This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Monday, March 9, 2020

Perlunya Tabayun, Cek, Ricek dan Kroscek

Jika anda tidak membaca berita, maka anda akan kekurangan informasi.
Jika anda sudah membaca berita, berarti anda akan mendapatkan informasi yang salah.
Akibat jangka panjang dari terlalu banyak informasi.
Salah satu akibatnya adalah kepentingan untuk jadi yang pertama memberitakan, bukan lagi untuk menyampaikan kebenaran.

Kita hidup dalam dunia dimana "pokoknya harus jadi pemberita yang pertama" tidak peduli siapa yang terluka, tersakiti, tidak peduli dengan siapa yang hancur karena pemberitaan tersebut, tidak peduli apakah berita itu benar atau salah, beritakan saja, apalagi jadi duit jual saja ...

Curahan Hati CEO Facebook

Curahan hati Mark Zuckerberg, CEO Facebook, dihadapan penggemarnya di Cina.
MENJAWAB PERTANYAAN MENGAPA SAYA MEMPERISTRI SEORANG WANITA BERPARAS TIDAK CANTIK?
Saya, Mark Zuckerberg dari Facebook. Saya adalah orang yang diberitakan sebagai seorang anak muda kaya raya yang tidak punya berita gosip, seseorang yang sangat mencintai istri, dan si Mark yang mempunyai tampang baby face. Hari ini saya ingin menggunakan waktu beberapa menit untuk ngobrol dengan teman2 di Cina, istilah kalian ‘Curhat’.
Sama halnya pada awal tahun ini saya pidato di Beijing Qing Hua University, saya berusaha semaksimal mungkin menggunakan bahasa Mandarin. Namun karena keterbatasan kemampuan bahasa Mandarin saya, saya mohon maaf bila ada yang kurang berkenan dan berusaha berbicara sebaik mungkin.
Kemarin dulu saya baru menjadi seorang ayah, teman2 seluruh dunia menyampaikan ucapan selamat kepada saya dan kami sekeluarga, saya sangat terharu, namun tidak sedikit teman Chinese yang menyampaikan kecurigaan mereka, utamanya dua pertanyaan tsb:
1. Mengapa saya memperisteri seorang wanita tidak berparas cantik?
2. Mengapa saya menyumbangkan harta/saham facebook saya sebesar USD 45 Miliar, apakah untuk menghindari pajak?
Teman2 saya menganjurkan saya tidak usah menjawab pertanyaan2 yang beredar. Bill Gates, penyanyi terkenal Shakira, dan teman2 saya berpendapat tidak perlu menjawab pertanyaan2 tsb.
Saya mengerti pemikiran mereka, menggunakan perumpamaan yang digunakan filsuf terkenal China Zhuang Zi, yaitu ‘Kodok di dasar sumur tidak bisa diibaratkan sebagai laut, ulat di musim panas tidak bisa diibaratkan sebagai es’.
Mereka juga katakan, cara Anda memandang dunia, dunia seperti itulah yang Anda lihat. Anda yang tidak percaya keindahan dunia, dengan sendirinya Anda tidak akan memiliki keindahan dunia.
Banyak Chinese yang mempunyai berbagai modus, mirip banyak rumput belukar di dalam hatinya, mereka enggan membuka hati agar bisa menerima sinar matahari yang begitu elok.
Mereka (teman2 saya) bukan meremehkan kalian, hanya khawatir. Saya berpikir walaupun saya jelaskan kalian juga tidak mengerti atau mungkin tidak mau mengerti. Dengan demikian saya menjadi orang idiot, selain membuang waktu dan pikiran juga membuat mulut kering saja.
Saat ini, zaman internet, walapun ulat musim panas belum pernah merasakan musim dingin, kita bisa menggunakan teknologi masa kini membuat mereka merasakan musim dingin, begitupun kodok yang belum pernah melihat lautan, kita mampu membuat mereka merasakan seperti apa lautan. Saat ini berbagai hal dapat diwujudkan dengan teknologi.
Untuk itu saya putuskan menjawab dua pertanyaan kalian. Sekaligus menjawab lebih banyak pertanyaan kalian, umpamanya, mengapa saya tidak membeli mobil mewah, dan juga mengapa selalu hanya memakai T-shirt yang sama.
Tahun ini saya bertemu Ibu Negara kalian saat mengunjungi Amerika, saat itu saya ngobrol dengan Jack Ma/Ma Yun (Pendiri/Pemilik Alibaba) dan Pony Ma/Ma Hua Teng (Pendiri/Pemilik Tencent/QQ/We Chat) perihal mengapa saya menikahi seorang wanita tidak berparas cantik. Saat itu saya belum menyumbangkan harta/saham Facebook saya, jadi belum waktunya menilai sumbangan itu untuk menghindari pajak atau bukan.
Saya hanya perjelas duduk persoalan, tapi bukan memberi penjelasan. Saya tidak perlu memberi penjelasan hal2 pribadi saya. Namun saya tidak bisa menahan diri menjelaskan kepada Jack Ma dan Pony Ma perasaan dan pemikiran saya.
Entah, mereka berdua mengerti tidak apa yang telah saya sampaikan. Saya menduga mereka belum sepenuhnya mengerti. Namun tidak apa2, saya akan mengulangi menjelaskan dengan detail kepada teman2 di Cina yang bersimpati kepada saya.
Saya tidak tahan menutupi kegembiraan atas kelahiran puteri saya. Entah kalian mengetahui tidak, sebelumnya, kami mempunyai pengalaman pahit yakni isteri saya mengalami tiga kali keguguran, sebelum ini kami sangat menginginkan mempunyai anak, namun isteri saya mengalami tiga kali keguguran.
Saat Anda mengira segera mendapatkan anak, Anda akan merasakan segalanya penuh harapan. Anda mulai berpikir anak2 akan seperti apa, dan merencanakan segala sesuatu untuk mereka di masa akan datang. Namun kemudian, semuanya tidak terjadi.
Teman2 sekalian!
Apa kalian bisa membayangkan, sebagai seorang ibu lulusan jurusan Kedokteran Harvard University dan seorang ayah yang kaya raya, namun tiga kali gagal untuk memiliki anak. Kalian bisa bayangkan seperti apa perasaan dan pengalam kami? Sebagai pasangan suami isteri pada umumnya, saat ini kami begitu gembira mendapatkan anak dan juga begitu sedih saat dulu kehilangan anak karena keguguran. Kami saling berpelukan, saling mengasihi, saling mendukung, bersama2 melewati masa yang sulit, siang maupun malam.
Pengalaman buruk yang kami alami, umumnya orang tidak akan membicarakan hal keguguran dengan orang luar. Sama halnya Anda mempunyai kekurangan, atau telah melakukan kesalahan yang menyebabkan hal tsb terjadi. Untuk itu Anda cuma bisa menghadapinya sendiri.
Seorang lelaki yang begitu mendambakan menjadi seorang ayah, tapi mengalami tiga kali kegagalan. Namun sekarang mimpi tsb telah menjadi keyakinan, saya sungguh tergugah.. Mohon doakan si kecil Max supaya sehat dan bahagia selalu.

Sekarang saya menjawab pertanyaan kalian. Pertanyaan

pertama, mengapa saya memperisteri seorang wanita tidak berparas cantik?
PERTAMA2 SAYA INGIN MEMBAHAS, APA ITU WANITA CANTIK, APA ITU WANITA TIDAK CANTIK
Saya mempunyai banyak kesempatan bertemu berbagai wanita cantik. Namun, apa yang disebut wanita cantik kebanyakan berhati seperti kaca, jika sakit manjanya seperti seorang putri raja; dan juga penyakit angkuh. Dan juga akan bertanya kepada saya mengapa begitu kaya namun tidak mau berganti mobil? Saya tahu tujuan mereka adalah mau pamer di lingkungan teman.
Wanita demikian walaupun secantik apapun, bila sanubarinya hanya menuntut/meminta, tetap kelihatan jelek, jiwanya juga kotor. Wanita demikian barulah dikatakan sebagai wanita berparas jelek, diberikan gratis pun saya tidak mau.
Kecantikan di luar akan berkurang nilainya seiring bertambahnya usia, namun kecantikan dari dalam akan bertambah nilainya seiring bertambahnya usia. Dalam hal ini para ahli ekonomi di Wall Street pasti mengerti, makanya saya sama dengan mereka, tidak akan bersentuhan dengan benda yang secara cepat turun nilainya.

APA YANG SAYA SUKAI DARI PRISCILLA CHAN ISTERI SAYA?
Raut wajah seorang wanita adalah cermin hati sanubari seseorang, senyumnya memukau selamanya. Sejak hamil, Priscilla sama sekali mengabaikan perubahan yang terjadi pada raut mukanya akibat kehamilannya. Tetap berpakaian sederhana, tanpa dandan, namum kebahagiaannya saya rasakan sepenuhnya dan juga nampak kepada orang lain.
Saya mencintai kesederhanaan Priscilla. Saya mencintai penampilannya: bersemangat namun bijak, berani namun penuh kasih, berjiwa pemimpin namun juga bisa mendukung orang lain. Saya mencintai keseluruhannya. Saat bersamanya, saya merasa sangat nyaman dan santai.
Saya sama sekali tidak merasa Priscilla tersanjung kepada saya. Selain memiliki kecerdasan intelektual yang tinggi, dia juga memiliki kecerdasan emosi/sosial yang tinggi. Jangan lupa bahwa Priscilla adalah lulusan jurusan Kedokteran Harvard University. Anda bisa coba test masuk universitas tsb, jurusan Hukum, Kedokteran, Ekonomi adalah jurusan yang menjadi rebutan orang. Walaupun lulus test masuk belum tentu Anda bisa lulus penuh. Kalau mau dikatakan tersanjung, lebih tepat saya yang tersanjung kepada Priscilla, bukan sebaliknya.
Perkawinan ibarat sepasang sepatu. hanya yang memakainya tahu sepatunya nyaman dipakai atau tidak. Priscilla paling cocok buat saya. Saya dan Priscilla adalah pasangan yang paling ideal di bumi ini. Saya berkenalan dengan Priscilla saat mengantre di toilet. Di mata Priscilla, saya adalah seorang kutu buku. Ini adalah jodoh.
Di mata kalian, Priscilla adalah wanita yang tidak cantik. Namun di mata saya, ia adalah wanita cantik dan paling serasi dengan saya. Saya tidak bisa menahan diri memamerkan foto saya dengan Priscilla yang begitu berbahagia. Dalam foto nampak saya dan Priscilla begitu bahagia, damai, dan alami.
Tips bagi kalian: sebagian wanita hanya melihat keburukan orang lain, tidak melihat kecantikan orang lain. Dengan demikian, kebahagiaan akan meninggalkan kalian, tidak berjodoh. Sebab, apa yang ada dalam hati itulah yang ada dalam kenyataan.

SEKARANG MEMBAHAS TENTANG PENGHINDARAN PAJAK YANG DITUDUHKAN KEPADA SAYA
Kalian berpikir, saya menyumbang USD 45 Miliar apa untuk pamer kekayaan atau menghindari pajak? Apa otak kalian atau otak saya yang bermasalah? Apa yang kami sumbangkan USD 45 Miliar berbentuk saham sebetulnya, bukan nilai sebenarnya. tapi hanya nilai pasar. Bisa lebih tinggi atau lebih rendah nilainya, ini tergantung pasar yang menentukan.
Dana yang kami sumbangkan untuk digunakan sebagai dana abadi untuk diinvestasikan ke sekolah dan rumah sakit. Saat kelahiran anak kami, kami berkunjung ke rumah sakit, bermaksud untuk bisa ikut berkontribusi dalam dunia pengobatan.
Seiring perkembangan teknologi yang maju pesat, kami sungguh berharap 100 tahun mendatang. Hampir semua penyakit dapat dicegah dan diobati. Saat ini, kebanyakan manusia meninggal akibat penyakit jantung, kanker, stroke, dan penyakit menular lainnya. Diharapkan berbagai penyakit tsb dapat teratasi dengan lebih cepat. Saat menyadari anak kami dan banyak anak lainnya berkemungkinan bisa menghindari berbagai penyakit, kita semua punya tanggung jawab untuk mewujudkan impian itu. Saya tegaskan sekali lagi, saya dan isteri saya akan berkontribusi semaksimal mungkin untuk tujuan tsb.
Di Silicon Valley, "Mengubah Dunia" kata itu bukan hanya sebuah slogan. Ia merupakan sebuah keyakinan dan kekuatan. Mimpi kami berharap melalui usaha keras kami untuk memperbaiki kualitas pendidikan, pengobatan, integrasi dunia, untuk disumbangkan kembali ke masyarakat, mengubah dunia. Membangun suatu dunia yang lebih baik untuk semua umat manusia.
Teman2 sekalian, kami sedang melakukan upaya "Change The World", apa yang telah kalian lakukan? Saya mendengar di antara kalian banyak mengeluh, saya ingin katakan bahwa tidak ada artinya mengeluh, tindakanlah yang lebih bermakna.
Saya dan Priscilla menyumbangkan 99% saham kami di Facebook, mendekati semua saham milik kami, apa kalian masih menganggap yang kami lakukan untuk menghindari pajak? Apa masih ada maknanya menghindari pajak? Banyak teman2 di China yang kaya raya, mengapa mereka tidak ikut menyumbangkan 99% harta mereka untuk menghindari pajak?

LALU, TENTANG BAJU DAN MOBIL APA YANG SAYA PAKAI
Betul, sepanjang tahun saya memakai T-shirt abu2 dan mobil yang sangat sederhana. Saya tegaskan, saya bukan orang yang berhari2 tidak ganti baju. Namun, saya membeli banyak T-shirt berwarna abu2. Saya berusaha menjalani hidup ini sesederhana mungkin, supaya menghemat pikiran dan waktu memutuskan berbagai hal yang tidak penting. Sebab memilih memakai pakaian, makan pagi, dan berbagai hal kecil itu menyita cukup banyak waktu dan pikiran. Saya tidak ingin membuang waktu hanya untuk hal2 kecil tsb, sehingga saya bisa lebih konsentrasi melakukan berbagai hal yang lebih bermanfaat untuk masyarakat.
Saya memiliki tiga buah mobil, satu Toyota seharga USD 16 ribu, VW golf seharga USD 18 ribu dan Chevrolet TSX seharga USD 30 ribu. Setelah Facebook go public, saya ganti VW GTI seharga USD 30 ribu. Saya berpendapat, mobil hanya sebuah alat transportasi, tidak perlu yang mahal2.
Saya tidak memakai berbagai barang branded, yang penting saya merasa nyaman. Mengapa butuh barang2 yang berlebihan? Kalau yang menyangkut kebutuhan berlebihan, justru otak, perasaan sendiri lebih butuh diutamakan.
Kata bijak Chinese zaman dulu, ‘Manusia harus menaklukkan benda bukan ditaklukkan benda”. Maksudnya adalah, berbagai materi kehidupan untuk digunakan/dikendalikan manusia, bukan sebaliknya. Saya sangat setuju dengan pemikiran tsb.
Saya sangat salut ucapan yang pernah diucapkan Mandela, yaitu ‘Jiwa saya adalah pemimpin saya, nasib saya dikendalikan oleh diri saya sendiri’. Makanya saya tidak gila branded, tidak ada manfaatnya dan sangat tidak masuk akal.
Apa yang ada dalam hati itulah kenyataan yang ada di dunia. Percayalah bahwa dunia ini adalah alam semesta yang indah, jika Anda tidak percaya, Anda tidak akan bisa memiliki dunia/alam semesta yang indah. Tidak akan memiliki kehidupan yang indah dan penuh kedamaian. Hal tsb di atas merupakan keyakinan saya dan Priscilla.
Akhir kata, bila ada yang tidak berkenan, mohon petunjuk! Anda bisa tinggalkan pesan untuk saya. Terima kasih telah luangkan waktu mendengar yang saya sampaikan.
Terima kasih.
Salam,
Mark Zuckerberg

Copas dari Kartika Santi

Tuesday, November 26, 2019

Guru

Selamat Hari Guru
Tugas dan Fungsi Guru sangat mulia disisi Allah dalam membentuk Generasi yg terbaik

Guru melaksanakan amanah untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab dunia akherat

Selamat melaksanakan amanah dg mensucikan niat dan menyempurnakan ikhtiar mewujudkan tujuan Pendidikan yg Mulia!!!

GURU KU HEBAT

Bagaimana tidak hebat
Rutinitas pagi harus serba hemat
Bangun tepat
Mandi cepat
Sarapan pun kalau sempat

Guruku Hebat
Jam 04.00 subuh sudah wangi
Menjemput sang pelangi
Mengantarkannya meraih mimpi
Demi Ibu Pertiwi

Guruku Hebat
Bertahun tahun menahan diri
Dari keinginan hati
Dari nafsu duniawi yang menghampiri
Walau kadang makan hati

Guruku Hebat
Bagaimana tidak hebat
Tiap hari menopang martabat
Walau kadang tak bersahabat
Namun tetap harus kuat

Guruku tetap hebat
Dalam kekurangan tetap bertahan
Dalam kesederhanaan tetap diam
Dalam kemakmuran tetap tenang

Guruku memang hebat
Meskipun bukan konglomerat
Namun tak melarat
Meski bukan bangsawan
Namun tetap menawan

Guruku Hebat
Mendidik anak negeri
Sepenuh hati
Mengajarkan budi pekerti
Agar menjadi insan yang bernurani
Tanpa harus menyakiti

Guruku tetap yang Hebat
Gaji kecil tak sakit hati
Gaji cukup tak sombong diri
Meski banyak yang iri hati
Karena guru dapat sertifikasi

Guruku memang hebat
Karena sertifikasi dituntut kompetensi
Kalau tak mau diamputasi
Oleh penguasa negeri yang katanya "baik hati"

Guruku Memang Hebat
Meski mutasi dan gandanya kompetensi
Mengancam diri
Tak menjadikannya patah hati
Mengabdikan diri untuk negeri
Sambil menunggu panggilan surgawi.
Lubuk Dalam

GURU KU
Guru berdiri di depan kelas, dan siswa memberi penghormatan, itu bukan karena guru haus kehormatan, tetapi karena siswa sedang diajar untuk tahu menghormati,...

Guru mengajar didepan kelas, siswa diminta memperhatikan, bukan karena guru tak tahu metode mengajar yang baik, tetapi karena siswa sedang diajar untuk menghargai orang lain.,...

Guru memberikan Pekerjaan Rumah, siswa diminta menyelesaikan, bukan karena guru memberi beban tambahan, tetapi karena siswa sedang diajar untuk bisa mengisi waktu berkualitas

Guru merobek kertas ujian karena menyontek, siswa diminta mengikuti ujian susulan, bukan karena guru berlaku jahat, tetapi karena siswa sedang diajar pentingnya kejujuran...

Guru membuat jadwal kebersihan, siswa diminta membersihkan lingkungan, bukan karena guru mau seenaknya memerintah, tetapi karena siswa diajar untuk bisa bertanggung jawab,...

Guru berbicara keras karena siswa kurang memperhatikan, bukan karena guru benci, tetapi karena siswa sedang diajar untuk sadar akan kesalahan,...

Guru memberi hukuman yang wajar, bukan karena guru tak punya kasih, tetapi karena siswa sedang diajar mengakui kesalahan,...

Guru melarang siswa melakukan hal-hal yang terlihat asyik, bukan karena guru tak mengerti kesenangan siswa, tetapi karena siswa sedang diajar untuk melihat masa depan lebih baik,...

Tanyakan pada mereka yang sukses sekarang, pantaskah membenci seorang guru ?
SELAMAT MEMPERINGATI HARI GURU, BANGGALAH MENJADI GURU

Guru biasa bisa menjelaskan
Guru bagus bisa mendemonstrasikan
Guru hebat bisa menerapkan
Tapi .......
Guru agung bisa menginspirasi siswa......
Semoga kita bisa jadi guru agung

Selamat hari guru.....

KOLOM: KEGEMBIRAAN DALAM BELAJAR: Mematahkan Mitos NEM, IPK dan Rangking


Ada tiga konsep yang tidak saya percayai sepenuhnya dalam sistem pendidikan yaitu: NEM, IPK dan rangking. Saya mengarungi sistem pendidikan selama 22 tahun (1 tahun TK, 6 tahun SD, 6 tahun SMP-SMA, 4 tahun S1, 5 tahun S2&3) dan kemudian dilanjut mengajar selama 15 tahun di universitas di tiga negara maju (AS, Korsel, Australia) dan tanah air. Saya menjadi saksi betapa tidak relevannya ketiga konsep di atas dengan apa yang secara normal didefinisikan sebagai kesuksesan. Ternyata sinyalemen saya ini didukung oleh riset yang dilakukan oleh Thomas J. Stanley yang memetakan 100 faktor yang akan berpengaruh terhadap tingkat kesuksesan seseorang berdasarkan survey terhadap 733 millioner di US.
Berdasarkan hasil penelitian blio ternyata nilai yang baik (yakni NEM, IPK dan tentu saja rangking) hanyalah faktor sukses no ke 30! Sementara itu faktor IQ pada urutan ke-21 dan bersekolah ke universitas/sekolah favorit di urutan ke-23. Jadi saya ingin mengatakan secara sederhana:

Anak anda nilai matematikanya 45? Tidak masalah. Tidak lulus ujian fisika? Bukan masalah besar. NEM tidak begitu sesuai harapan? Paling banter akibatnya adalah tidak bisa masuk sekolah favorit. Yang memang, menurut hasil riset, tidak terlalu pengaruh ke kesuksesan aniwei. IPK termasuk golongan dua koma (baik dua koma sembilan….belas maupun dua koma pas)? Jangan sedih. IPK pan hanya mitos. Paling banter adalah hanya alat ukur. Yang tidak akurat aniwei. Anak anda sekolah di SMA 11 dan bukan SMA 3 Bandung? No worries. Anak cemerlang akan tetap menemukan bakatnya di mana saja berada.  Anak anda lulusan universitas swasta di Jakarta dan bukan di Harvard? Not a big deal. Steve Jobs dan Bill Gates tidak lulus dari mana-mana.
Anak anda pernah tidak naik kelas atau mengulang mata kuliah? Oooh ini banyak temannya. Hampir semua teman kuliah saya di ITB ada di golongan ini. Termasuk saya, yang pernah tinggal kelas atau mengulang beberapa mata kuliah di ITB dulu. Tidak pengaruh sama sekali. Paling akibatnya adalah tidak bisa dapat predikat Cum Laude. Yang tentunya, menurut saya, hanya predikat yang sifatnya hanya untuk lucu-lucuan saja. Nothing serious, karena menurut penelitian itu sama sekali tidak termasuk dalam 100 faktor tadi.

Atau yang agak serius, anak anda tidak selesai kuliahnya? Baiklah saya akan membagi. Banyak para dropout yang akhirnya menjadi orang besar yang karyanya sekarang anda pakai. Ya, sekarang ini, sebagian malah sedang anda pakai untuk membaca essay ini (Iphone, Ipad, Ipod, PC, Macbook, Windows, OS, Oracle software…dsb). Mereka adalah orang-orang yang tidak selesai pendidikan formalnya. Thomas Edison adalah inventor yang paling produktif sepanjang sejarah manusia. Namanya ada pada lebih dari 1000 patent. Blio antara lain adalah penemu bola lampu, video camera, dan telepon. Ibunya mengajari Thomas kecil membaca dan menulis di rumah sesudah dia dikeluarkan dari sekolah karena gurunya menganggap dia terlalu lamban belajar. Pendidikan formal yang diselesaikan adalah 3 bulan di high school.
Wright Brothers adalah yang diterima secara aklamasi oleh dunia sebagai penemu “mesin terbang”. Merekalah yang pertama kali menerbangkan pesawat udara pertama. Batu bata pertama dari industri pesawat terbang yang kelak akan menjadi Boeing dan Airbus. Keduanya belajar di high school tapi tidak pernah lulus. Waktunya dihabiskan untuk mengamati dan meneliti bagaimana burung itu bisa terbang dan ngoprek di bengkelnya membuat berbagai jenis gliders.
Bill Gates adalah seorang dropout yang merevolusi industri komputer. Bersama Paul Allen mendirikan Microsoft. Paul hanya menyelesaikan 2 tahun pertama di University of Washington dan membujuk Bill untuk keluar dari Harvard (dan berhasil) pada tingkat 2. Keduanya menjadi billionaire pada usia awal 30an. Michael Dell drop out dari University of Texas pada umur 19 untuk mendirikan Dell Inc. perusahaan komputer yang termasuk paling sukses di Amerika. Steve Jobs memperkenalkan Macintosh kepada dunia dan menjadi tokoh kunci dari revolusi industri komputer. Salah satu karya kreatifnya adalah teknologi tablet (iPad) dan smart phone (iPhone) yang lantas ditiru oleh perusahaan2 raksasa dunia lainnya (Microsoft, Samsung, LG, Sony, Huawei, Oppo, Xiaomi, dll). Karyanya memberi impact kepada lebih dari 2 milyar penduduk dunia.
Contoh terakhir adalah yang paling kontekstual. Tanpa blio kita tidak bisa memanfaatkan dan menikmati platform media sosial yang paling user friendly dan efektif untuk ajang berinteraksi secara tertulis, arena untuk berlatih menulis dan medium untuk presentasi dan bisnis. Mark Zuckerberg hanya menyelesaikan dua tahun pertama di Harvard sebelum memutuskan untuk mendirikan dan membesarkan Facebook. Beautiful and highly effective platform yang sekarang bisa kita manfaatkan dengan luas.
+++
Lalu apakah faktor yang menentukan kesuksesan seseorang itu? Menurut riset Stanley berikut ini adalah sepuluh faktor teratas yang akan mempengaruhi kesuksesan: 1. Kejujuran (Being honest with all people)2. Disiplin keras (Being well-disciplined) 3. Mudah bergaul (Getting along with people) 4. Dukungan pendamping (Having a supportive spouse or partner) 5. Kerja keras (Working harder than most people) 6. Kecintaan pada yang dikerjakan (Loving my career/business) 7. Kepemimpinan (Having strong leadership qualities) 8. Kepribadian kompetitif (Having a very competitive spirit/personality) 9. Hidup teratur (Being very well-organized) 10. Kemampuan menjual ide (Having an ability to sell my ideas/products)
Hampir kesemua faktor ini tidak terjangkau dengan NEM dan IPK. Dalam kurikulum ini kita kategorikan softskill. Biasanya peserta didik memperolehnya dari kegiatan ekstra-kurikuler.

Saya mengajarkan wawasan ini sebagai bagian dari mata kuliah saya apapun subyek atau topiknya di tanah air maupun di negara maju tempat saya mengajar. Karena saya yakin bila peserta didik sudah bisa masuk ke track atau rel yang tepat dan frekuensi yang pas, everything else follows naturally. Dalam konteks ini saya ingin menggarisbawahi faktor “kecintaan pada apa yang dikerjakan” yang ternyata mempunyai pengaruh sangat tinggi (urutan ke-6) yang menentukan kesuksesan seseorang. Saya sangat mempercayai ini karena saya telah mengujinya selama 40 tahun terakhir karir saya sendiri maupun mahasiswa-mahasiswa maupun junior yang saya bimbing. Saya menemukan bahwa bila kita bisa menemukan ‘klik’ pada apa yang kita kerjakan maka kita akan mempunyai supply endorfin yang tidak ada habis-habisnya. Itu hukum alam. Kita hanya perlu menemukannya sekali dan setelah itu kita akan bergerak bersama semesta. Ada orang yang membahasakan Tuhan bersama kita. Kita akan bangun jam 4 setiap pagi dalam kondisi segar dan baterei penuh untuk bisa menaklukkan dunia pada hari itu. We will be somebody to whom the devil would say,”Damn, she is up”, upon our getting up in the morning. Kita akan menjadi seseorang yang tidak bisa dihalangi. Unstoppable. Menjadi orang yang gagal tujuh kali dan bangun delapan kali.

Ini resep yang senantiasa saya bagi dalam kuliah saya. Setiap kuliah saya akan saya tailor berdasarkan audiens yang ada di depan saya. Dalam kuliah di Universitas Teknologi Sumbawa beberapa minggu yang lalu, saya paham sekali bahwa yang diperlukan di sana adalah suntikan motivasi. Persis seperti prinsip yang saya gambarkan di atas. Misinya membawa peserta didik ini ke track yang benar dan frekuensi yang pas. All the technicalities follow. Bahan-bahan tekniks selalu bisa dicari dan dipelajari secara mandiri. Tapi landasan spirit dan motivasi harus kuat terpancang. Hal ini pula yang dititipkan oleh pak Direktur dan Co-founder UTS (bersama pak Gubernur Zulkieflimansyah). Saya mengerti dan paham saya berbicara di Nusa Tenggara Barat bukan Jawa Barat, semua faktornya berbeda. Harapannya berbeda. Kendalanya tidak sama. Sumberdayanya berbeda. Namun ada mimpi yang sama: menjadi contender dalam dunia yang serba berubah dengan cepat ini. Thriving. Not only surviving. Apapun kondisinya dan dari mana saja titik mulainya.

Saya membaca seseorang tidak harus dari resumenya. Seringkali cukup dari aura ketika mereka saya ajak bicara. Ketika sesi kuliah umum di depan ratusan mahasiswa, acara dimulai dengan pemutaran video dipandu Pak Direktur yang menayangkan peristiwa bersejarah dimana beberapa tahun silam tim Sumbawagen UTS berhasil meraih medali perunggu, best policy and practice shout-out dan Chairman's awards 2014 pada sebuah kompetisi bergengsi di MIT. Saya lantas diperkenalkan sebagai seseorang yang belajar dan bekerja di MIT selama hampir 10 tahun. Di kelas saya di UTS saya membaca adanya semangat. Adanya keberanian untuk bermimpi. Mimpi yang besar. Ini harus didukung agar sustainable. Oleh karena itu saya pagi itu memulai kuliah saya dengan kalimat pembuka: saya dulu ketika kecil telat dan lama tidak bisa membaca. Saya akan bercerita bagaimana seorang yang didera ADHD kemudian bisa bangkit dan tumbuh sehingga mempunyai empat gelar akademis, dua dari MIT. If I can do it, you can too. Tidak perlu risau dengan titik mulai sebagai daerah tertinggal dengan index kemajuan no 2 dari belakang. Index ini mirip NEM, IPK dan rangking yang tidak perlu sepenuhnya kita percayai. Fokus saja tiap hari untuk mencari kegembiraan.
Dalam dua hari kelas saya di UTS belajar dengan penuh kegembiraan. Saya bisa merasakannya. Dan saya tahu, dengan kegembiraan itu mereka akan bisa berjalan jauh dan mencapai sesuatu yang tinggi.
Postscript.
Diunggah kembali dalam rangka Hari Guru.

Original post: Prof Agus Budiyono


Memuliakan Guru

اعلم أن طالب العلم لا ينال العلم ولا ينتفع به إلا بتعظيم العلم
، وتعظيم الأستاذ وتوقيره.

Ketahuilah bahwa seorang pelajar tidak akan mendapatkan ilmu, kalau pun mendapatkan ia tidak akan dapat mengambil manfa’atnya kecuali dengan mengagungkan ilmu dan ahli ilmu (‘ulama’), memuliakan guru dan menghormatinya.

قيل: ما وصل من وصل إلا بالحرمة، وما سقط من سقط إلا بترك الحرمة والتعظيم.
وقيل: الحرمة خير من الطاعة، ألا ترى أن الإنسان لا يكفر بالمعصية، وإنما يكفر بترك الحرمة. ومن تعظيم العلم تعظيم الأستاذ.

Dikatakan; Tidaklah berhasil orang yang berhasil itu melainkan karena ia menghormati ilmu dan ahli ilmu, dan tidaklah gagal orang yang gagal itu melainkan karena ia tidak menghormati dan tidak mengagungkan ilmu dan ahli ilmu.
Dan dikatakan; Hormat itu lebih baik daripada ta’at. Apakah kamu tidak mengerti bahwa seorang manusia tidaklah menjadi kufur sebab berma’shiyat, tapi ia menjadi kufur hanya karena tidak hormat. Dan sebagian dari mengagungkan ilmu yaitu mengagungkan guru.

قال على رضى الله عنه: أنا عبد من علمنى حرفا واحدا، إن شاء باع، وإن شاء استرق.

‘Ali radliyallahu ‘anh berkata; Aku adalah hamba sahaya orang yang telah mengajariku ilmu walaupun hanya satu huruf, maka apabila ia berkehendak untuk menjualku, aku siap dijualnya, dan apabila ia berkehendak untuk tetap menjadikanku budak, akupun siap berkhidmat kepadanya.

وقد أنشدت فى ذلك:

Dalam hal ini aku pernah dibacakan sya’ir Amirul mu’minin ‘Ali karramallahu waj_hah;

رَأَيْتُ أَحَقَّ الْحَقِّ حَقَّ الْمُعَلِّمِ # وَأَوْجَبَهُ حِفْظًا عَلَى كُلِّ مُسْلِمِ

لَقَدْ حَقَّ أَنْ يُهْدَى إِلَيْهِ كَرَامَةً # لِتَعْلِيْمِ حَرْفٍ وَاحِدٍ أَلْفُ دِرْهَمِ

Aku yakin bahwa hak yang paling besar adalah haknya seorang guru # dan ini sangat wajib untuk di jaga oleh setiap orang muslim

Sungguh, seorang pelajar berhak memberi hadiah kepada guru sebagai bentuk memuliakannya # karena telah mengajarkan satu huruf, guru berhak diberi hadiah seribu Dirham

فإن من علمك حرفا واحدا مما تحتاج إليه فى الدين فهو أبوك فى الدين.

Karena orang yang telah mengajarimu satu huruf ilmu yang kamu butuhkan dalam agama, maka sesungguhnnya ia adalah ayahmu dalam agama.

((( روي أنه قيل للإسكندر ذى القرنين: لم تعظم أستاذك أكبر من أبيك؟ فقال ونعم ما قال: لأن أبى أنزلنى من السماء إلى الأرض، وأستاذى يرفعنى من الأرض إلى السماء.

Diriwayatkan bahwa raja Iskandar Dzul Qarnain pernah di tanya; Mengapa tuan lebih mengagungkan guru tuan daripada ayah tuan?
Raja Iskandar Dzul Qarnain menjawab, dan ini merupakan sebaik-baik jawaban; Karena ayahku menurunkanku dari langit ke bumi, sedangkan guruku mengangkatku dari bumi ke langit.

ووجه ما قال: ان تعلق الروح بالبدن فى أرحام الأمهات هو نزوله من عالم الملكوت إلى عالم الكون والفساد والسبب بحدوث البدن هو الوالدان، وأما الأستاذ فسبب لعروج الروح الإنساني من عالم الفناء إلى عالم البقاء بسبب التكميل بالمعارف الربانية

Maksudnya; Bertautnya ruh pada tubuh ketika masih berada dalam rahim para ibu merupakan turunnya ruh dari alam malakut ke alam dunia dan kerusakan, dan penyebab terjadinya tubuh adalah kedua orang tua. Sedangkan guru adalah penyebab naiknya ruh manusia dari alam fana’ ke alam baqa’ lantaran menyempurnakan dengan mengajarkan mengenal Tuhan)))

وكان أستاذنا الشيخ الإمام سديد الدين الشيرازى يقول: قال مشايخنا: من أراد أن يكون ابنه عالما فينبغى أن يراعى الغرباء من الفقهاء، ويكرمهم ويعظمهم ويطيعهم شيئا، فإن لم يكن ابنه عالما يكون حافده عالما.

Guru kami As-Syaikh Al-Imam Sadiduddin Asy-Syairaziy pernah berkata; Guru-guru kami berkata; Barangsiapa yang ingin putranya menjadi orang alim, maka hendaklah ia menghormati orang asing dari kalangan ahli fikih, memuliakan, mengagungkan dan memberi mereka hadiah walapun sedikit. Jika anaknya belum juga menjadi orang alim, maka cucunyalah yang akn menjadi orang alim.

ومن توقير المعلم أن لايمشى أمامه، ولا يجلس مكانه، ولا يبتدئ بالكلام عنده إلا بإذنه، ولا يكثر الكلام عنده، ولا يسأل شيئا عند ملالته، ويراعى الوقت، ولا يدق الباب بل يصبر حتى يخرج.

Termasuk menghormati guru yaitu;
1.      Tidak berjalan di depan gurunya.
2.      Tidak duduk di tempat duduk gurunya.
3.      Tidak memulai berbicara di hadapan gurunya kecuali ada ijin darinya.
4.      Tidak banyak bicara di hadapan gurunya.
5.      Tidak bertanya sesuatupun ketika gurunya sedang jenuh.
6.      Menjaga waktu yang telah ditentukannya untuk belajar.
7.      Tidak mengetuk pintu, tapi bersabarlah hingga gurunya itu keluar.

فالحاصل: أنه يطلب رضاه، ويجتنب سخطه، ويمتثل أمره فى غير معصية لله تعالى، فإنه لا طاعة للمخلوق فى معصية الخالق. ومن توقيره: توقير أولاده ومن يتعلق به.

Kesimpulannya, seorang pelajar harus;
1)      Senantiasa mencari keridlaan gurunya.
2)      Menjauhi hal-hal yang menimbulkan kemurkaan gurunya.
3)      Mematuhi segala perintah gurunya kecuali dalam hal berma’siyat kepada Allah Ta’ala. Karena sesungguhnya tidak boleh ta’at kepada seorang makhluk pun dalam hal berma’siyat kepada sang Khaliq
4) Menghormati anak2nya dan siapa saja yg memiliki hubungan dgn guru tsb.

(Sumber kitab Ta'lim muta'alim bab 4)

Sunday, November 10, 2019

Rezeki

Sebagaimana tuhanmu telah mencukupi rezekimu di hari kemarin, maka jangan khaeatirkan rezekimu di hari esok. Imam Syafi'i

Jangan gagal paham dengan konsep rejeki..

Jangan sempitkan definisi 'REJEKI' hanya tentang 'HARTA'..

Ga punya utang itu rejeki..
Punya utang bisa bayar itu rejeki..
Bisa tidur nyenyak itu rejeki..
Bisa sholat tepat waktu di masjid itu rejeki..
Punya keluarga yang harmonis itu rejeki..
Punya teman sholeh itu rejeki..
Dan masih banyak rejeki2 lain yang mungkin tidak kita sadari..
Termasuk mudah menerima ilmu, itu juga rejeki..

Jadi jangan menyimpulkan bahwa REJEKI itu harus berupa HARTA. .
Karena sesungguhnya harta dalam islam itu ada 3 :
1. Sesuatu yang kita makan dan menjadi kotoran
2. Sesuatu yang kita gunakan dan menjadi usang
3. Sesuatu yang kita infaqkan di jalan Allah

Banyak2 bersyukur dengan apa yang Allah berikan kepada kita.. Seburuk apapun keadaannya..
Karena bisa jadi, apa yang buruk menurut kita, belum tentu buruk menurut Allah. Begitu juga sebaliknya..

Allah Ta'alaa berfirman :

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Ibnul Qayyim –rahimahullah– berkata :

“Fokuskanlah pikiranmu untuk memikirkan apapun yang diperintahkan Allah kepadamu. Jangan menyibukkannya dengan rezeki yang sudah dijamin untukmu. Karena rezeki dan ajal adalah dua hal yang sudah dijamin, selama masih ada sisa ajal, rezeki pasti datang. Jika Allah -dengan hikmahNya- berkehendak menutup salah satu jalan rezekimu, Dia pasti -dengan rahmatNya- membuka jalan lain yang lebih bermanfaat bagimu"

Riba

Mengumpulkan harta RIBA itu seperti membangun istana pasir di tepi pantai.

Kita bangun dan ukir secantik mungkin istana pasir itu, ombak kecil pasti menyentuhnya, membasahi, dan menghayutkan sedikit demi sedikit pasir demi pasirnya. Kita tambah lagi pasirnya tapi ombak kecil pasti datang menyentuhnya. Sehingga akan hilang lah kecantikan dari ukirannya karena basah dan karena sebagian telah hanyut.

Ombak sedang sesekali datang dengan debit air yg lebih besar mengikis bagian bawahnya sehingga bagian pondasi dan tiang2nya rusak dan runtuh membuat istana mulai tdk jelas bentuknya.

Lautan bisa kapan saja mengamuk menghempaskan ombak besar menggulung air menghantam istana pasir hingga luluh lantak rata dgn pantai tak berbentuk lagi.

Lalu klo sudah begini apa yg tersisa?

Saturday, November 9, 2019

Warisan Ibu

(Perspektif ilmu Biologi Molecular Quantum)_

Teori terdahulu menyebutkan karakteristik dan sifat-sifat bawaan seorang anak diwariskan dari ibu dan bapaknya dalam proporsi 50 : 50.
Artinya, ayah dan ibu memberikan sumbangan yang sebanding dan setara dalam diri seorang anak.

Akan tetapi, penelitian biologi molekuler terbaru menemukan bahwa seorang ibu mewariskan 75% unsur genetikanya kepada anak, sedangkan bapak hanya 25%.
Oleh karena itu, sifat baik, kecerdasan, dan kesalihan seorang anak sangat ditentukan oleh sifat baik, kecerdasan dan kesalihan ibunya.

Sebaliknya, sifat buruk, kebodohan, dan ketidak-taatan seorang anak sangat ditentukan oleh sifat buruk, kebodohan, dan ketidak-taatan ibunya.

Apa yang disabdakan Rasulullah Muhammad SAW, ternyata memiliki kesesuaian dengan fakta ini.

Ketika seorang Sahabat bertanya kepada Baginda Nabi, mana yang harus diprioritaskan seorang anak, apakah ibunya atau ayahnya, beliau pun menjawab,
“Ibumu, ibumu, ibumu...lalu Ayah mu”.
Proporsinya tiga berbanding satu (3:1).

Mari kita lihat lebih jauh.

Di dalam sel-sel manusia terdapat sebuah organel  yang memiliki fungsi sangat strategis, namanya   mitokondria.

Organel berbentuk bulat lonjong ini berongga. Selaputnya terdiri atas dua lapis membran_

Membran dalam bertonjolan ke dalam rongga ( matriks) dan mengandung banyak enzim pernapasan.

Tugas utama mitokondria adalah memproduksi bahan kimia tubuh bernama ATP   (adenosin triphosphat).
Energi yang dihasilkan dari reaksi ATP inilah yang kemudian menjadi sumber energi bagi manusia.

Mitokondria bersifat semiotonom karena 40% kebutuhan protein dan enzim dihasilkan sendiri oleh gen-nya.

Mitokondria adalah salah satu bagian sel yang memiliki DNA (deoxyribonucleic acid) sendiri, selebihnya dihasilkan gen di inti sel.

Sekali lagi, dan ini sangat menarik, mitokondria hanya diwariskan oleh ibu, tidak oleh bapak.
Mengapa?
Karena mitokondria berasal dari sel telur, bukan dari sel sperma. Itulah sebabnya, investasi seorang ibu dalam diri anak mencapai 75%.

Kita dapat berkata, inilah “organel cinta” seorang ibu yang menghubungkan kita dengan Allah Swt dan alam semesta.

Tanpa kehadiran mitokondria, hidup menjadi hampa, tidak ada energi yang mampu menggelorakan semangat.

Tanpa mitokondria, kita tidak dapat melihat, mendengar, sehingga akhirnya tidak dapat membaca, mencerna dan merasa.

Oleh karena itu, jangan heran jika kontak batin antara ibu dan anaknya sangat kuat dan intens.
Jarak sejauh apapun tidak bisa menghalangi sensitivitas hati seorang ibu.

Hal ini memperlihatkan adanya energi cinta yang menembus dimensi.
Teori  superstring yang kita ambil dari ilmu Fisika Quantum  dapat sedikit memperjelas hal ini.

Para ilmuwan di MIT, USA, yang tergabung dalam kelompok 18, menemukan sebuah supersimetri, yaitu sebuah persamaan matematika yang menciptakan ruang di alam semesta terdiri atas 57 bentuk dalam 248 dimensi.
Konsep supersimetri menyebutkan, andai dunia ini dibagi-bagi menjadi bentuk apapun, sebenarnya hanya ada satu titik yang melingkupinya.

Artinya, ilmu pengetahuan menemukan bahwa jarak itu tidak dapat membatasi jiwa dan ruh yang bersemayam dalam satu titik yang sama.

Jika kita menggunakan konsep ini, dimana pun berada, hati seorang ibu selalu berada di titik yang sama.

Itulah sebabnya, apa yang dirasakan anak dan apa yang dirasakan ibu, bioelektriknya berada pada titik yang sama.

Mitokondria nya berada dalam posisi yang sama sehingga titik pertemuannya pun sama.

Dengan kata lain, perasaan seorang ibu kepada anaknya bagaikan perasaan dia terhadap dirinya sendiri...

Jadi, saudara-riku tercinta...

Jika anda ingin mendapatkan anak yg berkualitas, maka kondisikan sang ibu lebih dahulu agar menjadi pribadi yg berkualitas...

Allahu Akbar!

Sumber : buku  "The Secret of Mother"

Fokus

Ada seorang anak yang setiap hari rajin sholat ke masjid, lalu suatu hari ia berkata kepada ayahnya, "Yah mulai hari ini saya tidak mau ke masjid lagi"

"Lho kenapa?" sahut sang ayah.

"Karena di masjid saya menemukan orang² yang kelihatannya agamis tapi sebenarnya tidak, ada yang sibuk dengan gadgetnya, sementara yang lain membicarakan keburukan orang lain".

Sang ayah pun berpikir sejenak dan berkata, "Baiklah kalau begitu, tapi ada satu syarat yang harus kamu lakukan setelah itu terserah kamu".

"Apa itu?"

"Ambillah air satu gelas penuh, lalu bawa keliling masjid, ingat jangan sampai ada air yang tumpah".

Si anak pun membawa segelas air berkeliling masjid dengan hati², hingga tak ada setetes air pun yang jatuh.

Sesampai di rumah sang ayah bertanya, "Bagaimana sudah kamu bawa air itu keliling masjid?",

"Sudah".

"Apakah ada yang tumpah?"

"Tidak".

"Apakah di masjid tadi ada orang yang sibuk dengan gadgetnya?".

"Wah, saya tidak tahu karena pandangan saya hanya tertuju pada gelas ini", jawab si anak.

"Apakah di masjid tadi ada orang² yang membicarakan kejelekan orang lain?", tanya sang ayah lagi.

"Wah, saya tidak dengar karena saya hanya konsentrasi menjaga air dalam gelas".

Sang ayah pun tersenyum lalu berkata, "Begitulah hidup anakku, jika kamu fokus pada tujuan hidupmu, kamu tidak akan punya waktu untuk menilai kejelekan orang lain. Jangan sampai kesibukanmu menilai kualitas orang lain membuatmu lupa akan kualitas dirimu".

Marilah kita fokus pada diri sendiri dalam beribadah, bekerja dan untuk terus menerus bebenah menjadi positif.