This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Saturday, October 24, 2026

DZALLŪMAN JAHŪLAN

Mereka mengambil rotimu, lalu mengembalikan remah-remahnya. Setelah itu, mereka berharap kamu berterima kasih seolah-olah mereka sedang bermurah hati.


Sejak kapan kebaikan dijadikan alat untuk membuat seseorang merasa berutang?


Ada yang menikmati hasil dari kerja kerasmu, kemudian menyerahkan sedikit bagian kepadamu dan menyebutnya penghargaan.


Ada yang berkali-kali memakai waktu, tenaga, perhatian, bahkan ketulusanmu. Namun ketika sekali saja mereka membantumu, seolah-olah kamu wajib mengenangnya sebagai sebuah jasa besar.


Ada pula yang membuatmu merasa beruntung hanya karena masih diberi sedikit, padahal sebelumnya mereka telah mengambil jauh lebih banyak.


Yang menyedihkan, kadang kita ikut percaya bahwa remah-remah itu adalah sebuah anugerah.


Padahal, setelah semuanya dihitung dengan jujur, belum tentu yang kita terima benar-benar sebuah kebaikan. Bisa jadi itu hanya sebagian kecil dari sesuatu yang sejak awal memang merupakan hak kita.


Karena itu, jangan mudah silau oleh pemberian yang datang setelah hakmu diambil.


Tidak semua yang disebut *kemurahan hati* benar-benar lahir dari hati yang murah.


Ada kalanya kita hanya perlu melihat cerita secara utuh, bukan sekadar menikmati remah yang disodorkan.


Sebab keadilan tidak berubah menjadi kebaikan hanya karena dikemas sebagai pemberian.


Dan jangan lupa, Allah Maha Mengetahui siapa yang mengambil hak orang lain, siapa yang memberi dengan tulus, dan siapa yang sedang menyamarkan kezalimannya dengan nama “kebaikan”.

Dibuat miskin agar mudah diatur.

Diberi bantuan agar lupa kalau sedang ditindas.

Bansos tanpa lapangan kerja adalah rantai yang di balut dengan bungkusan bantuan.

Kekuqsaan yang sehat itu memberdayakan.

Kekuasaan yang munafik itu memelihara ketergantungan.

Salam waras.



Friday, October 23, 2026

GHIBAH

Tidak semua orang membicarakan orang lain karena peduli. Terkadang, itu hanya menjadi cara untuk menutupi kekurangan yang belum mampu mereka perbaiki pada diri sendiri.


Ada yang lebih sibuk mengurusi kehidupan orang lain daripada berbenah. Ada pula yang meremehkan keberhasilan orang lain agar dirinya terasa lebih tinggi. Bahkan, tidak sedikit yang sengaja merusak nama baik seseorang demi mengubah pandangan orang lain terhadapnya.


Sebagai seorang muslim, kita diajarkan untuk menjaga lisan. Sebab, kehormatan seorang saudara lebih berharga daripada kepuasan sesaat yang lahir dari sebuah gunjingan. Daripada sibuk mencari celah kesalahan orang lain, lebih baik gunakan waktu untuk memperbaiki diri. Itulah jalan yang lebih dekat kepada ketakwaan.


Karena pada akhirnya, bukan seberapa banyak kita membicarakan orang lain yang akan dipertanggungjawabkan, tetapi bagaimana kita menjaga lisan, hati, dan amal di hadapan Allah. 


Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba yang lebih banyak berintrospeksi daripada menghakimi, lebih senang mendoakan daripada mencela, dan lebih fokus memperbaiki diri daripada mencari kekurangan orang lain. Aamiin.


Thursday, October 22, 2026

RATUKAN ISTRIMU, MULIAKAN IBUMU

Kalau soal bandingin jasa ibu dan istri, ibu melahirkanmu sekali, istri melahirkan anakmu berkali-kali. Ibu merwatmu sampai dewasa istrimu melayani keluargamu dan kamu bahkan sampai ajal menjemput.


Saat kamu lajang, doa ibumu menembus langit. Saat kamu beristri, doa ibumu tak mampu menembus langit jika istrimu tersakiti. 


Darah memang lebih kental, tapi saat kamu kehausan kamu akan mencari air. Ikatan anak dan ibu melalui rahim, ikatan suami istri melalui Allah ketika ijab Qobul. 


Anak laki-laki tidak bisa memandikan jasad ibunya, tapi suami istri boleh mamandikan jasad pasangannya. Sesakral itu hubungan suami istri dan disepelekan. 


Intinya ratukan istrimu tanpa melukai hati ibumu. Muliakan ibumu tanpa menyakiti hati iatrimu. 

Wednesday, October 21, 2026

HATI-HATI SETIAP UCAPAN ADALAH DOA

Tubuhmu mendengar setiap kata yang terus diulang oleh pikiranmu. Karena itu, jangan remehkan ucapan yang kamu arahkan kepada dirimu sendiri.


Boleh jadi, obat yang paling menyembuhkan bukan hanya yang dibeli di apotek, tetapi juga kalimat-kalimat baik yang kamu tanamkan dalam hati. Sebab, setiap doa, harapan, dan prasangka baik kepada Allah mampu menghadirkan ketenangan yang perlahan memulihkan.


Bersikap lembut kepada diri sendiri bukan sekadar motivasi atau kata-kata penyemangat. Di baliknya, ada proses neurobiologi yang nyata. Pikiran yang tenang membantu tubuh bekerja lebih baik, sementara hati yang dipenuhi syukur membuat jiwa lebih kuat menghadapi ujian.


Maka, biasakan berkata baik kepada dirimu sendiri. Gantilah, "Aku tidak mampu," menjadi, "Dengan izin Allah, aku akan mampu." Gantilah, "Aku sudah terlambat," menjadi, "Allah selalu punya waktu terbaik."


Karena setiap ucapan adalah doa, dan setiap doa yang dipanjatkan dengan iman tidak pernah sia-sia di hadapan-Nya.


Tuesday, October 20, 2026

Jangan menikahi seorang wanita sebelum ia melewati 5 ujian penting berikut ini.

TES #1: RASA HORMAT SAAT MARAH

Perhatikan bagaimana sikapnya ketika ia sedang marah, bukan ketika ia sedang baik-baik saja.

Apakah ia:

  • Menghina Anda?
  • Mempermalukan Anda?
  • Mengancam Anda?
  • Berbicara tanpa kendali?
  • Atau tetap mampu mengendalikan diri?

Kemarahan sering kali memperlihatkan sisi asli seseorang.


TES #2: UJIAN KETENANGAN

Jujurlah.

  • Apakah kehadirannya membuat hidup Anda:
  • Lebih mudah atau justru lebih sulit?
  • Lebih fokus atau justru lebih penuh tekanan?

Pernikahan seharusnya menghadirkan ketenangan, bukan menambah masalah.


TES #3: KESETIAAN TANPA PENGAWASAN

Bagaimana sikapnya ketika Anda tidak berada di dekatnya?

Apakah ia tetap:

  • Menghormati Anda?
  • Menjaga privasi?
  • Disiplin?

Atau justru mencari perhatian dari orang lain?

Jika kesetiaan harus terus diawasi, itu bukan kesetiaan.


TES #4: UJIAN MASA SULIT

Bayangkan sesuatu berkurang.

  • Waktu
  • Uang
  • Kenyamanan

Lihat reaksinya.

Apakah ia tetap mendukung Anda?

Atau mulai menjauh?

Semua orang bisa bertahan saat keadaan mudah.

Yang penting adalah bagaimana sikapnya ketika keadaan sulit.


TES #5: KERJA SAMA

Mampukah ia mengikuti kepemimpinan Anda tanpa memperdebatkan setiap hal?

  • Bukan karena dikendalikan.
  • Bukan karena takut.
  • Melainkan karena kerja sama.


Dua kapten dalam satu kapal dapat membuat kapal kehilangan arah.


  • Kecantikan akan memudar.
  • Ketertarikan akan memudar.
  • Rasa antusias juga akan memudar.
  • Karakter tidak.


Perceraian sebenarnya tidak dimulai setelah menikah.


Sering kali ia dimulai ketika tanda-tanda buruk (red flags) diabaikan selama masa pacaran.

Lalu berharap semuanya akan berubah.

Sering kali, itu tidak terjadi.

Renungkanlah.


Sebagian besar pria baru memahami sifat wanita ketika semuanya sudah terlambat.

  • Setelah patah hati.
  • Setelah dikhianati.
  • Setelah bercerai.

Setelah bertahun-tahun yang tidak bisa dikembalikan.

Harga dari ketidaktahuan hampir selalu lebih mahal daripada harga sebuah pengetahuan.


Monday, October 19, 2026

SEPOTONG EPISODE

Dalam hidup, carilah tangan yang tak ragu menggenggammu saat kamu terjatuh. Tangan yang bukan hanya datang ketika semuanya baik-baik saja, tetapi juga setia menguatkanmu hingga mampu bangkit kembali.


Temukan pula mata yang tetap melihat kebaikan dalam dirimu, meski kamu belum sempurna. Mata yang menghargai setiap ikhtiarmu, bukan sibuk menghitung kekuranganmu.


Dan percayalah, akan selalu ada hati yang menerima kehadiranmu dengan tulus. Hati yang tetap memilih bertahan, bahkan ketika hidup terasa berat dan dunia seolah menyesakkan.


Tidak semua orang yang kita temui mampu mencintai dengan ketulusan. Namun, jika Allah mempertemukanmu dengan seseorang yang hadir tanpa syarat, jagalah ia. Sebab, itu adalah nikmat yang tak dapat diukur dengan apa pun.


Lalu, jangan hanya mencarinya. Berusahalah menjadi tangan yang menguatkan, mata yang melihat dengan kasih, dan hati yang lapang untuk menerima orang lain. Sebab, kebaikan yang kita berikan tidak akan pernah mengurangi diri kita. Justru, ia akan melapangkan hati dan menguatkan jiwa.


Pada akhirnya, setiap kebaikan yang kita cari dan kita berikan adalah bagian dari ibadah kepada-Nya. Maka, sandarkan harapanmu hanya kepada Allah. Titipkan cintamu pada cahaya-Nya yang tak pernah padam. Biarkan Dia menjaga hatimu tetap utuh, tetap lembut, dan tetap teguh, meski berkali-kali diterpa badai kehidupan.


Sunday, October 18, 2026

KEDAMAIAN BATHIN SEJATI

Rumi pernah bertanya kepada Shams tentang rahasia menemukan kedamaian batin sejati.

Shams menjawab, "Aku berhenti tawar-menawar dengan kehidupan. Aku berhenti berharap orang lain menjadi sosok selain diri mereka yang sebenarnya. Aku melepaskan apa yang tidak bisa kukendalikan, menerima apa yang tidak bisa kuubah, dan bersyukur atas apa yang tersisa. Kedamaian hadir saat aku berhenti melawan kenyataan."

Jawaban Shams menyiratkan keikhlasan yang mendalam: berhenti melakukan tawar-menawar dengan garis hidup, menyudahi ekspektasi agar orang lain berubah sesuai keinginan pribadi, dan melepaskan segala hal yang berada di luar kendali diri. Kedamaian bukan dicapai dengan memaksakan kehendak pada semesta, melainkan dengan kerelaan menerima takdir apa adanya.

Pada akhirnya, kebahagiaan hati bermula saat seseorang memilih bersyukur atas apa yang tersisa daripada meratapi apa yang hilang. Ketenangan jiwa akan datang tanpa diminta pada detik pertama kita berhenti melawan kenyataan. Belajar berdamai dengan alur hidup adalah seni tertinggi dalam membebaskan jiwa dari lelahnya pergulatan batin.

Saturday, October 17, 2026

Membandingkan Hidup

Kita sering membandingkan hidup dengan orang lain, tanpa tahu berapa banyak beban yang mereka sembunyikan di balik pencapaiannya.

Ada yang bergaji besar, tapi menanggung hidup banyak orang. Ada yang terlihat tertinggal, padahal sedang berjuang agar keluarganya tetap makan.

Realita yang sering kita abaikan : kita sibuk menilai siapa yang lebih jauh, tanpa pernah tahu seberapa berat jalan yang mereka tempuh.

Pada akhirnya, kita menghabiskan seluruh hidup untuk mengejar garis finis milik orang lain, lalu terlambat menyadari bahwa kita tidak pernah benar-benar menjalani hidup kita sendiri.

Wednesday, October 14, 2026

SUKA? BOLEH

Suka boleh, tapi pacaran jangan.

Kita punya perasaan,

Allah punya aturan.

Sepakat?


Karena menjaga diri hari ini,

adalah bagian dari menyiapkan masa depan yang lebih baik.

Tuesday, October 13, 2026

KALAU BISA DIPERSULIT, KENAPA DIPERMUDAH?

AGAMA MINTA PERNIKAHAN DIMUDAHKAN, KITA MALAH BIKIN MENCEKIK LEHER?

Otokritik Pernikahan Zaman Now. Ketika Syariat Mengajarkan Kesederhanaan, Tapi Budaya Gengsi dan "Kata Orang" Memaksa Pengantin Berutang Demi Pesta Sehari.


SYARIAT ITU INDAH DAN RINGAN

Dalam Islam, pernikahan adalah ibadah yang sangat dimuliakan. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa pernikahan terbaik adalah yang paling mudah maharnya dan paling ringan bebannya, agar jalan menuju kehalalan tidak tertutup oleh kerumitan harta.


KETIKA MANUSIA MEMPERSULIT DIRI

Namun di tengah masyarakat kita, niat suci itu sering kali berubah menjadi beban yang menakutkan. Standar biaya pesta, tuntutan acara yang meriah, hingga gengsi keluarga besar perlahan mengubah ibadah yang mudah ini menjadi ajang uji ketahanan finansial.


DIPERBUDAK OLEH BISIK-BISIK TETANGGA

Banyak pasangan dan orang tua terjebak dalam pikiran: "Nanti apa kata orang kalau ikhlas bikin acara sederhana?". Ketakutan dinilai "kurang mampu" oleh lingkungan sosial akhirnya memaksa kita mengabaikan isi kantong sendiri demi memuaskan mata penonton yang datang hanya beberapa jam.


MENYARING MANA ADAT, MANA GENGSI

Adat luhur kita pada dasarnya mengajarkan persaudaraan dan kebersamaan. Namun, seiring waktu, ada pergeseran di mana tradisi dipelintir menjadi ajang unjuk kebolehan ekonomi. Kita perlu bijak membedakan mana penghormatan adat yang tulus dan mana komersialisasi gengsi.


PEMUDA TAKUT MENIKAH, MAKSIAT MENGINTAI

Dampak dari mahalnya biaya pernikahan tidak main-main. Banyak pemuda berakhlak baik terpaksa menunda pernikahan bertahun-tahun hanya karena belum sanggup memenuhi patokan biaya pesta. Ketika pintu halal dipersulit, bukankah kita sedang memberi ruang bagi pintu maksiat?


KEBERKAHAN ADA PADA KESEDERHANAAN

Pernikahan yang bahagia tidak diukur dari seberapa megah pelaminan atau seberapa banyak meriam piring catering yang disajikan.

Keberkahan rumah tangga dibangun dari niat yang lurus, rasa syukur, dan kesanggupan membina hubungan di atas ridha Allah SWT.


BERANILAH MENJADI CONTOH BAIK!

Dibutuhkan keberanian dari para orang tua dan calon pengantin untuk memutus mata rantai gengsi ini. Jangan ragu menggelar acara yang sesuai kemampuan, khidmat, dan penuh doa. Biarkan uang simpanan dialokasikan untuk fondasi masa depan, seperti tempat tinggal dan modal usaha.


MULIAKAN IBADAH, HENTIKAN GENGSI

Mari kita kembalikan pernikahan pada khittahnya. Jangan biarkan tuntutan manusia merusak kemudahan yang telah Allah berikan. Menikahlah karena Allah, bukan karena gengsi di mata manusia!

Kita ingin melihat anak-anak muda kita bisa menikah dengan tenang tanpa dibayang-bayangi utang usai acara. Mari kita kesederhanaan dan kebaikan!



Friday, October 9, 2026

BANYAK VERSI MANHAJ SALAF

 Kalau ada orang yang suka membawa slogan, "KEMBALI KEPADA AL-QUR'AN & SUNNAH. IKUTILAH MANHAJ SALAF" tanyakan sama dia, "Manhaj Salaf versi siapa yang mesti saya ikuti?!"


• Manhaj Salaf versi kubu RII dibawah komando Cirebon-Gresik.

• Manhaj Salaf versi kubu Jember dibawah komando Luqman Ba'abduh dkk.

• Manhaj Salaf versi kubu Radio Rodja dkk.

• Manhaj Salaf versi kubu Hajuri antara yang Pro TN dibawah komando Abu Hazim Muhsin atau yang Kontra TN dibawah komando Shiddiq Al-Bughisi

• Manhaj Salaf versi kubu Musho'fiqoh aliansi Riau-Balikpapan dengan komando Abul Mundzir Dzul Akmal & Abu Mu'awiyah Askari.

• Manhaj Salaf versi aliansi Makassar dkk yang tokohnya Dzulqarnain Muhammad Sanusi.

• Manhaj Salaf versi Ustadz Jafar Sholih dkk.

• Manhaj Salaf versi kubu Haddadi yang tokohnya Mahmud Haddad Al-Mishri.

• Manhaj Salaf versi kubu Syaikh Albani yang dituduh Irja' atau Murji'ah oleh kubu yg di Saudi.

• Manhaj Salaf versi Ali Hasan Al-Halabi yang kitabnya difatwakan membawa ideologi Murji'ah oleh Lajnah Daaimah Saudi.

• Manhaj Salaf versi Syaikh Muqbil Al-Wadi'i & pecahannya antara kubu pro Hajuri & pro Al-Imam dkk.

• Manhaj Salaf versi Syaikh Robi' Al-Madkholi dkk semisal Syaikh Ubaid Al-Jabiri

• Manhaj Salaf versi Syaikh Abu Ishaq Al-Huwaini

• Manhaj Salaf versi Syaikh Sa'id Ruslan Al-Mishri

• Manhaj Salaf versi Syaikh Muhammad bin Hadi Al-Madkholi dkk


Mereka semua itu NGAKUNYA YANG PALING BERMANHAJ SALAF semuanya. Tapi satu sama lain saling tuding & saling memvonis sesat satu sama lain, kubu ini klaim saya yang paling Salafi tapi kata kubu itu dia bukan Salafi. Terus begitu sampai ada kubu-kubunya yang masing-masing kubu melarang pengikutnya mengaji ke kubu yang lain, belum lagi perpecahan internal di dunia nyata padahal masih satu link.


Salafi biasa pakai metode Tarjih sekarang menyikapi semua kubu yang ngaku paling Salaf itu siapa yang paling Rojih & standar Rojih siapa yang paling mendekati dalil & kebenaran???


by: hamba Allah Dely Lesmana Putra

Thursday, September 24, 2026

TIPS BETAH NGOBROL

 Kamu bisa bikin siapa pun betah ngobrol hanya dengan 1 jurus ini: ubah pertanyaan “kenapa” jadi “apa yang bikin”. Tampak sepele, tetapi perubahan ini me-reset seluruh sirkuit otak lawan bicara. Kalimat “kenapa” otomatis mengaktifkan korteks prefrontal yang suka menghakimi, sehingga orang merasa sedang diperiksa. Sebaliknya, frasa “apa yang bikin” membuka jalur limbik, bagian otak yang menyimpan kenangan dan emosi; ia membuat orang bercerita alih-alih membela diri. Dalam waktu tiga detik, napas lawan bicara jadi lebih pelan, pupilnya sedikit membesar, dan obrolan pun berubah dari wawancara menjadi curhat berkelanjutan.


Lebih menarik lagi, jurus ini bekerja tanpa kita harus paham psikologi dalam-dalam. Cukup tahan diri untuk tidak menambahi kata “kan” di ujung kalimat—seperti “kenapa sih kamu betah kan?”—karena partikel itu justru membangun dinding superioritas. Setelah kalimat pembuka aman, kita bisa menyusup ke area emosional dengan teknik-teknik mikro berikut; semuanya berawal dari satu jurus tadi, tapi dipoles sedikit agar obrolan makin mengalir dan membuat orang betah berlama-lama.


1.  Tanya balik dengan kata “lalu”


Setelah ia menjawab, tukas “lalu apa yang bikin itu terasa berarti?” Kata lalu menandakan kita tak mengulang pertanyaan, tapi menaikkan level cerita; otaknya otomatis menggali memori yang lebih dalam agar cerita tetap utuh.


2.  Ulang tiga kata terakhirnya


Cukup ulang tiga kata paling akhir dari kalimatnya dengan intonasi naik, misalnya “...di taman ya?” Teknik ini disebut minimal encourager; ia memaksa otak menyambung cerita tanpa merasa disela, seolah kita memberi lampu hijau terus-menerus.


3.  Sisipkan jeda napas 0,6 detik


Sebelum menimpali, tarik napas lewat hidung selama 0,6 detik lalu hembus perlahan. Jeda ini menurunkan denyut jantung kita sendiri, sehingga suara keluar stabil; lawan bicara menangkap frekuensi itu sebagai rasa aman dan otomatis memperpanjang curhatnya.


4.  Angguk mikro di akhir frasa


Anak kepala 5 mm tepat saat ia selesai mengucapkan frasa emosional. Gerakan ini memicu pelepasan oksitosin, menandakan “saya mengerti” tanpa harus mengucapkan sepatah kata pun, sehingga ia makin bersemangat meneruskan.


5.  Tahan pandang di dagu, bukan mata


Alih-alih menatap mata terus, fokuskan pandang pada dagunya selama dua detik, lalu kembali ke mata. Teknik ini menghindari efek menatap yang mengintimidasi, tapi tetap mempertahankan kontak visual; hasilnya, ia merasa diterima tanpa tekanan.


6.  Gunakan penutup “dan seterusnya?”


Ketika ceritanya mulai melambat, tukas “dan seterusnya apa yang bikin kamu lanjut?” Frasa ini bekerja seperti tombol refresh; otaknya kembali memindai folder memori untuk mencari episode berikutnya, sehingga obrolan tak gampang mandeg.


7.  Catat detail kecil di hape


Diam-diam ketik satu fakta kecil—misalnya nama anjingnya—di catatan hape. Menit berikutnya, sebutkan fakta itu dalam kalimat “tadi Boni bilang...” Efek kejutan bahwa kita menyimpan detailnya membuatnya merasa spesial dan otomatis memperpanjang suasana hangat.


8.  Akhiri dengan “makasih sudah mau cerita”


Sebelum bubar, ucapkan terima kasih spesifik: “makasih sudah mau cerita soal Boni, jadi tambah tahu cara pandang kamu.” Kalimat penutup ini memberi validasi penuh, menciptakan aftertaste emosional yang membuatnya merasa ngobrol dengan kita adalah pengalaman menyenangkan yang pantas diulang.

MULAABAH ALA GUS BAHA

 Saya menikah sejak tahun 2000 sampai sekarang resep yang saya pakai cuma satu hadits Nabi. Kalau berani menikah harus berani mula'abah. Mula'abah itu ngomong yang nggak penting, main-main, bercanda dengan istri." - Gus Baha


Dalam rumah tangga, ternyata kebahagiaan tidak selalu lahir dari percakapan yang serius. Ada kalanya justru obrolan sederhana, candaan kecil, atau sekadar saling menggoda menjadi hal yang membuat hubungan tetap hangat.


Gus Baha menjelaskan bahwa mula'abah adalah bermain-main, bercanda, atau mengobrol tentang hal-hal yang sebenarnya tidak penting. Hal sederhana seperti inilah yang beliau jadikan salah satu resep dalam menjalani rumah tangga.


Sebab, setelah menikah, pasangan bukan hanya tempat berbagi tanggung jawab dan menyelesaikan persoalan. la juga menjadi teman untuk tertawa, bercerita, bercanda, dan menikmati hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari.


Rasulullah sendiri pernah bersabda kepada Jabir bin Abdullah tentang menikahi pasangan yang bisa diajak tula'ibuha wa tula'ibuka-saling bercanda dan bermain bersama.


Rumah tangga tidak harus selalu diisi dengan pembicaraan yang berat. Kadang, candaan sederhana justru menjadi cara untuk menjaga kedekatan dan membuat pasangan merasa nyaman berada di rumah.

Tuesday, September 22, 2026

KAJIAN ILMIAH "MAJELIS TAKLIM"

 Profesor David Hawkins seorang ilmuwan merilis hasil risetnya paling mutakhir yang mengejutkan tentang manusia, ternyata sel paling takut dengan rasa CINTA KASIH.

Penelitiannya juga menemukan bahwa banyak orang sakit karena kurangnya/kekurangan cinta kasih.

Dia telah mengobati banyak orang sakit dari berbagai belahan dunia. Begitu seorang pasien memeriksa, dia sudah tahu mengapa orang itu sakit.di dalam tubuhnya TIDAK DAPAT MENDUKUNG TAHU CINTA SYUKUR DALAM dirinya, yang ada kedengkian, penderitaan, keluhan dan deraian air mata karena seluruh tubuh tubuh.

Profesor Hawkins mengatakan: 

"Kebanyakan orang sakit karena di dalam dirinya tidak ada hati yang penuh dengan CINTA, KASIH YG TULUS dan IKHLAS. Yang hanya ada dan deraian air mata. Getaran magnet kasih di bawah 200 hertz menyebabkan seseorang mudah terserang penyakit."

Dia mendapati bahwa kebanyakan orang sakit SELALU menggunakan pikiran negatif.

Jika frekuensi CINTA KASIH seseorang di atas 200 hz, maka dia tidak akan sakit.

Pikiran atau emosi negatif mana yang ada di bawah getaran 200 hz?Yaitu :

• Suka berlagak

• Suka menyalahkan orang lain

• Suka dendam pada orang

Jika pikiran itu yang menguasai pikiran seseorang berarti magnet cinta kasihnya hanya ada di sekitar 30-40 hz saja.  

Proses tidak putus-putusnya menyalahkan orang lain telah menguras sebagian besar energi kehidupannya, sehingga frekuensi cinta kasihnya berada di bawah 200 hz. 

Orang seperti itu SANGAT MUDAH mengidap berbagai jenis penyakit.

Frekuensi paling tinggi ada di angka 1000 dan yang paling rendah berada di angka 1. 

Dia mengatakan di dunia ini dia telah melihat orang yang frekuensi positif di atas 700 hz maka kekebalan tubuh dan vitalitasnya sangat tinggi.

Jika orang seperti itu tampil di suatu tempat maka ia bisa mempengaruhi frekuensi positif di daerah itu.

Seorang yang berkebajikan tinggi, jika muncul di suatu tempat maka frekuensi di tempat itu pun menjadi positif dan sangat tinggi.

Semua orang yang hadir di tempat tersebut akan merasakan getaran cinta kasihnya yang sangat tinggi, semua orang merasa nyaman dan sangat tergugah di lingkungan terdekat.

Pada saat orang yang memiliki getaran aura positif tampil di suatu tempat, maka dia akan menggerakkan semua orang dan seluruh makhluk hidup yang ada di tempat itu menjadi tenteram, nyaman dan damai.

Namun saat orang memiliki pikiran negatif muncul di suatu tempat, bukan saja akan mencelakai dirinya sendiri tetapi juga bisa menyebabkan AURA POSITIF di tempat tersebut memburuk dan berubah menjadi negatif pula.

Professor Hawkins telah melakukan berpuluh kali riset kasus dan penelitian pada orang yang berbeda namun jawabannya serupa, yaitu:

Asal getarannya berada di bawah 200 hz, maka orang itu pasti sakit. Tapi jika berada di atas 200 hz maka orang itu sehat.

Mereka yang di dalam dirinya dipenuhi dengan hati yang welas asih, cinta kasih, suka beramal, gemar sedekah, mudah memaafkan, lemah lembut, santun, terbukti frekuensinya berada pada kisaran 400-500 hz.

Sebaliknya, mereka yang suka membenci, emosional, menyalahkan orang lain, marah, dendam, iri hati, menuntut orang lain, egois dalam semua hal, hanya mementingkan dirinya sendiri, tidak pernah memikirkan perasaan orang lain; orang seperti itu punya frekuensi yang paling rendah. Hal inilah yang menjadi penyebab awal timbulnya penyakit kanker, penyakit jantung dan penyakit lainnya.

Dia kepada kita dari sudut pandang medis bahwa pikiran itu sangat luar biasa pengaruhnya terhadap kesehatan dan penyakit seseorang.

SELAMAT MENCOBA DAN JANGAN LUPA BAHAGIA. SALAM SEHAT.

Berbagi pengetahuan... https://youtu.be/b7k1dxdv10g dikirimi oleh Prof Nyoman Nurjaya Ketua Program Pasca Sarjana Unibraw

Silahkan baca juga :

https://101mind.com/personal-development/power-vs-force-mengenal-tingkat-kesadaran-manusia/


          TETAP SEMANGAT

              8 MARET 2022

                     SN AS

Monday, September 21, 2026

SEBELUM TIDUR MALAM INI, LUANGKAN 7 MENIT UNTUK MENTIRAKATI ANAK.

Tidak perlu amalan yang banyak.

Cukup lakukan rangkaian sederhana ini dengan istiqamah.

 

 

1. ISTIGHFAR 100X

 

Duduk sebentar setelah sholat atau sebelum tidur.

Baca:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ

 

"Astaghfirullah" 100X

 

Sambil niatkan dalam hati:

"Ya Allah, ampuniku segala ibu. Perbaiki diriku dan keluargaku."

Kalau sulit menghitung, gunakan tasbih digital.

 

Bisa dilakukan sambil menenangkan diri sebelum tidur.


 

2. SHOLAWAT 100X

 

Baca sholawat yang ibu hafal. Misalnya:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ

 

"Allahumma shalli 'ala Muhammad."

 

Tidak perlu terburu-buru.

Jadikan beberapa menit ini sebagai waktu untuk menenangkan hati dan mengingat Rasulullah ﷺ.

 

 

3. SEBUT NAMA ANAK DALAM DOA

 

Setelah itu, jangan langsung tidur.

 

Sebut satu per satu nama anak. Misalnya:

"Ya Allah, aku titipkan anakku, Ahmad bin Fulan, kepada-Mu."

Lalu doakan apa yang paling ibu khawatirkan tentangnya.

 

 

4. BACA DOA INI UNTUK ANAK

 

رَبِّ هَبْ لِي مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

 

Rabbi hab li min ladunka dzurriyyatan thayyibah, innaka samii'ud du'aa.

 

Artinya:

"Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa."

QS. Ali 'Imran: 38

 

Jangan remehkan amalan yang dilakukan sedikit tetapi terus-menerus.

 

Ibu tidak harus menghabiskan malam dengan banyak amalan.

 

Yang penting:

- ada waktu untuk Allah,

- ada doa untuk anak,

- dan ada usaha untuk memperbaiki diri.

 

Karena kita tidak bisa mengawal seluruh perjalanan hidup anak.

Tapi kita bisa terus mentitipkannya kepada Allah. 

Saturday, September 19, 2026

ISTRI TERBIASA MEMBANTAH NASEHAT SUAMI

Kalau istri sudah terbiasa membantah nasehat suami, itu bukan suaminya yang salah, tapi karena hati istrinya itu sudah terlanjur keras. 


Ketika dinasehati ia membantah, diingatkan ia melawan, dibiarkan ia merasa paling benar, perlahan tapi pasti, yang lenyap bukan lagi sekedar adab, melainkan hilangnya keberkahan dalam rumah. 


Hati-hati awal dari retaknya rumah tangga bukan selalu soal masalah besar, tapi tentang ego dan  kesalahan kecil yang terus terusan diulang. 

Friday, September 18, 2026

BOCORAN ALLAH SEBELUM NIKAH

Sebelum menikah, Allah sebenarnya sudah memberi "bocoran" Bukan tentang kapan, tapi tentang siapa dan bagaimana.


Sayangnya, banyak yang terlalu sibuk mengejar status "halal", sampai lupa mempersiapkan diri Akhirnya, bukan bahagia yang datang... tapi penyesalan.


Apa saja bocoran dan bekalnya :


Pertama: Jodoh itu cerminan Kalau ibadah masih bolong, emosi belum terjaga, dan tanggung jawab sering dihindari - jangan kaget kalau yang datang pun serupa. Sebelum meminta pasangan yang baik, pastikan kita sedang berusaha menjadi baik.


Kedua: Standar syariat itu jelas Rasulullah menyebut empat kriteria: harta, rupa, keturunan dan agama. Jika tak bisa mendapatkan semuanya, maka agama adalah prioritas utama-karena itulah yang akan menjaga saat cinta diuji.


Ketiga: Kesepadanan itu nyata Allah berfirman, "Yang baik untuk yang baik" (QS. An-Nur:26). Kesamaan iman, nilai hidup, dan arah tujuan sering kali lebih menenangkan daripada sekadar "cocok" di awal


Keempat: Keluarga & rezeki ikut menyertai Pernikahan bukan hanya menyatukan dua orang, tapi dua keluarga. Dan jika pilihannya tepat, Allah akan memampukan urusan rezekinya (QS. An-Nur: 33).


Kelima: Bekal sebelum menikah itu wajib Menikah bukan cuma soal cinta. Tapi tentang ilmu, kesabaran, tanggung jawab, dan pengendalian diri. Perbaiki akhlak, kuatkan ibadah, dan tata emosi-agar rumah tangga tidak rapuh di tengah jalan.


Nikah itu bukan acara sehari, tapi perjalanan seumur hidup. Kalau "bocoran" ini dipahami dari awal, kamu tidak akan bingung di tengah jalan. Mungkin... jawaban yang kamu cari selama ini, sudah Allah tunjukkan sejak sekarang

Thursday, September 17, 2026

KETIKA KAMU RAGU, BISA JADI ITU SINYAL DARI ALLAH AGAR JANGAN DITERUSKAN

Siapa sih yang gak pernah ngerasain di fase ini, semua orang pasti merasakan ragu terhadap calon pasangannya, ini bukan sekedar deg-degan biasa, tapi ada rasa berat, gelisah, bahkan hati kecilmu seperti terus berbisik "kayanya ada yang gak beres", banyak orang mengabaikan rasa ini, mereka bilang "ah gak mungkin cuma ovt, padahal sering seringkali, keraguan itu bukan pikiran, tapi hal ini alarm dari hati yang Allah titipkan. 

Ada 3 jenis keraguan yang sebaiknya jangan kamu abaikan, 

  1. kamu sering merasa tidak dihargai, pendapatmu dianggap remeh, perasaanmu sering disepelekan, 
  2. kamu melihat karakter yang jelas bermasalah tapi berharap dia berubah setelah menikah dengan harapan memperbaiki pasangan, padahal pernikahan justru memperjelas karakter aslinya, 
  3. setiap kali memikirkan masa depan dengannya, yang muncul justru rasa takut, bukan ketenangan, cinta yang baik memang tidak selalu mulus, tapi seharusnya menghadirkan rasa tenang, bukan kecemasan yang terus menghantui. 

Kadang Allah berbicara lewat kegelisahan yang terus menerus kamu rasakan, jangan memaksakan sesuatu hanya karena terlanjur merencanakan tunangan, atau sudah tunangan, atau bahkan yang mau langsung menjalani proses pernikahan.

Menunda atau membatalkan perencanaan tunangan atau nikah memanglah menyakitkan, tetapi hidup bersama dengan orang yang salah bisa menyakitkan seumur hidup, karena jodoh yang baik bukan hanya yang kamu cintai, tapi yang membuat hatimu merasa pulang ke tempat yang nyaman dan tenang,

Wednesday, September 16, 2026

KENAPA JABATAN SE-PENTING JUSTRU JATUH KE TANGAN ORANG YANG PALING TIDAK KOMPETEN?

Pernah heran kenapa posisi strategis justru kadang diisi oleh orang yang sering salah langkah, minim kemampuan, bahkan berulang kali melakukan blunder?

Jauh-jauh hari, akan adanya manusia ngawur dan berbahaya itu sudah diperingatkan oleh Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam:

إِنَّهَا سَتَأْتِي عَلَى النَّاسِ سِنُونَ خَدَّاعَةٌ يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ السَّفِيهُ يَتَكَلَّمُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ

“Sesungguhnya akan datang kepada manusia tahun-tahun penuh tipu daya. Para pendusta dipercaya sedangkan orang jujur dianggap berdusta. Penghianat diberi amanah sedangkan orang yang amanat dituduh khianat. Dan pada saat itu, para Ruwaibidhah mulai angkat bicara. Ada yang bertanya, ‘Siapa itu Ruwaibidhah?’ Beliau menjawab, ‘Orang dungu yang berbicara tentang urusan orang banyak (umat).” (HR. Ahmad, Syaikh Ahmad Syakir dalam ta’liqnya terhadap Musnad Ahmad menyatakan isnadnya hasan dan matannya shahih. Syaikh Al-Albani juga menshahihkannya dalam al-Shahihah no. 1887)

Dan fenomena seperti ini punya istilah yang sudah dikenal sejak 1636: kakistokrasi—sebuah sistem ketika kekuasaan justru berada di tangan orang-orang yang paling buruk atau tidak cakap.


Lalu, kenapa hal seperti ini bisa terjadi?


Salah satu penjelasan yang sering muncul adalah oligarki atau shadowy cabal—kelompok elite yang bekerja di balik layar dan memiliki pengaruh besar terhadap keputusan politik.


Orang yang cerdas, mandiri, dan terlalu idealis bisa menjadi sulit dikendalikan. Sementara itu, bagi sebagian elite, pemimpin yang mudah diarahkan justru dianggap lebih menguntungkan.


Ketika kekuasaan hanya menjadi alat untuk melindungi kepentingan segelintir orang, negara bisa bergerak ke arah kleptokrasi—pemerintahan yang korup dan menggunakan kekuasaan untuk mengeruk kekayaan publik.


Di depan, sang penguasa menjadi wajah dan tameng.


Di belakang, kepentingan segelintir elite terus bermain.


Karena itu, orang yang haus jabatan tetapi miskin ilmu dan prinsip bisa menjadi target yang sangat mudah dikendalikan: cukup diberi kekuasaan, selama ia bersedia mengikuti permainan.


Pada akhirnya, masalah terbesar bukan hanya siapa yang duduk di kursi kekuasaan.


Tetapi siapa yang mengendalikan kursi itu dari belakang.


Dan sebagai masyarakat, kita perlu belajar membedakan antara pemimpin yang benar-benar berkuasa dan mereka yang sekadar menjadi alat bagi kekuasaan orang lain.


Sebab dalam Islam, jabatan bukanlah mahkota untuk dibanggakan.


Ia adalah amanah yang kelak dipertanggungjawabkan.


“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya...”

(QS. An-Nisa: 58)



Saturday, September 12, 2026

3 RAHASIA BESAR SAAT KITA SEDANG BERSHOLAWAT

Tiga rahasia besar di balik sholawat yang jarang diketahui, padahal setiap kali kita bersholawat ada kemuliaan luar biasa yang sedang terjadi. Banyak orang baca sholawat karena tahu bahwa ia berpahala, namun tidak banyak yang menyadari bahwa di balik sholawat terdapat rahasia-rahasia besar yang disebutkan dalam dalil-dalil yang shoheh.


Rahasia Pertama :

Ketika kamu bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, Allah membalasnya dengan bersholawat kepada dirimu. Rasulullah SAW bersabda: 


من صلي علي صلاة واحدة صلي الله عليه بها عشرا


"Barang siapa yang bersholawat kepadaku sekali, Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali."


Lalu apa makna sholawat Allah kepada seorang hamba? Abu Al-Aliyah Rahimahullah berkata:


صلاة الله علي عبده ثناؤه عليه عند الْمَلَائِكَةِ


 "Sholawat Allah kepada hamba-Nya adalah pujian Allah kepadanya di hadapan para malaikat."


Bayangkan saudaraku... saat lisanmu mengucapkan sholawat di bumi, Allah menyebut dan memuji namamu di hadapan para malaikat di langit. 


Rahasia Kedua :

Dengan sholawat namamu disebut di hadapan Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah memiliki malaikat-malaikat yang berkeliling di bumi yang menyampaikan kepadaku salam dari umatku." Dalam hadits yang lain beliau bersabda: 


فان صلاتكم معروضة علي


"Sesungguhnya sholawat kalian diperlihatkan kepadaku."


Artinya, sholawat yang engkau ucapkan tidak hilang begitu saja. Dengan izin Allah, para malaikat menyampaikannya kepada Rasulullah SAW. 


Di tengah milyaran manusia yang pernah hidup di muka bumi, namamu termasuk di antara orang-orang yang disebut ketika sholawat dan salammu disampaikan kepada beliau. 


Rahasia Ketiga :

Sholawat bukan hanya mendatangkan pahala, tatapi juga menjadi sebab hilangnya kegelisahan dan dicukupkannya kebutuhan. 


Ketika Ubay bin Ka'ab berkata, bahwa ia akan memperbanyak membaca sholawat kepada Nabi SAW, beliau menjawab: 


اذا تكفي همك ويغفر لك ذنبك


"Jika demikian, niscaya kegundahanmu akan dicukupkan dan dosamu akan diampuni."


Betapa banyak manusia hari ini yang mencari ketenangan kemana-mana, tetapi melupakan amalan yang ringan ini. Padahal, lisan yang terbiasa membaca sholawat adalah lisan yang sedang menjemput rahmat Allah, dekat dengan Rasulullah SAW dan sebagai sebab datangnya ketenangan dalam hidupnya.


Mulai hari ini marilah kita perbanyak sholawat kepada Nabi kita Muhammad SAW.