Friday, October 23, 2026

GHIBAH

Tidak semua orang membicarakan orang lain karena peduli. Terkadang, itu hanya menjadi cara untuk menutupi kekurangan yang belum mampu mereka perbaiki pada diri sendiri.


Ada yang lebih sibuk mengurusi kehidupan orang lain daripada berbenah. Ada pula yang meremehkan keberhasilan orang lain agar dirinya terasa lebih tinggi. Bahkan, tidak sedikit yang sengaja merusak nama baik seseorang demi mengubah pandangan orang lain terhadapnya.


Sebagai seorang muslim, kita diajarkan untuk menjaga lisan. Sebab, kehormatan seorang saudara lebih berharga daripada kepuasan sesaat yang lahir dari sebuah gunjingan. Daripada sibuk mencari celah kesalahan orang lain, lebih baik gunakan waktu untuk memperbaiki diri. Itulah jalan yang lebih dekat kepada ketakwaan.


Karena pada akhirnya, bukan seberapa banyak kita membicarakan orang lain yang akan dipertanggungjawabkan, tetapi bagaimana kita menjaga lisan, hati, dan amal di hadapan Allah. 


Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba yang lebih banyak berintrospeksi daripada menghakimi, lebih senang mendoakan daripada mencela, dan lebih fokus memperbaiki diri daripada mencari kekurangan orang lain. Aamiin.


0 comments :

Post a Comment