah sholat jumat dilapangan lengkap Sudah gaung aksi jilid 3 semakin ciut gemannya dibanding aksi jilid2 .pada saat itu saya mengatakan untuk aksi ke Jakarta kita Jalan kaki aja, namun semuanaya bertannya apa mungkin kita samapai?  Saya katakan kalauapun fisik kita tidak sampai minimal pesannya sampai. 
Dari diskusi itu saya telpon beberapa orang kiyai untuk rapat persiapan keberangkatan ke Jakarta Dan alhamdulillah beberapa orang datang sehabis sholat maghrib malam ahad di pindok pesantren Miftahul Huda 2 , rapat dimulai bada magrib dengan penjelasan pentingnya membangun ruh ummat ditengah berkecamuknya perang pemikiran, rehat sholat isyA Dan makan nasi liwet khas anak pesantren, rapat dilanjut dengan tema tehnnis keberangkatan ke aksi 212,,dari semua laporan tiap daerah Kendalnya pada angkutan bis, disitulah saya kemukakan bagaimana kalau kita Jalan kaki saja semuanya menyatakan siap Dan sepakat setelah perdebatan dengan berbagai argument dikemukakan, diujung rapat kita bikin pernyataan semacan Pres release Yang dibacakan oleh ustd. Deden badrul kamal lewat siarang langsung fb adik saya dengan akun Nenk Gidha, semua peserta rapat bubar Dan istirahat, 
Jam 5 sehabis sholat subuh saya kembali ke aktifitas Harian ngajar santri kitab uqudul juman kajian ilmu bilaghoh sastra Arab paling populer,, ditengah ngajar saya iseng buka fb ternyata di akun fb Nenk Gidha, Pres realeas Yang semalam Sudah dilike 25 ribu orang Dan dibagikan oleh ribuan orang kaget bukan main. 
Ahad pagi saya Dan adik saya mulai membangun komunikasi dengan pimpinan pesantren sekabupaten ciamis untuk menjelaskan rencana Dan mendata santri yg Akan ikut gabung,,,,, 
Bersambung,,,,,,,, ,,,,,, , cape ngetikna
[7/12 20.45] Savante Unjani: [7/12 16:26] ‪+62 813-1006-6623‬: Sebuah catatan
Ide Gila Jalan kaki 212
(Seri2)

Selepas berjamaah solat duhur saya rapat kecil dengan adik adik Dan pengurus santri senior bertempat diberanda depan rumah, mulailah kita membagi tugas, h. Agus malik(Zieguz Maliex) diberi amanah untuk mobilisasi masa, h. Saepul khiyar(Aspri Bu Ipah) sebagai pengatur peta Jalan, hj. Ima rohimah(deza Deza Azra Aurora) sebagai kordinator santri, h. Daais nurul wahidah( Umu Sofwa)istri saya sebagai Tim logistik, h. Cece bahrul ulum(UwaAnom)  sebagai Tim dokumentasi, h. Ucu sebagai kordinator medis, Dan ditambah lagi kepanitiaan dari luarr .
Rapat hanya sebentar semua langsung bergerak sesuai peran masing masing karena kita dikejar waktu, arsenal perang dalam perjalanan disiapkan, pita merah putih langsung pesan ke tukang jahitt, dudukuy cetok beli sekitar 1000 lebih ,santri dilibatkan unttuk mengecat dudukuy dengan warna merah putih ,sebagian santri nebang pohon bambu ke kebun untuk bikin tongkat, hari itu hari yg sangat syibuk bagi para santri, sesekali saya telpon kesana kemari mengecek kesiapan yg mau gabung sambil Jalan Jalan mengecek istri didapur umum yg lagi mimpin santri putri bikin buras untuk bekal para mujahid 
Tibalah waktu berjamaah solat asar saya baru ngeuh banyak kendaraan yg datang ternyata itu jemaah alumni pesantren untuk kajian rutin bulanan setiap senin ke 4 ,mndadak suasasana mnjadi riuh menamabah kesyibukan para santri, malamnya bada magrib saya ngisi kajian tajkiyatunafsy rutin dilanjut kajian bada isya super sibuk pokonya, bada subuh dilanjut kajian khusus alumni miftahul huda2(HAMIDU) ADA sekitar 500 orang bahasannya kitab hikam Dan madzahibul arbaah(perbandingan madzhab fikih)  disitu saya sampaikan acara kita pada alumni disertai motivasi pentingnya semangat zihad. 
Senin pagi jam 06.30 diluar mesjid santri sudah ramai persiapan Dan adik saya melakukan pengarahan berkaitan persiapan tennis keberangkatan Dan perlengkapan yg harus dibawa topi cetok merah putih siap dipakai kalaupun catnya masih basah, pita merah Sudan dililit, ransel mereka Sudah dipunggung posisi semua menunggu komando berangkat 
Saya bergegas menutup pengajian alumni Dan persiapan perlengkapan , telepon terus berdering banyak yg tidak terangkat,, Ada kh. Kamaludin dari manhajul ulum nyambung ditelpon beliau Sudah siap dengan 300 santri nunggu dijalan,, wadduh saya belum mandi belum sarapan padahal pasukan Sudah siap,, datanglah Mobil back terbuka yg Sudan dipesan sekitar 100 armada plus 10 Mobil truck (semuanya modal sendiri) Dan tak perlu saya bersumpah semuanya didatangkan untuk mengangkut santri ke pusaat kota ciamis,, mulai tuhh saya kalutt 
Sambil lari kecil saya menghidupkan Mobil pribadi Dan mnyimpan pakaian alakadarnya, santri Sudah tidak sabar untuk diberangkatkan saya menuju Mobil komando, mulailah saya berikan arahan pekikan istidduuu,,, dijawab serempak labbaikk 3x ,,takbir,,,   ,allohu Akbar berkali Kali darah mereka sudah naik ke ubun ubun serasa suasana perang badar hadir dikomplek pesantren miftahul huda2 ,kalimah thoyyibah menjadi mabda kami dalam memberangkatkan ribuan santri, mualailah ratusan Mobil itu merayap berjalan keluar komplek pesantren tetangga kita bertanya,,, barade kamana rombongan seueur2 teuing(mau kemana rombongan banyak sekali???  Tanda Tanya bagi masyarakat yg terlewatiii,,,,, 
Pengen tau jawabannya????  Bersambung ke seri 3,,,, hehe
[7/12 16:26] ‪+62 813-1006-6623‬: Sebuah catatan 
Ide Gila Jalan kaki 212
Seri3

Sepuluh menit berlalu iring iringan Mobil back terbuka berjalan menyusuri Jalan berbelok ,masyarakat yg terlewati menatap penuh Tanya Ada apa Dan mau kemana ,satu tabir Yang belum Ada tafsirnya . Saya terus mengontak kiyai sepuh untuk konfirmasi kesiapaannya,,, assalamualaikum kang haji, dimana posisi?  Tanya saya pada kh m syarip hidayat pimpinan pontren alhasan,, diujung telepon beliau menjawab " saya dijakarta jajap jamaah umroh,, wadduhh gimana initeh kan udah disetting untuk memberangkatkan,, beliau mnjawab,  sok waelah ku ente(silahkan saja sama kamu),  tak patah arang saya coba ngontek kh maksum pimpinan pontren cikole,  assalamaualaikum kang diantos dimasjid agung,, beliau bertanya Ada spa?  Santri Yang mau ke Jakarta jadinya Jalan kaki,,,, jawab saya, beliau menjawab insya Alloh nanti beres ngajar akang merapat ke mesjid agung,, Ada rasa gembira Karena kiyai sepuh memberikan support sehingga bertambah semangat. 
Kira kira 10 menit sebelum nyampai dimesjid agung  saya berfikir ,,aaduh belum minta idzin ke ketua dkm,,, dicari nomor yg bisa dihubungi, akhirnya nyambung juga denga ketua dkm saya ngomong bla bla Dan beliau mengamini maksud kami plus menyediakan sound system ,sampailah rombongan santri kami dimasjid agung Dan ternyata disana Sudah tumpah ruah riuh ramai dengan santri dari pesantren yg lain Ada kh. Pipin dari sabiilunnajat, Ada kh haidarifan dari banyulana Ada dari miftahul amiin juga santri pesantren sekitar ciamis,, para pimpinan pesantren Yang Ada berkumpul diteras mesjid sambil senyum seorang kiayi bertanya pada saya, Bener iyeuteh?( betulkah ini?)  Saya jawab serius kang,,,ditengah rapat kecil itu Tiba Tiba hp Nokia jadul saya berdering Dan tidak muncul nama nomornya tidak dikenal,, saya coba angkat,, halloo asalamulaikum,, diujung telpon seseorang menjawab waalaikum salam pak kiayi ini saya dari polres bapa kapolres minta bertemu bisa engga?  Ooohh iya insya alloh bisa tunggu satu jam lagi,, saya melanjutkan rapat Dan diputuskan acara pengarahan harus segera dimulai,,  
Lewat Mobil komando korlap mengumumkan seluruh santri segera masuk ke mesjid,, serempak semuanya masuk mesjid,, para pimpinan pontren Yang hadir duduk paling depan,, santri putri Dan putra dipisah dengan barisan brigade santri berrompi khusus,, acara dimulai dengan lantunan ayat suci alquran,, lanjut pengarahan dari mulai maksud teknis diperjalanan Dan destinasi pos peristirahatan, para kiayi bergantian memberikan arahan,, giliran saya ambil mikropon,, saya pekikan takbiirrr,,, gemuruh semuanya mengucapkan allohu Akbar,, allahu Akbar berkali Kali,  semunya berdiri,, ista'idduuuu,,, dijawab labbaik,, apakah kalian siap Bela alloh?  ,,siaaap serempak, apakah kalian siap  Bela rosul,, siaap apakah kalian siap Bela islamm,, siap apakah kalian siap Bela quran,, siapp, takbiirr,, allohu Akbar,, begitulah kata komando itu diulang ulang, adrenaline santri semakin memuncak tatkala kh maksum datang bergabung Dan mmberikan arahan terahirr,, awak media mulai berdatangan kilatan lampu kamera menghiyasi suasana mesjid agung,, hp terus berbunyi dengan nomor yg sama ternyata yg dari polres itu terus menghubungi,,, acara dilanjut dengan do a Dan santri bersiap keluar mesjid menuju Jalan utama ke Jakarta,, barisan diatur 3 orang setiap baris Mobil komando didepan,, tepat dibelakangnya ribuan santri yg memakai dudukuy cetok bercat merah putihh berbaris panjang,, korlap mulai mulai bersuara lewat komando takbiirr,,, kiayi maksum kiayi kamaludin kiayi deden dijajaran paling depan kiayi agus malik dibelakang untuk sapu bersih peserta Yang tercecer, haruuu seruu semangat siap berangkat Bela Islam allahu Akbar,,, panjang mengular semua orang kagett,, Ada apa acara apa mau kemana semua katakan mau Jalan kaki ke Jakarta,  mereka geleng kepala,, sambil berceloteh dadaekanan,, Tiba Tiba seseorang berambut cepak badannya tegap ototnya berisi mendekat ketika saya asyik berjalan,,, pa kiyai pa kapolres menunggu dikantor,,, ohh iya saya kesana,, akhirnya saya naik Mobil menuju kantor polres ciamis,, Lima menit saya Sudah sampai dimapolres disambut oleh petugas Dan saya masuk keruangan kapolres,,,  ,
Apa saja Yang dibahas antara saya Dan kapolres ciamis????  ,,,tunggu di seri4...
Bersambung,,,,        ,,,,,,
[7/12 16:26] ‪+62 813-1006-6623‬: Sebuah catatan 
Ide Gila Jalan kaki 212
Seri4

Lima menit kami berada diruangan kapolres ciamis, beliau masih muda namun tampak berwibawa obrolan dimulai dari pertanyaan Yang datar,, gimana kondisi anak anak pa kiayi?  Sehat pa alhamdulillah ,,saya menimpali pertanyaan beliau, sampai mana anak anak Jalan kaki?  Tanya kapolres,, sekuatnya aja pa,, jawab saya,,, selanjutnya beliau mengatakan "pada dasarnya tidak Ada larangan apapun bagi perusahaan po bus Yang Ada cuma himbauan aja,, iya pa bagus kata saya,, terus beliau menyuruh mengambilkan himbaun kapolda dalam map Dan diberikan pada saya,,, saya pamitan pada kapolres beliau mengantar saya sampai luar gedung bersama kanit Intel, 
Saya bergegas menuju Jalan poros utama mencegat rombongan namun agak lama menunggu karena jarak antara mesjid agung Dan mapolres sekitar 8 km,,, Tiba Tiba perut saya aga murilit baru ngeuh saya belum sarapan sejak pagi, saya berjalan aga beberapa puluh meter kedepan mencari warung nasi tapi tidak ketemu yg Ada tukang basoo ya udah saya mesen baso dua mangkok untuk saya Dan teman saya baru mencicipi kuahnya dua sendok terdengar suara korlap orasi dari Mobil komando datang mendekat buru buru saya bayar Dan merapat kerombongan ,saya ambil hp Samsung untuk mengambil photo Dan siaran langsung melalui fb ,10 menit Jalan kaki terdengar suara adan solat duhur tepat disamping kanan Ada mesjid besar namanya mesjid alghoni kami berembug Dan diputuskan santri putri solat disitu santri putra suruh Jalan kedepan setengah kilometer menuju mesjid nurul iman untuk melakukan solat dhuhur berjamaah disarankan jama Dan qhosor,, 
Kurang lebih satu jam kita istirahat,, kita kasih komando lagi semua peserta Jalan kaki masuk mesjid untuk diberikan pengarahan lanjutan tak lupa pekikan kata ista'idduuu,,, serempak dijawab labbaikk,, takbiirr,,, allohu akabar allohu Akbar,, semua keluar dari mesjid Mobil komando didepan Dan Jalan kaki dilanjutkan,, baru 5 menit berjalan hujan turun tapi peserta tidak bergeming melangkah Dan terus melangkah waktu saat itu menunjukan jam 13.00 wib 
Selama dua jam perjalanan belum Ada sambutan apapun dari masyarakat sekitar Yang terlewati,, baru ketika sampai disindang kasih saya kaget banyak masyarakat berjejer sepanjang Jalan padahal saat itu hujan lebat anak anak mengucapkan takbiir ibu ibu banyan yg berkata " sok ujang diduakeun ku ema sing salamet sarehat sing sabar da keur ngabela agama( didoakan sama ibu biar selamat sehat Dan sabar sebab lagi membela agama)  banyan sekali ibu ibu yg menyediakan makanan Dan minuman bahkn Ada seorang ibu lagi panen mentimun disawah langsung dibawa diberikan pada peserta sambill menagiss entah  apa yg membuatnya jadi menangis,, Dan secara spontas seorang nenek memberikan uang Lima puluh ribu Ada juga yg seratus ribu,,  tak kuasa saya menahan haru Ada perasaan yg tak bisa diungkapkan dengan kata kata hanya air mata Yang meleleh Yang menajadi jawaban, 
Ditengah guyuran hujan semuanya terus berjalan tak peduli lagi baju basah kuyup cuaca dingin kalah dengan panasnya api semangat jihad yg menyalak ,,saya ambil hp Yang terbungkus plastik agar tidak kehujanan untuk liat jam Dan mengabadikan moment indah Yang tak Alan pernah terlupakan,, telpon berdering saya angkat,,, assalamualaikum,, pa inI saya dari Inews tv mau wawancara 5 menit lagi,, entar tunggu 10 menit lagi biar sekalian istirahat jawab saya singkat,,,, diujung telpon mnjawab bail pa terimakasih,, pas 10 menit Yang dijanjikan hp bunyi lagi dengan nomor yg sama,,, pa saya dari I news siap untuk wawanacara,,, OK siap,,, tapi tiba tiba hp jadi buram ternyata batunya hampir habis,,, saya cari  peserta Yang bawa power bank lama juga nyarinya akhirnya dapat juga dari kiyi maksum hp tersambung dengan Power bank Dan wawancara selama 5 menit sambil berjalan ,, kita tidak tau pemberitaan media apapun karena pokus Jalan kaki ,,kondisi mulai agak kikuk hp terus berdering selang satu menit bahkan banyak Yang berbarengan masuknya ,, masuk lagi telpon dengan nama kiayi senior biliau bertanya,, Sudah sampai mana,?,, cikole kang. ,,jawab saya,,,, Sekarang mah kapolri udah mencabut larangan bus barusan Ada disiaran tv one,, katanya,,, perjalanan gak usah dilanjutkan,,, saya jawab iya kang nanti saya musyawarah dipesantren cikole ,telepon ditutup Dan kita terus Jalan menuju pesantren cikole Yang menjadi destinasi pos 1 sesuai peta Jalan yg Sudah dibuat . Hp berdering lagi saya angkat,, asalamalaikum ini aang(panggilan saya disantri Dan orang tua)  gimana anak saya ikut engga?  ,,ikut kang,,,, gimana engga sakit?  Insya alloh sehat ,,sambil terus Jalan ditengah hujan,, pikiran mulai agak kacau sebab telpon bejibun yg masuk belum lagi konfirmasi dari orang tua santri,,   akhirnya tepat jam 17.00 kita sampai ditujuan pertama pesantren miftahul huda usmaniyah,, disana seluruh santri Sudah berjejer dengan masyarakat menyambut kafilah mujahid sambil mengacungkan tangan takbir menggema,,, peserta merasa gembira karena banyak kaum anshor datang menyambut dengan hangat .
Peserta istirahat dipesantren cikole sekalian solat magrib dijama dengan isya ,, disana sudah Ada kh syarif hidayat pimpinan pesantren alhasan yg menyambut,,, beliau baru datang dari Jakarta Dan langsung bergabung dengan kafilah,,, wartawan berkerumun menanyakan apakah perjalanan dilanjut atau hanya sampai sini,, saya menjawab nanti keputusannya sesudah sholat magribb 
Saya betul betul dibuat syibuk Dan harus bertanggung jawab pada seluruh peserta plus melayani wartawan,, beres solat magrib kita melakukan rapat dengan kiayi maksum Dan sesepuh pesantren lainnya keputusannya,, peserta bermalam dicikole Dan Dan perjalanan dilanjut besok pagi Dan untuk santri putri juga anak santri yg sambil sekolah dikembalikan ke pondok masing masing jumlahnya Ada sekitar 3500 orang ,semua pimpinan masuk mesjid Dan kita mengumumkan hasil keputusan rapat dihadapan peserta Dan wartwan ,,pekik takbir menggema setiap point keputusan dibacakan ,, jam 19.00 para pimpinan pesantren banyak yg idzin balik ke pondok dulu Dan berjanji besok pagi bergabung lagi Dan hanya tinggal saya seorang diri yg mnjadi pusat komando,, waktu semakin larut malam,,, lelah Dan ngantuk mulai menyerang saya merebahkan diri ke karfet masjid berbantalkan ransel yg agak basah,,, puless tak ingat apa apa,,    
Bersambung ke seri 5 ,,,,,,,,,,,,,
[7/12 16:26] ‪+62 813-1006-6623‬: Sebuah catatan 
Ide Gila santri Ciamis Jalan kaki 212
Seri5

Waktu menunjukan pukul 06.00 santri Sudah siap lagi untuk melanjutkan perjalanan tapi kiyai maksum sebagai sohibul bait masih menahan keberangkatan kami dari pondok pesantren cikole yg terletak dikecamatn cihaurbeti itu, beliau mengatakan " tidak boleh berangkat sebelum sarapan dulu, terlihat didapur pesantren pengurus santri sangat sibuk mempersiapkan makanan teteh istrinya kiyai hilir mudik konsolidasi kesiapan piring Dan tektek bengeknya,,, hati saya berkata aduhh kok jadi ngerepotin orang, tapi dari tampak wajahnya semuanya memancarkan wajah gembira maklum keluarga pejuang bagi beliau2 hal itu bukan beban melainkan anugerah. 
Tibalah saatnya semua peserta Jalan kaki sarapan pagi maklum jumlahnya ribuan tidak semuanya kebagian piring sehingga banyak diantara mereka makan beralaskan daun pisang yg diambil dikebun kiyai bahkan banyak pula Yang pakai plastik mereka tak peduli yg penting perut terisii,, tepat jam tujuh saya umumkan semunya siap2 berangkat namun tidak boleh meninggalkan sampah secuilpun, sambil Jalan mereka pungut sampah serempak sehingga lingkungan pondok bersih nyaris Tanpa meningalkan sampah,, kiayi maksum berjalan paling depan dekat Mobil komando seluruh santri cikole putra putri ikut bersama rombongan Dan saya aga belakngan dengan maksud menyapu peserta takut ada Yang ketinggalan,, hebatnya banyak ibu ibu Yang umurnya sudah diatas 60 tahun ikut kafilah mengantar sampai ke perbatasan tasikmalaya. 
Dengan setamina Yang masih segar bugar kita terus berjalan menyusuri Jalan utama, selang beberapa menit kiayi titing gabung lagi Dan kita sepakat berjalan pada shap paling depan untuk memberikan motipasi para santri agar tetap semangat, tiga puluh menit berjalan sampailah kita diperbatasan tasikmalaya disana Sudah banyak sekali masyarakat Yang menyambut kami sepanjang perjalanan plus aneka makanan Dan minuman,, bahkan ribuan santri Dan anak anak sekolah berjejer baris menyemangati kami dengan pekikan takbir Dan nasyid perjuangann makin semamgat kita berjalan,, didaerah tasikk saya dipeluk seorang kiyayi sambil menangis haru saya tak kuat menahan air mata sehinga kami berpelukan saling mendoakan, dia berkata " teruskan perjuanganmu saudaraku saya menyusul hari jumat,, saya menjawab " mohon doanya aja,, sambil salaman dia ngeluarin amplop dari saku bajunya Dan mengatakan inI tambahan amunisi untuk berjuang,,, makin tak kuat saya merasakan betapa hebatnya denyut iman menumbuh ukhuwah ,
Saya Dan kafilah melangkah Dan terus melangkah, kedua hp terus berbunyi ketika diangkat ternyata wartawan dari berbagai media,,, pertanyaannya hampir semuanya sama, Sudah sampai dimana?  Berapa jumlah Yang ikut,, saya jawab semua telpon dengan sabar,, kalaupun agak sedikit malas Dan pusing karena saking banyaknya Yang menghubungi .
Satu lagi handpon berbunyi begitu diliat ternyata guru saya,, saya angkat assalamualaikum uwa,,,,,,      guru saya bertanya,, gimana kondisi santri???  Perjalanan mau sampai mana?  Pertimbangkan kondisi santri jangan sampai orang tua menyalahkan kita ,,saya hanya menjawab,, baik uwa Akan saya musyawarahkan didepan,,, hati mulai Ada sedikit kebimbangan,, tak terasa perjalanan Sudah hampir 4 jam Dan akhirnya sampailah kita disatu mesjid daerah ciawi dekat rumah makan asep strawberry kita putuskan untuk istirahat Dan solat,, begitu ke masjid ternyata Sudah berkumpul ratusan santri Dan laskar fpi Yang siap bergabung jumalah peserta makin bertambah,, Adan duhur berkumanadang semua bergegas ngambil wudu ,,solat berjamaah duhur Dan asar dijama Dan qhosor imamnya kiayi tiring,, santri dibiarkan dulu istirahat sambil menikmati makanan Dan minuman pemberian masyarakat disepanjang jalan. 
Ketika saya rebahan diteras masjid sambil ngurut kaki, telpon berbunyi namanya muncul kiayi senior ciamis,, beliau katakan,,  saya kedatangan pa dandim Dan mohon santri untuk kembali ke pondok masing masing ,,saya jawab mau dirapatkan dulu,, hp ditutup Dan saya meneruskan rebahan,, Tiba2 datang Mobil polisi ternyata belakangan diketahui itu adalah kapolresta tasik Dan kapolres tasikmalaya Serta dandim tasik,, ketiganya berjalan menuju arah mesjid ,,salahseorang diantara mereka bertanya,, mana pimpinan rombongannya??  Semua santri nunjuk pada saya,, itu pa,, saya berdiri menyambut tamu special,,, ini pimpinan rombongan???  Kata Yang berbaju loreng,,, betul pa saya,, bisaa bicara sebentar,! ,,bisa pa saya mnjawab,,  kami berlima duduk melingkar,, Dan pa dandim memulai obrolan,,,, pa kiayi saya ditelpon pangdam agar menjemput santri untuk pulang ke pondok masing2,,,bagaimana??  Saya melirik ke kiayi maksum Dan kiayi titing, keduanya memberikan isyarat menyerahkan keputusan pada saya,,, saya agak bingung,,, terdiam Dan nengok ke kanan ada ade saya yg mengatur peta Jalan ,,,pung,, gimana lanjut apa pulang?,, sambil melotot dia menjawab jangan pulang,,,  niih liat pemberitaan media sekuler menurunkan ulasan bahwa pejalan kaki santri ciamis tinggal 86 orang,,harus dilawan dengan pakta,, papar ade saya,,, saya pokus lagi mengarah ke dandim,,  pa dandim saya tidak bisa memutuskan sendiri saya Akan Tanya santrinya aja,,,, boleh Kata pa dandim,, lewat pengeras suara masjid,,   santri disuruh masuk mesjid, semuanya duduk pengarahan dimulai, pekikan takbiir selalu jadi kata penyemangat disetiap waktu , saya bertanya,,,, apakah perjalanan dilanjut,,, mereka serempak lanjuuuuuuuuttt, masih kuat masiiihhhh,, pertannyaan dilanjutkann,,, siapa Yang mau pulang berdiriii!  Tak ada satupun Yang berdiri,,,, siapa yg mau lanjut duduk,,, semuanya dudukk,, mereka teriakan takbir berkali Kali,, mata saya tak kuat menahan haru Dan air mata meleleh tak terasa tenggorokan serasa ada yg mengganjal sehingga berbicara agak parau saking harunya,,, saya berjalan mengelilingi mereka disaksikan kapolres Dan dandim ,,kenapa kalian memilih lanjutt,, seorang santri Yang perawakannya paling ceking ngacungkan tangan sambil berkata,,  mundur sejengkal adalah mental munafik Dan pecundang,,, disambut takbiirr bergemuruh,, saya tak kuat lagi bicara karena suasana mesjid itu menjdi begitu bergema dengan semangat jihad,, mikropun saya serahkan pada kiayi maksum beliau berkata itulah keputusannya pa dandim anak anak tetap lanjutt,,,  takbiiirr. 
Pa dandim mengatakan,, saya tidak ada hak untuk melarang hanya ngasih Saran saja kalau itu pilihannya silahkan Jalan hati2 jaga keselamatan,,, baik pa dandim mohon doanya saja, timpal saya, kami bersalaman Dan berpelukan sambil berlinang air mata sungguh perjalanan Yang penuh dinamika setiap titiknya,, 
Semua santri keluar dari masjid, Mobil komando tetap didepan , polisi mengawall Dan pa dandim melambaikan tangan,,,  perjalanan dilanjutkan menyusuri Jalan gentong Yang nanjak Dan berkelok deru mesin Mobil Mobil Yang lewat mengerang menanjak seolah2 irama musik pengantar para pejuang,,,, bagaimana lanjutannya?????? 
Tunggu seri selanjutnya,,,  ,

WORKPLACE AFFAIR

Tulisan seorang teman :


Perselingkuhannya memang sudah selesai.


Nomor pribadi dihapus.

Sudah meminta maaf kepada pasangan.

Tidak lagi berhubungan di luar urusan pekerjaan.


Tapi Senin pagi, mereka tetap masuk ke gedung kantor yang sama.


Masih satu grup WhatsApp.

Masih satu proyek.

Kadang masih satu meeting.


Di titik ini, kalimat “sudah tidak ada apa-apa” mungkin belum cukup.


Bukan karena pasangan harus curiga selamanya. Tetapi karena kesempatan untuk kembali dekat masih ada.


Perselingkuhan jarang tumbuh hanya dari perasaan. Ia juga tumbuh dari akses, waktu, dan ruang.


Kalau benar ingin memperbaiki hubungan, jangan hanya memutus perselingkuhannya. Ubah juga kondisi yang dulu membuatnya terjadi.


Tidak lagi makan berdua tanpa kebutuhan.

Tidak pulang bersama kalau tidak perlu.

Tidak deep talk atau curhat soal keluarga dan masalah pribadi.

Tidak mengirim pesan setelah jam kerja kecuali benar-benar urusan pekerjaan.

Tidak mencari alasan untuk memperpanjang interaksi.


Kalau masih harus satu proyek, gunakan kanal komunikasi resmi. Libatkan anggota tim lain jika memungkinkan. Meeting 20 menit tidak perlu berubah menjadi kopi berdua selama dua jam.


Ini bukan soal menganggap dua orang dewasa tidak mampu mengendalikan diri.


Justru karena mereka pernah gagal menjaga batas, maka batas itu perlu dibuat lebih jelas.


Dan jangan lupa: pasangan adalah prioritas.


Sepulang kerja, sempatkan *pillow talk*. Pulanglah kepada keluarga, bukan kepada percakapan yang diam-diam membuat hati kembali terikat. Bermainlah dengan anak bagi yang sudah punya anak. Bangun lagi kedekatan yang mungkin selama ini terabaikan.


Dalam kondisi tertentu, perubahan tim, proyek, bahkan tempat kerja bisa dipertimbangkan jika memang realistis. Bukan sebagai hukuman dramatis, tetapi sebagai bagian dari konsekuensi dan upaya memutus pola lama.


Namun ada satu hal yang sering dilupakan.


Perselingkuhan bukan sekadar “khilaf”.


Sering kali ia terjadi melalui serangkaian pilihan kecil: mulai dari memberi perhatian, membuka ruang obrolan pribadi, curhat, menyembunyikan komunikasi, mencari kesempatan berdua, sampai akhirnya melewati batas.


Setiap tahap sebenarnya memberi seseorang kesempatan untuk berhenti.


Dan ketika seseorang berkali-kali tahu konsekuensinya tetapi tetap memilih melanjutkan, masalahnya mungkin bukan lagi sekadar “terlalu dekat”.


Ada nilai, kebiasaan, dan cara memandang komitmen yang perlu dibenahi.


Karena itu, pasangan yang diselingkuhi tidak harus menjadi polisi yang meminta laporan setiap lima menit.


Tujuannya bukan membangun penjara digital.


Tujuannya adalah menciptakan kehidupan baru, dengan batas yang lebih sehat, sehingga komitmen tidak terus-menerus diuji oleh kedekatan yang sebenarnya bisa dikurangi.


Pada akhirnya, pertanyaannya bukan hanya:


Apakah hubungan dengan affair partner sudah selesai?”


Tetapi:


Apa yang berubah dalam diri dan kehidupan kita, supaya hubungan yang sama tidak punya ruang untuk tumbuh lagi?


Tetap satu kantor dengan mantan affair partner mungkin saja realistis.


Tetapi tetap satu kondisi, satu pola, dan satu kebiasaan sambil berharap semuanya berubah?


Itu yang perlu dipikirkan ulang.


Karena menjaga rumah tangga bukan hanya tentang mengucapkan, “Aku memilihmu.”


Tetapi juga tentang berani menutup pintu-pintu yang dulu membawa kita menjauh.


Wallahu a'lam.


Monday, August 24, 2026

Keadaan tidak pernah mengubah siapa kita. Ia hanya menyingkap apa yang selama ini tersembunyi di dalam hati.

Keadaan tidak pernah mengubah siapa kita. Ia hanya menyingkap apa yang selama ini tersembunyi di dalam hati.


Saat hidup berjalan sesuai keinginan, hampir semua orang terlihat baik-baik saja. Namun ketika Allah menghadirkan ujian, kehilangan, atau kekecewaan, tabir itu perlahan terbuka. Di situlah terlihat apakah hati masih dipenuhi syukur atau justru dikuasai keluh. Apakah lisan tetap menjaga adab atau mudah melukai. Apakah iman semakin bersandar kepada Allah atau justru menjauh karena kecewa.


Mungkin itulah mengapa Allah mengizinkan kita melewati masa-masa yang berat. Bukan karena Dia ingin melihat kita jatuh, tetapi karena Dia ingin memperlihatkan kepada kita siapa diri kita yang sebenarnya. Sebab hanya hati yang diuji yang benar-benar mengenal dirinya sendiri.


Jangan takut pada ujian. Takutlah jika setelah ujian berlalu, hati kita tetap tidak berubah menjadi lebih dekat kepada-Nya. Karena keadaan tidak membentuk seseorang. Keadaan hanya memperlihatkan siapa dia sebenarnya.


KETULUSAN HATI

Ketulusan tidak pernah membuatmu benar-benar kehilangan siapa pun.


Jika seseorang memilih pergi, bisa jadi justru dialah yang kehilangan sosok yang tulus mencintai, ikhlas mendoakan, dan hadir dengan niat baik.


Sebab yang hilang bukan sekadar keberadaanmu, tetapi juga kebaikan yang pernah ia rasakan darimu.


Hidup memang tentang belajar menerima pertemuan, lalu mengikhlaskan perpisahan.


Maka jangan takut kehilangan. Apa yang benar-benar Allah tetapkan untukmu tidak akan tertukar, dan apa yang pergi memang bukan bagian yang ditakdirkan menetap.


Allah Maha Mengetahui apa yang paling baik untuk setiap hamba-Nya.


Mungkin hari ini perpisahan terasa menyakitkan. Namun siapa tahu, itulah cara Allah menyelamatkanmu dari sesuatu yang tidak kamu ketahui, sekaligus mengantarkanmu pada takdir yang jauh lebih indah.


Percayalah, tidak ada kehilangan yang sia-sia di sisi Allah. Setiap yang diambil-Nya selalu membawa ruang bagi kebaikan yang baru.


Jagalah hatimu tetap tulus, tetap lembut, dan tetap ikhlas. Sebab Allah tidak pernah menyia-nyiakan hati yang berserah kepada-Nya. Dia mampu mengganti apa yang pergi dengan sesuatu yang jauh lebih baik, pada waktu yang paling tepat.


Teruslah melangkah dalam cahaya petunjuk-Nya. Biarkan ketulusan menjadi teman di setiap perjalananmu, karena hati yang ikhlas akan selalu menebarkan kebaikan, meski tidak selalu langsung terlihat oleh manusia. Namun Allah tidak pernah luput melihatnya.


Sunday, August 23, 2026

JADI INI PENYEBAB SUARA HATI TERASA ASING

Ada masa ketika kita terlalu sibuk mendengar dunia, sampai lupa bagaimana rasanya mendengar diri sendiri.


  • Kita sibuk memenuhi harapan keluarga.
  • Mengejar standar yang dibuat lingkungan.
  • Mengikuti apa yang sedang ramai.
  • Bahkan memilih sesuatu hanya karena ingin terlihat baik di mata orang lain.


Pelan-pelan, keputusan hidup pun berubah.


Bukan lagi tentang apa yang benar-benar kita inginkan, tetapi tentang bagaimana agar tidak dianggap salah.


Kita mengejar sesuatu yang sebenarnya tidak pernah kita minta.

Mempertahankan sesuatu yang diam-diam sudah melelahkan.

Menjalani kehidupan yang tampak baik dari luar, tetapi terasa asing ketika kita sendiri yang menjalaninya.


Sampai suatu hari, Allah memberi kita ruang untuk berhenti.

  • Tidak ada keramaian.
  • Tidak ada tuntutan.
  • Hanya kita dan hati yang selama ini mungkin terlalu sering diabaikan.


Lalu muncul satu pertanyaan yang sederhana, tetapi dalam:


"Ini sebenarnya hidup yang aku pilih, atau hidup yang terlalu lama aku ikuti?"


Mungkin tidak semua suara harus kita dengarkan.


Sebab ada kalanya, untuk menemukan arah, kita justru perlu berhenti sejenak dari suara dunia dan kembali mendengarkan hati—lalu bertanya kepada Allah, ke mana sebenarnya langkah ini harus diarahkan.


Tidak semua yang ramai harus diikuti. Tidak semua yang dipuji manusia adalah yang terbaik di hadapan Allah.


Ahad malam Senin.

TATACARA SHOLAT JANAZAH

NAK, LAKI-LAKI WAJIB TAU INI SETELAH KEDUA ORANG TUA TIADA


Memimpin solat jenazah

Rasulullah SAW bersabda: "Janganlah seseorang mengimami orang lain di tempat kekuasaannya." (HR. Muslim)

Maksudnya wali lebih berhak di rumahnya sendiri. Maka anak laki-laki berhak — bahkan dianjurkan — untuk tampil maju memimpin sholat jenazah orang tuanya.

TATA CARANYA

Posisi Imam

Sholat jenazah tidak ada ruku' dan sujud. Seluruhnya dilakukan dalam posisi berdiri, dengan empat kali takbir.

Untuk jenazah laki-laki, imam berdiri sejajar dengan kepala jenazah. Untuk jenazah perempuan, imam berdiri sejajar dengan bagian tengah/perut jenazah.

URUTANNYA

Takbir Pertama.

Setelah takbiratul ihram, membaca ta'awudz (A'udzubillah) lalu membaca Surah Al-Fatihah secara pelan (sirr).

Takbir Kedua.

Setelah takbir kedua, membaca sholawat Ibrahimiyah

Bunyi Sholawatnya

Allahumma sholli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad, kama shollaita 'ala Ibrahim wa 'ala ali Ibrahim. Wa barik 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad, kama barakta 'ala Ibrahim wa 'ala ali Ibrahim. Fil 'alamina innaka hamidun majid.

Takbir Ketiga.

membaca doa untuk jenazah.

Allahummaghfir lahu warhamhu wa 'afihi wa'fu 'anhu, wa akrim nuzulahu, wa wassi' madkhalahu, wagsilhu bilmai watstsalji walbaradi, wa naqqihi minal khathaaya kama yunaqqats tsaubul abyadhu minad danas.

Jika jenazah adalah perempuan, ganti kata lahu dengan laha dan seterusnya.

Takbir Keempat.

membaca doa penutup

Allahumma la tahrimna ajrahu wa la taftinna ba'dahu waghfir lana walahu.

Artinya: "Ya Allah, janganlah Engkau haramkan kami dari pahalanya, dan janganlah Engkau beri kami fitnah sepeninggalnya, serta ampunilah kami dan dia." (HR. Al-Hakim)

Terakhir

Salam — diucapkan dua kali ke kanan dan ke kiri seperti sholat biasa.

Tidak ada yang siap untuk hari itu. Tapi setidaknya, kita bisa mempelajari dan menghafal urutan ini jauh sebelum saat itu tiba.

Saturday, August 22, 2026

MENGEJAR VALIDASI

Sering kali kita terlalu lelah memikirkan penilaian orang lain. Padahal, kenyataannya mereka sedang sibuk dengan kehidupan mereka sendiri. Apa yang kita lakukan hari ini, belum tentu mereka ingat esok hari.


Lalu, mengapa harus mengorbankan ketenangan hati demi mengejar validasi yang begitu rapuh?


Jangan biarkan hidupmu dikendalikan oleh ekspektasi manusia. Sebab sekeras apa pun kita berusaha menyenangkan semua orang, akan selalu ada yang tidak puas. Sebaliknya, saat kita berusaha mencari ridha Allah, hati justru menemukan tempat untuk pulang.


Hiduplah dengan tulus. Berbuat baik karena Allah, bukan karena ingin dipuji. Melangkahlah dengan yakin, meski tidak semua orang bertepuk tangan. Karena pada akhirnya, yang akan kita pertanggungjawabkan bukanlah komentar manusia, melainkan amal di hadapan Allah.


Tidak semua mata harus melihatmu hebat. Cukup Allah yang mengetahui setiap perjuangan yang tak pernah diceritakan.


Friday, August 21, 2026

PENTINGNYA BELAJAR AGAMA 1

Sebuah tulisan di Internet, yang sayang jika terlewat begitu saja, agar kita bisa mengambil ibrah di balik sebuah peristiwa.

Temen kantor gue, Rendy, mendadak batalin akad nikah 2 minggu sebelum hari H. Padahal baju pengantin udah jadi dan katering udah DP 50%.

Calon istrinya PNS, cantik, dan keluarga mereka udah kenal dekat 3 tahun.

Semua orang ngira Rendy gila.

Tapi alesannya bukan karena ada orang melainkan satu lembar kertas rincian gaji yang ga sengaja dia liat di meja calon mertuanya.

Rendy itu tergolong cowok yang lurus-lurus aja. Kerja jadi Senior Graphic Designer di agency tempat gue kerja, gaji 8,5 juta sebulan.

Dia anak kedua dari tiga bersaudara. Bapaknya udah pensiun dan ibunya ibu rumah tangga.

Dari gajinya, Rendy rutin nyisihin 2 juta per bulan buat bantu biaya hidup orang tuanya di kampung.

Posisinya aman, tabungan nikah juga udah terkumpul 60 jutaan hasil dia freelance tiap malam.

Calon istrinya, sebut saja Maya. Maya ini PNS di dinas lokal, gajinya sekitar 5 jutaan.

Selama 3 tahun pacaran, hubungan mereka adem ayem. Maya tau Rendy tiap bulan bantu orang tuanya, dan Maya selalu bilang, "Aku kagum sama kamu yang berbakti sama orang tua."

Rendy merasa beruntung banget nemu cewek yang pengertian. Sampai akhirnya, momen lamaran resmi dan persiapan nikah pun jalan.

Semua biaya pernikahan disepakati bagi dua Rendy pake tabungan 60 jutanya, Maya dan keluarganya nanggung sisanya.

Seminggu sebelum kejadian, Rendy main ke rumah Maya buat nganterin undangan yang baru jadi.

Maya lagi keluar sebentar beli konsumsi, dan Rendy disuruh nunggu di ruang tamu sama calon ibu mertuanya.

Di meja tamu, ada tumpukan berkas keuangan keluarga Maya yang keliatannya baru selesai dihitung.

Awalnya Rendy ga ada niat kepo sama sekali.

Tapi mata dia ga sengaja nangkep satu lembar kertas korat-coret bertuliskan:

"Rincian Keuangan Pasca Nikah Maya & Rendy" tulisannya rapi, bertulis tangan rapi khas tulisan ibu mertuanya.

Rendy iseng baca.

Dan di situlah jantung dia rasanya mau copot.

Di kertas itu tertulis anggaran bulanan rumah tangga mereka nanti.

Gaji Rendy (8,5 jt) dan Gaji Maya (5 jt) dijumlahkan total 13.5 iuta.

Lalu di bawahnya ada rincian alokasi:

Cicilan rumah & operasional: 6 jt

Tabungan bersama: 2 jt

Dapur & listrik: 2,5 jt

Jatah bulanan Orang Tua Maya: 3 juta

Jatah bulanan Orang Tua Rendy: 0 (Dicoret merah)

Di bawah coretan angka O itu, ada catatan keci!

bertulis tangan:

"Rendy harus stop kasih uang ke ibunya setelah nikah.

Beban keluarga Rendy bukan tanggung jawab rumah tangga baru.

Gaji Rendy diprioritaskan buat bantu adik Maya yang mau masuk kuliah."

Rendy gemeteran

Maya yang selama ini keliatan manis dan "pengertian", ternyata udah diskusiin ini dibelakangnya dan setuju sama ibunya.

Pas Maya pulang, Rendy ga langsung marah. Dia coba konfirmasi baik-baik di mobil.

"May, nanti kalau kita udah nikah, aku tetap boleh kan kirim 2 juta buat ibu di kampung?"

Respon Maya luar biasa dingin: "Duh, Ren... kita kan mau bangun rumah tangga.

Kamu harus realistis dong. Kebutuhan kita banyak, adekku juga mau masuk PTN. Masa kamu masih mau jatah ibumu?"

Di situ Rendy sadar. Maya bukan "pengertian", tapi cuma nunggu momen yang tepat buat mematikan peran Rendy sebagai anak.

Malam itu juga, Rendy ngambil keputusan paling berat di hidupnya.

Dia hubungi keluarga Maya, minta maaf, dan secara resmi membatalkan pernikahan.

Dia ikhlas rugi puluhan juta uang DP daripada seumur hidup harus mengorbankan ibunya demi menanggung keluarga orang lain.

Banyak temen kantor yang awalnya nyalahin Rendy karena dianggap impulsif cuma gara-gara urusan uang.

Tapi setelah Rendy cerita versi lengkapnya, ga ada satu pun yang bisa membantah.

Menikah itu emang menyatukan dua keluarga.

Tapi kalau salah satu keluarga menuntut kamu jadi "pahlawan" buat mereka sambil menyuruhmu jadi "anak durhaka" buat orang tuamu sendiri...

Run. It's not love, it's exploitation.


Moral dari kisah ini :

- perlunya belajar agama, baik orang tua, calon mertua dan kedua calon mempelai.

- dalam Islam, setelah menikah, sampai kapanpun anak laki laki bertanggungjawab terhadap orangtuanya,

- setelah menikah anak perempuan sudah lepas dari tanggungjawab orangtuanya, beralih yang bertanggung jawab adalah suaminya.

- jika diminta orang tua boleh memberikan saran kepada kedua mempelai. Tapi bukan untuk mengintervensi keduanya.

- tujuan menikah adalah Sakinah, artinya tebentuk keluarga yang tenang/tenteram. Jika istri tenang maka suami akan tenang, dan anak-anak akan 3 kali lebih tenang.



700+ KALI PERINTAH INI DIULANG DALAM ALQURAN, BEGITU PENTINGNYA

Perintah Allah yang paling sering diulang di dalam Al Quran itu bukan perintah sholat, bukan perintah zakat, bukan perintah puasa. Tapi perintah untuk berpikir. Sekarang mari kita sama-sama berpikir. 

Dari pertamakali wahyu turun kepada baginda nabi Muhammad Shalallhu alaihi wassalam di gua hira', ayat yang pertamakali turun bukan berpuasalah, bukan shalatlah, bukan juga taatilah gurumu, tapi IQRA' yang artinya Bacalah.

Di dalam Al Quran, Allah berulang kali bertanya kepada manusia, tidakkah kalian berpikir?, tidakkah kalian menggunakan akal, tidakkah kalian mengambil pelajaran.

Dan faktanya kalau setiap ayat yang memerintahkan manusia untuk berpikir menggunakan akal, memahami, memgambil pelajaran dijumlahkan totalnya jadi lebih dari 700+ ayat.

Kalau kita bandingkan dengan perintah shalat di dalam Al Quran, jumlahnya hanya 67 kali, perintah zakat sekitar 32 kali, dan perintah untuk berpuasa di bulan Ramadan hanya eksplisit disampaikan dalam satu ayat. 

Bayangkan, 700 ayat dengan puluhan ayat, 

Kalau Allah sesering mengajak manusia untuk berpikir, di dalam Al Quran, kenapa kita malah takut menggunakan akal yang Allah berikan dam Allah perintahkan kita untuk menggunakan. Kenapa kita justru sering takut untuk berpikir. 

Agama tidak meminta kita untuk memilih antara berpikir dan beribadah. Justru harusnya keduanya itu jalan berdampingan. 

Karena tanpa akal kita tidak akan tahu esensi dari ibadah, dan tanpa ibadah akal tidak akan terbimbing, untuk mencari kebenaran.

Jadi jangan sampai kita mematikan akal, padahal Allah sendiri yang memerintahkan kita untuk menghidupkannya.

Berpikir adalah cara untuk mengenal Allah, memahami tanda-tanda-Nya, dan membedakan yang benar dari yang salah dan Takwa adalah hasil yang diharapkan setelah seseorang menggunakan akalnya dengan benar.

Jadi berpikirlah untuk bisa meningkatkan ketakwaan kepada Allah سبحانه وتعالى


Wallahua'lam

Thursday, August 20, 2026

Keutamaan Maulid

Rabiul Awal atau biasa disebut bulan Maulid merupakan bulan ketiga dalam sistem penanggalan Hijriah, setelah bulan Muharram dan Safar. Dalam tradisi masyarakat Muslim di Indonesia, bulan Rabiul Awal identik dengan perayaan Maulid Nabi, atau momen peringatan hari lahir Nabi Muhammad.

Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki dalam kitab Mafahim Yajib an Tushahhah, peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ merupakan bentuk tradisi yang baik di masyarakat, bukan termasuk bagian dari masalah ibadah yang dipersoalkan keabsahannya.

Menurutnya, inilah momen efektif untuk mendakwahkan teladan akhlak Rasulullah, serta sejarah kehidupan, perjuangan, bisnis, politik, strategi kepemimpinan, dan cara ibadah Nabi Muhammad. Pada bulan ini bagus diisi dengan pembacaan ayat-ayat Al Qur’an, dzikir, tahlil, kalimat thayyibah, dan juga sejarah dan perjuangan Rasulullah.

Imam al-Suyuthi dari kalangan ulama Syafi’iyyah juga mengatakan, Maulid Nabi merupakan kegiatan positif yang mendatangkan pahala. Ia menganjurkan pada bulan Rabiul Awal umat Islam meluapkan kegembiraan dan rasa syukur dengan cara memperingati kelahiran Rasulullah, berkumpul, membagikan makanan, dan beberapa ibadah lain.

Bulan Rabiul Awal tergolong mulia karena di dalamnya terdapat sejarah kelahiran manusia paling mulia di muka bumi. Kenapa Rasulullah tak dilahirkan di bulan Muharram, Rajab, Ramadhan, atau bulan-bulan yang dimuliakan syariat?

Sayyid Muhammad ibn Alawi Al Maliki dalam kitabnya adz-Dzakhâir al-Muhammadiyyah menjelaskan, Nabi Muhammad tidak mulia karena sebab masa atau waktu. Namun justru masa atau waktu itulah yang menjadi mulia sebab Nabi Muhammad lahir. Artinya, Nabi-lah yang mengangkat derajat bulan tersebut, bukan sebaliknya.

Ya sayyidii, ya rasulallah!

Shollu 'alan Nabi Muhammad!

Wednesday, August 19, 2026

JODOH ITU RAHASIA ALLAH

Tentang jodoh, kita sering ingin tahu: siapa orangnya, kapan datangnya, dan bagaimana akhirnya.


Padahal, jodoh adalah bagian dari rahasia Allah.


Dalam hadits Ibnu Mas'ud radhiallahu 'anhu disebutkan bahwa ketika manusia masih berada di dalam kandungan, “Kemudian diperintahkan para malaikat untuk menuliskan rezekinya, ajalnya, amal perbuatannya, kebahagiaan atau kesengsaraannya…”


Jodoh termasuk rezeki yang Allah tetapkan. Kita tidak diminta membongkar rahasia takdir, tetapi diminta untuk berjalan dengan ikhtiar.


Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Beramallah, masing-masing akan dimudahkan melakukan apa yang telah dituliskan baginya.” (Riwayat Muslim).


Maka jangan terlalu sibuk bertanya, “Siapa jodohku?”


Lebih baik bertanya,

“Sudahkah aku mempersiapkan diriku?”


Sebab bisa jadi, tugas kita bukan mengejar seseorang sampai lupa kepada Allah. Tugas kita adalah memperbaiki diri, menata niat, menempuh jalan yang halal, lalu menyerahkan hasilnya kepada-Nya.


Jodoh punya waktunya.

Rezeki punya jalannya.

Takdir punya ketentuannya.


Kita punya tugas: berusaha dan berdoa.


Selebihnya, biarkan Allah menyusun cerita dengan cara yang paling baik menurut-Nya. 


Tuesday, August 18, 2026

Hati-hati Kata-katamu berpengaruh sampai ke Gen

Sabda baginda Rasulullah ﷺ :
————— وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَــقُلْ خَــــيْرًا أَوْ لِيَـصـــمُــتْ .
Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” [HR Bukhari]

Ucapan dan Kalimat seseorang akan mempengaruhi perasannya -hormonnya,-akan mempengaruhi fisiknya,- akan mempengaruhi imannya-, akan mempengaruhi imannya, akan mempengaruhi qolbunya, jika ucapannya baik maka gen nya pun akan baik, demikian juga jika buruk ucapannya buruk maka gennya pun akan buruk

Banyak yang lupa bahwa manusia terdiri dari air dan air akan merespon dalam bentuk kristal, apapun yang diucapkan, ke air tersebut, maka kristal tersebut akan berubah

Jadi hati-hati dengan kata dan kalimat karena urusannya sampai ke gen.

Hati- hati dengan lisanmu dan apa yang kamu bathin, karena dengan ucapan Kobiltu saya terima nikahnya ... menjadikannya syah nya suami istri ... dengan syahadat menjadikanmu muslim ... dan apa yang di benakmu dan perkataanmu menjadi sebuah do'a dimana Alllah akan merespon dan mengembalikan do'a-doamu itu ... mari berhati-hati dalam menyusun kalimat,

DARK TRIAD

Dalam psikologi, dark triad (triad gelap) adalah istilah yang menggambarkan tiga sifat kepribadian manusia yang berbeda namun saling berkaitan, yaitu narsisme, Machiavellianisme, dan psikopati. 


Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh peneliti Delroy L. Paulhus dan Kevin M. Williams pada tahun 2002. Ketiga sifat ini disebut "gelap" karena berpusat pada diri sendiri, manipulatif, dan minim empati. 


Tiga Komponen Utama Dark Triad


Narsisme:

  • Rasa bangga dan cinta diri yang berlebihan.
  • Haus akan pujian dan merasa paling unggul.
  • Menganggap diri memiliki hak istimewa di atas orang lain


Machiavellianisme:

  • Sikap sinis terhadap sesama.
  • Sangat manipulatif dan menghalalkan segala cara demi tujuan pribadi.
  • Pintar menyusun strategi licik tanpa memedulikan etika


Psikopati:

  • Minim atau tidak punya empati sama sekali.
  • Sering bertindak impulsif dan mengabaikan aturan sosial.
  • Tidak memiliki rasa bersalah atas kerugian yang ditimbulkan pada orang lain


Dampak dan Karakteristik Sosial


Manipulasi Interpersonal: Orang dengan sifat ini terlihat menawan, ramah, atau humoris di awal, tetapi itu dilakukan hanya untuk memperdaya orang lain.


Merugikan Hubungan: Sering memicu konflik, penindasan (bullying), atau masalah dalam lingkungan kerja, keluarga, maupun pertemanan


GANGGUAN MENTAL NARCISSISTIC PERSONALITY DISORDER (NPD)


NPD adalah gangguan kepribadian yang ditandai oleh kebutuhan berlebihan akan pujian, kurangnya empati, dan pola hubungan yang tidak sehat.


ciri-ciri umum:


1.Merasa paling penting dan berhak mendapatkan perlakuan istimewa

2.Kurang empati dan sulit memahami perasaan orang lain

3.Manipulatif dan sering memanfaatkan orang lain

4.Sangat butuh pujian dan validasi terus menerus

5.Mudah marah saat tidak mendapatkan keinginannya

6.Sulit menerima kritik dan selalu menyalahkan orang lain


Gangguan mental seperti ini memiliki dampak pada diri terhadap orang disekitarnya, yaitu :


1. Merasa tidak dihargai dan selalu salah

2. Kehilangan kepercyaan diri dan merasa tidak berharga

3. Hubungan menjadi toksik, penuh drama dan tekanan emosional

4. Stres, cemas, hingga depresi

5. Sulit keluar dari hubungan karena manipulasi emosional


Memahami NPD adalah langkah awal untuk melindungi diri dan mencari bantuan yang tepat.



MACHIAVELLIANISME


Machiavellianisme adalah sifat kepribadian dalam psikologi yang ditandai oleh perilaku manipulatif, licik, egois, tidak beretika, dan menghalalkan segala cara demi mencapai tujuan atau kekuasaan. Istilah ini bagian dari konsep "Triad Gelap" (Dark Triad) bersama narsisisme dan psikopati.


Manipulatif: Sering memanfaatkan kelemahan atau informasi orang lain demi keuntungan pribadi.


Rendah Empati: Cenderung dingin secara emosional dan tidak peduli pada dampak perbuatannya terhadap orang lain.


Berorientasi Hasil: Menganggap tujuan menghalalkan segala cara, termasuk berbohong atau berkhianat.


Sinis: Memandang dunia serta orang lain sebagai pihak yang egois dan tidak bisa dipercaya.


PSIKOPATH


Psikopat adalah gangguan kepribadian di mana seseorang tidak punya empati, tidak punya rasa bersalah, dan sering menipu orang lain. Dalam dunia medis, kondisi ini dekat dengan gangguan kepribadian antisosial. Orang dengan sifat ini sering terlihat ramah di luar, tetapi dingin di dalam.


Ciri-Ciri Utama :


Suka berbohong dan pandai menipu

Tidak punya rasa penyesalan atau iba

Sangat percaya diri dan egois

Suka melanggar aturan atau norma

Dingin dan sulit terikat secara emosional


Penyebab :

Kelainan fungsi atau struktur pada bagian otak pengatur emosi

Faktor keturunan dari keluarga

Trauma atau pola asuh buruk di masa kecil l


PSIKOPAT


Psikopat adalah gangguan kepribadian di mana seseorang tidak punya empati, tidak punya rasa bersalah, dan sering menipu orang lain. Dalam dunia medis, kondisi ini dekat dengan gangguan kepribadian antisosial. Orang dengan sifat ini sering terlihat ramah di luar, tetapi dingin di dalam.


Ciri-Ciri Utama : 

Suka berbohong dan pandai menipu

Tidak punya rasa penyesalan atau iba

Sangat percaya diri dan egois

Suka melanggar aturan atau norma

Dingin dan sulit terikat secara emosional.


Penyebab ;

Kelainan fungsi atau struktur pada bagian otak pengatur emosi

Faktor keturunan dari keluarga

Trauma atau pola asuh buruk di masa kecil


Sosiopat adalah gangguan kepribadian antisosial yang membuat seseorang sulit berempati, tidak punya rasa bersalah, dan sering melanggar aturan atau norma sosial. Mereka cenderung bersikap egois, impulsif, dan manipulatif demi keuntungan pribadi.


Ciri-Ciri Sosiopat


Tidak punya rasa penyesalan saat menyakiti orang lain.

Sangat manipulatif dan sering berbohong.

Emosi labil dan mudah marah.

Bertindak impulsif tanpa memikirkan akibatnya.

Sulit mempertahankan hubungan dekat atau pekerjaan. 


Perbedaan Sosiopat dan Psikopat


Sosiopat: Cenderung emosional, mudah marah, bertindak impulsif, dan sulit berinteraksi sosial sehingga kerap mengasingkan diri.


Psikopat: Cenderung tenang, dingin, sangat terencana, serta bisa tampak sangat menawan atau karismatik untuk menipu orang lain


Monday, August 17, 2026

TERIAKAN ITU MEMATIKAN ROH

Di kepulauan Solomon, sebuah negara di tengah Melanesia, salah satu kebiasaan yang ditemui pada penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan ini, kebiasaanya adalah "meneriaki pohon".

Penduduk yang tinggal di sana punya sebuah kebiasaan yang menarik. Kebiasaan itu adalah "meneriaki pohon". Untuk apa? Kebisaan ini ternyata mereka lakukan, apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat. Pohon yang kuat dan sulit untuk dipotong dengan kapak, atau benda tajam lainnya.

Inilah yang mereka lakukan, dengan tujuannya supaya pohon itu mati.

Caranya adalah, beberapa penduduk yang lebih kuat dan berani akan memanjat hingga ke atas pohon itu. Lalu, ketika sampai di atas pohon itu bersama dengan penduduk yang ada di bawah pohon, mereka akan berteriak sekuat-kuatnya kepada pohon itu. Mereka lakukan teriakan berjam-jam, selama kurang lebih empat puluh hari.

Dan, apa yang terjadi sungguh menakjubkan. Pohon yang diteriaki itu, perlahan-lahan daunnya mulai mengering. Setelah itu, dahan-dahannya juga mulai rontok dan perlahan-lahan pohon itu akan mati dan mudah ditumbangkan.

Kalau diperhatikan, apa yang dilakukan oleh penduduk Solomon ini sungguhlah aneh. Namun, kita bisa belajar satu hal dari mereka.

Mereka telah membuktikan bahwa teriakan-teriakan yang dilakukan terhadap mahkluk hidup seperti pohon akan menyebabkan benda tersebut kehilangan rohnya. Akibatnya, dalam waktu singkat, makhluk hidup itu akan mati.

Nah. Sekarang, yang jelas dan perlu diingat bahwa setiap kali Anda berteriak kepada mahkluk hidup tertentu maka berarti Anda sedang mematikan rohnya.

Pernahkah Anda berteriak pada anak Anda? orang dikeliling anda atau siapapun?
Ayo cepat !
Dasar lelet !
Bego banget sih ! Begitu aja nggak bisa dikerjakan ?
Jangan main-main disini !
Berisik !

Atau, mungkin Anda pun berteriak balik kepada pasangan hidup Anda karena Anda merasa sakit hati?
Suami/istri seperti kamu nggak tahu diri!
Bodoh banget jadi laki/bini nggak bisa apa-apa!
Aduuuuh, perempuan / laki kampungan banget sih!? Atau, bisa seorang guru berteriak pada anak didiknya :
Goblok, soal mudah begitu aja nggak bisa ! Kapan kamu jadi pinter?! 

Atau seorang atasan berteriak pada bawahannya saat merasa kesal :
Eh tahu nggak ?! Karyawan kayak kamu tuh kalo pergi aku nggak bakal nyesel !
Ada banyak yang bisa gantiin kamu !
Sial ! Kerja gini nggak becus ? Ngapain gue gaji elu ?

Ingatlah! Setiap kali Anda berteriak pada seseorang karena merasa jengkel, marah, terhina, terluka ingatlah dengan apa yang diajarkan oleh penduduk kepulauan Solomon ini.

Mereka mengajari kita sesuatu yang penting. Bahwa setiap kali kita mulai berteriak, kita mulai mematikan roh pada orang yang kita cintai. Kita juga mematikan roh yang mempertautkan hubungan kita. Teriakan-teriakan yang kita keluarkan karena emosi-emosi kita, perlahan -lahan dna pada akhirnya akan membunuh roh yang telah melekatkan hubungan anda.

Dalam kehidupan sehari-hari. Teriakan, hanya di berikan tatkala kita bicara dengan orang yang jauh jaraknya. Benar?

Kisah Lainnya: Kisah Sales Batu Intan

Nah, mengapa orang yang marah dan emosional mengunakan teriakan-teriakan padahal jarak mereka dekat bahkan hanya bisa dihitung dalam centimeter.
Mudah menjelaskannya.

Pada realitanya, meskipun secara fisik, dekat tapi sebenarnya hati begitu jauh. Itulah sebabnya mereka harus saling berteriak!

Selain itu, dengan berteriak, tanpa sadar mereka pun mulai berusaha melukai serta mematikan roh orang yang dimarahi karena perasaan-perasaan dendam, benci atau kemarahan yang dimiliki.

Kita berteriak karena kita ingin melukai. Kita ingin membalas.

Jadi mulai sekarang, jika tetap ingin roh pada orang yang anda sayangi tetap tumbuh, berkembang dan tidak mati, janganlah menggunakan teriakan - teriakan.

Saatnya sekarang kita ciptakan kehidupan yang damai, tanpa teriak. Berhentilah berteriak. Teriakan itu mematikan roh

Untuk Anak-Anakku

Bismillahirrahmaanirahiim
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillahirobbil alamin, washolatu wassalamu 'ala asrofil ambiya iwal mursalin wa'ala alihi wasohbihi aj ma'in. Amma ba'du.
Segala puji bagi Allah Sang Penguasa alam semesta. Semoga salawat serta keselamatan tercurahkan selalu kepada Nabi dan Rasul termulia. Berserta keluarga dan sahabat-sahabatnya, semuanya.

Untuk anak-anakku kaka, teteh dan Adek ustadzah. Abi dan Umi bangga dan sangat menyayangimu nak.

Abi dan Umi selalu bahagia seraya memanjatkan syukur Alhamdulillahirabbil 'Alamin, melihat kalian tumbuh dewasa. Melihat kalian sholeh sholehah, sing balageur nya kaka, teteh, dan Adek ustadzah...

Anak-anakku Rahimakumullahu, ketika engkau lahir, itu adalah saat dimana pertama kalinya Abi dan Umi mendengar tangis kebahagiaan. Tangisan yang memecahkan heningnya dunia, tangisan yang akan selalu kami rindukan, tangisan yang menumbuhkan harapan. Tangisan itu adalah tangisanmu, anakku. Saat kami memelukmu untuk pertama kalinya, engkau putih bagaikan kertas. Hanya ucapan rasa syukur Alhamdulillahirabbil'alamiin dan senyuman beriring linangan air mata bahagia yang dapat kami berikan ketika itu kepadamu. Kami terpaku memandang matamu yang bulat. Abi dan Umi tersenyum bahagia melihatmu telah hadir di dunia ini, anakku. Ketika itu kami berjanji, nak, janji tentang suatu kebahagiaan yang menentramkan bagimu. Engkau kebahagiaan yang dititip oleh Allah pada kami, engkau cahaya dan bunga yang memberikan kedamaian yang amat sangat kepada kami. Abi dan Umi sangat menyayangimu, anak-anakku.

Saat engkau masih kecil dulu, anakku, kami berdoa dan mengusap ubun-ubunmu, kami menyuapkan makanan padamu, kami menggantikan bajumu, kami pula yang membersihkan kotoranmu. Sekarang, engkau telah dewasa, anakku. Engkau telah mampu melakukan semua itu tanpa bantuan Abi dan Umi lagi. Dan nanti, seiring bertambahnya umurmu, ketika kami tidak lagi sanggup menopang badan ini dengan kaki kami sendiri, nak. Ketika Abi dan Umi tak lagi dapat mencarikan makan untukmu. Ketika kami juga sudah tak mampu menggendongmu seperti dulu. Oleh karna itu, disaat kami sudah tak sanggup lagi menopang tubuh ini, disaat Abi dan Umi sudah tak lagi mampu berdiri dan berjalan. Jangan engkau hiraukan, nak. Pergilah anak-anakku, besarkan dirimu, jadilah seseorang yang berguna. Jadilah seorang pribadi yang menawan, anakku. Kami, Abi dan Umi, hanya ingin melihatmu tumbuh menjadi seorang insan yang sholeh, sholehah dan menawan.

Saat ini engkau telah lebih kuat, kini engkau telah lebih mengerti arti hidup nak. Dunia telah mengajarimu tentang banyak hal. Kecerdasanmu tentu jauh lebih hebat dibanding ketika kami masih membelai-belai hangat kepalamu dulu. Sekalipun mungkin Abi dan Umi terlalu bodoh untuk memahami apa yang telah engkau dapatkan di dunia ini, jangan pernah malu memiliki kami, nak. Sayangilah kami walaupun tak sebesar kasih sayang yang pernah kami curahkan untukmu. Cintailah Abi dan Umi ini, sekalipun itu tak sebesar cinta yang kami berikan dalam setiap tidurmu. Ceritakan kepada kami apa yang telah engkau lihat diluar sana seolah itu adalah cerita yang jauh lebih hebat dibanding cerita saat pertama kali engkau dapat berjalan dulu.

Abi dan Umi sadar bahwa kami bukanlah manusia yang sempurna, kami punya kekurangan, kami juga melakukan kesalahan, kami punya kelemahan. Maafkan Abi dan Umi yang dulu pernah memarahimu. Maafkan Abi dan Umi jika dulu pernah memukulmu. Maafkan semua kesalahan yang pernah kami lakukan padamu. Maafkan Abi dan Umi jika bernada bicara agak tinggi saat mengingatkan engkau agar tidak telat sholat, maafkan Abi dan Umi jika bernada bicara agak tinggi jika melihat dan merasa apa yang kamu lakukan kurang benar atau ataupun tidak benar, maafkan jika Abi atau Umi ini tak mampu untuk senantiasa memenuhi permintaanmu untuk membeli sepatu yang bagus, sepeda yang bagus, atau sepatu skateline seperti teman-temanmu punya, sehingga jika ingin sesuatu kalian harus nabung dulu, maafkan kami jika Umi hanya membuatkan roti atau es krim instan tepung pondan buatan umi sendiri, untuk dibagikan ke teman-temanmu saat engkau ulang tahun. Itu semua kami lakukan hanya karna demi kebaikanmu, anakku. Sekali lagi maafkan kami nak ...

Adalah kebahagiaan yang tak terkira saat kalian salim tangan dan mencium pipi kami setelah selesai sholat dan pulang mengaji, mengucap salam waktu keluar dan masuk rumah, Abi dan Umi senaaang sekali tiap mendengarkan kalian membaca Alquran. Terimakasih kaka Daffa nderes Qurannya, Terimakasih teteh waktu abi sakit, teteh  membacakan Quran disamping Abi, terimakasih juga untuk adek ustadzah yang dari TK kecil sudah hafal surah Al-Kursi, Subhanallah sungguh suatu kebahagiaan yang tak terkira ....., Abi dan Umi senang saat melihat kalian di dapur menggoreng telur, membuat nasi goreng, membantu menanak nasi di magic jar,

Kebahagiaan tak terkira, Alhamdulillah Adek bisa mondok di Gontor dengan tekad dan keinginan sendiri, hingga sampai jadi Ustadzah, dan mewakafkan diri ke Gontor. Raih Ridho Bapak Kayai, Bapak Wapim, serta para Asatidz, sehingga menjadi Munzirul Qoum, Rabbanaa anzilna munzalan mubaarakan. 

Anak-anakku, kehidupan akhirat jauh lebih baik dan kekal, dari pada kehidupan dunia yg remeh temeh, sendau gurau dan sangat singkat ini... seperti firman Allah SWT dalam Q.S. Al-An'Am ayat 32: ”Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?”...

Pesan dari Abi dan Umi, jalankan sholat 5 waktu, baca Alquran, jalankan sunnah tahajud dan dhuha, jagalah hati, pegang teguh iman, selalu ingat bahwa Allah selalu melihatmu, selalu ingat Allah dalam keadaan suka maupun duka, jemputlah janji Allah yang banyak dan tesebar dalam kitabNya, berfikir positif dan lakukanlah hal yang baik, jalin silaturahim, datangilah majelis taklim,  berkumpul dengan orang sholeh atau teman-teman yang baik,  rutinkan bersedekah, jangan lupa zakat, berhati-hatilah dalam melangkah, ukur tiga kali sebelum memotong sekali, hati-hati dalam berbicara, sertakanlah Allah dalam setiap langkah-langkahmu anak-anakku. 

 Jangan takkabur dan sombong, cita-cita boleh setinggi langit tetapi kaki kita harus tetap menginjak bumi. Ingat-ingat pesan Umi nak, Hirup mah kudu optimis. Dituntun ku santun. Diasuh ku lungguh. Dipiara ku rasa. Diasah ku kanyaah. Dijaga ku du'a kanu kawasa. Santun ka saluhureun. Hormat ka sasama. Someah ka semah. Akur jeung papada dulur. Hirup sauyunan...

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. (QS Ali ‘Imran [3]: 139).

Ingat, jika sedang ada masalah apapun di hidup kalian, jangan lupa buka Alquran dan terapkan metode Garputala. Tunjuk satu ayat, kemudian cari terjemahannya. Allah akan tunjukkan penyelesaiannya di Ayat itu.

Anak-anakku, air mata kami ini takkan lagi dapat engkau artikan sebagai sebuah harapan akan kebahagiaanmu kelak. Kini, kami dapat melihat dan menatapmu dari jauh. Kau sudah besar sekarang nak, jadilah orang yang berguna bagi agama, keluarga, dan bagi orang lain, anak-anakku.

Kami tidak boleh berharap kepada selain Allah, Kini, Dalam kedewasaanmu, anakku, kami tak lagi dapat memarahimu, kami tak lagi dapat memukulmu, kami tak lagi dapat memberikan nasihat yang bijak padamu. Abi dan Umi hanya berusaha memberikan contoh kepadamu, Abi dan Umi tidak akan pernah menuntutmu untuk memberikan sebuah tempat tidur yang nyaman. Kami tidak akan meminta tempat bernaung padamu, anakku, karena ketika engkau telah berbahagia, ketika engkau telah merasakan ketentraman, maka itulah kebahagiaan hakiki yang juga akan kami rasakan, itulah ketentraman yang amat menenangkan bagi kami. Engkau tak perlu khawatir mengapa kami harus menangis, engkau tak perlu cemas melihat keadaan kami. Berbahagialah anakku, berbahagialah! Engkau pantas untuk mendapatkan itu.

Anakku-anakku yang tersayang, Abi dan Umi tidak tahu kapan ajal itu datang, tapi pasti datang. Kelak jika nanti Abi dan Umi meninggalkan dunia ini, mohon jangan engkau menangis ya nak. Lepaskanlah kami dengan hati yang ikhlas. Tersenyumlah, anakku, senyummu menenangkan kami. Tersenyumlah seperti yang pernah engkau berikan ketika engkau dilahirkan dulu. Jangan lupakan Abi dan Umi. Ingatlah nasihat-nasihat baik dan contoh yang baik yang selalu kami berikan kepadamu, jangan tiru contoh buruk dan hal bodoh yang kami lakukan, dan ingatlah ketika kami memarahimu dulu. Kelak, ketika Abi dan Umi takkan pernah dapat melihatmu lagi, ketika Abi dan Umi tak bisa mengawasimu lagi, ketika Abi dan Umi sudah tak bisa memegang tanganmu lagi, ketika Abi dan Umi juga tak dapat mencium keningmu lagi, jagalah dirimu sebaik mungkin, anakku. Engkau anak-anak Abi dan Umi, harus senantiasa tersenyum dalam kebahagiaan yang menentramkan.

Ingat nak, Abi dan Umi ini hanya bertugas menjemput rizki, dan sama sekali tidak bisa memberi rizki. Jadi jangan khawatir, jika penjemput rizki pergi maka sesungguhnya pemberi rizki itu abadi yaitu Allah SWT.

Nak, sempatkankah waktu untuk mendoakan Abi dan Umi sehabis sholat, dan sempatkanlah waktu sejenak mendoakan kami disela-sela kesibukanmu, jika engkau mempunyai waktu, kelak datanglah ke pemakaman tempat Abi dan Umi tertidur untuk terakhir kalinya. Siramilah kami dengan doamu, berdo'alah kepada Allah untuk kami, anakku. 
Saat menulis ini, Abi dan Umi membayangkan anak cucu Abi dan Umi banyak yang hafal Al Quran dan setiap selesai dengan hafalannya selalu berdoa dan menghadiahkan kepada kami di alam kubur.

Sekali lagi, maafkan semua kesalahan yang pernah Abi dan Umi lakukan padamu, maafkan kami nak ... maafkan. Kami bangga mempunyai anak-anak sepertimu. Semua kesalahan yang pernah engkau lakukan pada Abi dan Umi telah lama kami maafkan. Engkau anak-anak Abi dan Umi, kami menyayangimu nak... kami menyayangimu....

‘Allahumma anta Rabbii. Laa ilaha illa anta. Kholaqtanii, wa ana ‘abduka. Wa ana ‘ala ‘ahdika wawa’dika mastatho’tu. A’udzubika min syarri ma shona’tu. Abu’u laka bini’matika ‘alayya. Wa abu’u bidzanbii, faghfirli. Fa innahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.

(Ya Allah, Engkaulah Rabbku. Tiada Ilah yang hak kecuali Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah Hamba-Mu, dan aku senantiasa memegang teguh janji-Mu sekuat tenagaku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah kuperbuat. Aku mengakui anugerah nikmat-Mu bagi diriku dan aku juga mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.’”

Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyyatina qurrata a’yunin waj-’alna lil-muttaqîna imama.
Artinya,
"Ya Tuhan kami, anugerahkan kepada kami, pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati kami, dan jadikan kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa". (QS. Al Furqaan : 72)

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

dari Abi dan Umi ...

Saturday, August 15, 2026

DIRGAHAYU NEGERIKU

Dirgahayu Negeriku, jangan merasa sudah aman, jangan terlena, PR mu masih banyak, etika, moral, adab, hipokritism, tone deaf, emphaty, shadowy cabal, blue curtain code, panem et circences, new world order dan gibberish. 


Dirgahayu negeriku, Semakin menjauh dan harus segera kembali kepada nilai-nilai Pancasila & UUD 45. Membangun manusia yang bukan sekadar menghafalnya, tetapi menghadirkannya dalam sikap, keputusan, dan kehidupan sehari-hari.


Dirgahayu ke-81 Negeriku. 🇮🇩


2026

PANCASILA DI ALQURAN

Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga memuat nilai-nilai luhur yang selaras dengan ajaran Islam. Meski Pancasila bukan bagian dari Al-Qur'an, setiap silanya memiliki nilai yang sejalan dengan prinsip-prinsip yang diajarkan dalam Islam.


Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa


Nilai ketauhidan menjadi fondasi utama dalam Islam. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam QS. Al-Ikhlas ayat 1:


"Katakanlah, Dialah Allah, Yang Maha Esa."


Sejak Nabi Adam hingga Nabi Muhammad ﷺ, syariat yang dibawa para nabi bisa berbeda sesuai kondisi umatnya. Namun, ada satu ajaran yang tidak pernah berubah, yaitu tauhid: mengesakan Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah.


Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab


Islam mengajarkan keadilan tanpa memandang siapa pun. Allah berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 135:


“Wahai orang-orang yang beriman. Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika dia (yang terdakwa) kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatan (kebaikannya). Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka ketahuilah Allah Mahateliti terhadap segala apa yang kamu kerjakan.”


Ayat ini mengingatkan bahwa keadilan tidak boleh dipengaruhi kepentingan pribadi, hubungan keluarga, maupun status sosial.


Sila Ketiga: Persatuan Indonesia


Keberagaman adalah sunnatullah. Allah menjelaskan dalam QS. Al-Hujurat ayat 13:


“Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”


Indonesia dianugerahi beragam suku, budaya, dan bahasa. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kesempatan untuk saling mengenal, menghormati, dan menguatkan persaudaraan.


Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan


Musyawarah merupakan bagian dari ajaran Islam. Allah berfirman dalam QS. Asy-Syura ayat 38:


"Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Rabb-nya, dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka."


Islam mengajarkan bahwa keputusan terbaik lahir dari musyawarah yang dilandasi kebijaksanaan, saling menghargai, dan mengutamakan kemaslahatan bersama.


Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia


Keadilan adalah salah satu perintah utama dalam Islam. Allah berfirman dalam QS. An-Nahl ayat 90:


"Sesungguhnya Allah menyuruh (manusia) berlaku adil dan berbuat kebaikan, memberi (sedekah) kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu (manusia), agar kamu dapat mengambil pelajaran."


Mewujudkan keadilan sosial bukan hanya tugas negara, tetapi juga tanggung jawab setiap individu. Ketika keadilan ditegakkan dan kebaikan terus ditebar, masyarakat yang damai dan penuh keberkahan akan lebih mudah terwujud.


Pancasila dan Islam memiliki titik temu pada nilai-nilai universal: tauhid, keadilan, persaudaraan, musyawarah, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai inilah yang menjadi pondasi untuk membangun bangsa yang kuat sekaligus diridhai Allah. Semoga kita mampu mengamalkannya, bukan sekadar menghafalnya.

Friday, August 14, 2026

Pendidikan Anak, Jalan Sunyi Menuju Surga

Pesan dari Syekh Dr. Muhammad Ratib An-Nablusi untuk 0ara ibu muslimah.


Ada sebuah nasihat yang sering dikaitkan dengan keutamaan seorang perempuan dalam mendidik anak. Disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Aku orang pertama yang membuka pintu surga. Tiba-tiba seorang perempuan mendahuluiku dan ingin masuk surga sebelum aku. Aku bertanya kepadanya, siapa anda? Perempuan itu menjawab: Aku adalah seorang perempuan yang menahan diri (demi mengurus) anak-anak yatimku.


Islam menempatkan pendidikan anak sebagai amanah besar. Orang tua bukan hanya bertugas memenuhi kebutuhan makan, pakaian, dan pendidikan formal, tetapi juga membentuk akhlak, iman, kebiasaan, serta cara anak memandang kehidupan.


Rasulullah SAW juga mengajarkan bahwa salah satu pemberian terbaik orang tua kepada anak adalah adab dan akhlak yang baik. Sebab, harta bisa habis, jabatan bisa hilang, tetapi karakter yang dibentuk sejak kecil dapat menjadi bekal yang terus melekat dalam kehidupan seorang anak.


Mendidik anak memang tidak selalu terlihat sebagai amal besar. Tidak ada panggung, tidak selalu mendapat tepuk tangan. Kadang bentuknya hanya menemani belajar, mengajarkan doa, menegur dengan lembut, memberi contoh kejujuran, atau tetap sabar ketika anak melakukan kesalahan yang sama berulang kali.


Justru di situlah beratnya. Mendidik anak membutuhkan kesabaran yang panjang, keteladanan yang konsisten, dan hati yang terus belajar. Anak lebih mudah meniru apa yang mereka lihat daripada sekadar mengingat apa yang mereka dengar.


Karena itu, mendidik anak dengan iman dan akhlak bukan sekadar urusan dunia. Ia adalah bagian dari tanggung jawab akhirat. Allah SWT mengingatkan, “Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS. At-Tahrim: 6).


Kasih sayang kepada anak bukan berarti selalu menuruti keinginannya. Kadang cinta justru hadir dalam bentuk batasan, nasihat, disiplin, dan ketegasan yang tetap dibalut kasih sayang.


Maka, jangan remehkan pekerjaan seorang ibu atau ayah yang setiap hari mendidik anak. Bisa jadi, doa yang diajarkan hari ini menjadi amal yang terus mengalir. Akhlak yang ditanamkan hari ini menjadi kebaikan yang tumbuh jauh setelah anak dewasa.


Sebab, membesarkan anak bukan hanya tentang membuat mereka sukses di dunia. Tugas yang lebih dalam adalah membantu mereka mengenal Allah, mencintai kebaikan, berakhlak mulia, dan memiliki bekal untuk kembali kepada-Nya.


Mendidik anak adalah amal yang sering sunyi dari pandangan manusia, tetapi semoga tidak pernah luput dari pandangan Allah.



Berikut adalah redaksi hadis yang menceritakan peristiwa tersebut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: أَنَا أَوَّلُ مَنْ يُفْتَحُ لَهُ بَابُ الْجَنَّةِ، إِلَّا أَنِّي أَرَى امْرَأَةً تُبَادِرُنِي، فَأَقُولُ لَهَا: مَا لَكِ؟ وَمَنْ أَنْتِ؟ فَتَقُولُ: أَنَا امْرَأَةٌ قَعَدْتُ عَلَى أَيْتَامٍ لِي

Artinya:

"Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: 'Aku adalah orang pertama yang dibukakan pintu surga. Namun, aku melihat seorang perempuan yang hendak mendahuluiku (masuk surga). Aku lalu bertanya kepadanya: Ada apa denganmu? Siapa engkau? Perempuan itu menjawab: Aku adalah seorang perempuan yang menahan diri (demi mengurus) anak-anak yatimku.'" (HR. Abu Ya'la dan Al-Khara'ithi). [, 3]

Penjelasan dan Fakta Hadis

Siapa yang Bertanya?
Di dalam teks asli hadis riwayat Abu Ya'la ini, Nabi Muhammad SAW sendiri yang langsung bertanya kepada wanita tersebut saat di pintu surga ("Aku lalu bertanya kepadanya..."), bukan bertanya kepada Malaikat Jibril. [, 2]

Konteks Perempuan Tersebut:
Kata "qa'adtu 'ala aytamin lii" berarti wanita tersebut memilih untuk tidak menikah lagi (menjanda) setelah suaminya wafat. Ia mengorbankan masa mudanya dan fokus bekerja mencari nafkah serta mendidik anak-anak yatimnya hingga dewasa. []

Pemberian Terbaik Orang Tua:
Peristiwa ini sejalan dengan hadis Nabi lainnya tentang keutamaan mendidik anak. Rasulullah SAW bersabda: [1]

"Tiada pemberian orang tua terhadap anaknya yang lebih baik daripada adab (akhlak dan pengajaran) yang baik." (HR. At-Tirmidzi). [1]

Mengasuh dan mendidik anak, terutama saat harus berjuang sendirian sebagai orang tua tunggal, memiliki derajat yang sangat mulia sampai-sampai jalannya menuju surga beriringan dekat sekali dengan Rasulullah SAW.