This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Saturday, March 26, 2016

Kerugian Jika Memaksakan Kehendak

Murid atau anak yang nakal, mendidiknya tidak dilakukan dengan kekerasan dan pemaksaan.
Pemaksaan dalam kadar tertentu memang akan menghasilkan tindakan seperti yang diinginkan si pemaksa. Tetapi pada saat yang bersamaan ia memantik bara api yang akan menjadi sumber bencana di waktu yang akan datang.
Orang-orang yang terpaksa mengikuti dan melayani paksaan akan kehilangan rasa hormat kepada pemaksa. Seorang guru akan kehilangan kehormatan dari muridnya. Seorang bapak akan kehilangan bakti anaknya. Seorang suami akan kehilangan cinta istrinya.

Sunday, March 6, 2016

Ayo Perbaiki ! ayo !!

PERBAIKI JADWAL SHOLATMU, AGAR ALLAH ATUR JADWAL HIDUPMU...

Di bawah ini adalah tulisan dari kisah nyata sahabat saya mas Arief Budiman, CEO perusahaan advertising di Jogja, penulis buku Tuhan Sang Penggoda. Kisah penuh nasehat dengan ending yang mengejutkan, juga introspeksi.. Kenapa hidup kita berantakan? Jangan-jangan karena jadwal sholat kita yang juga berantakan..
Pada suatu hari di awal-awal saat memulai bisnis dulu, saya ketemu masalah seperti ini: saya janjian dengan 3 orang di Jakarta. Saat itu posisi saya di Jogja tanpa banyak kenalan di Jakarta dan cekak banget dananya. Begini jadualnya: Pak A janji ketemu hari Senin siang, Pak B hari Rabu pagi dan Bu C di hari Jumat sore. Jika saya mau gampang, saya harus berangkat naik kereta Minggu malam dan menginap di Jakarta 5 hari dan pulang Jumat malam. Sayanya yang bingung: nginep dimana, biaya makannya dimana? Duh ribet, padahal janjiannya udah di-arrange lama dan posisi orang yang mau saya temui itu Boss-boss semua untuk penawaran kerjaan promosi. Saya harus mengikuti jadual mereka, saya tak kuasa menentukan jadual karena saya yang butuh.
Pusinglah saya memikirkan jadual yang mustahil itu. Sampai seminggu menjelang harinya, saya ketemu seorang teman,yang ilmu agamanya lumayan. Karena belum menemukan solusi, saya pun curhat padanya. Teman saya mengangguk-angguk lalu bertanya,"Jadual sholatmu gimana?"
"Jadual sholat? Apa hubungannya?" saya keheranan.
"Sholat subuh jam berapa?" tanpa menjawab pertanyaan saya, dia meneruskan pertanyaannya.
" Errr... Jam setengah enam, jam enam. Sebangunnya lah.. Kenapa," jawab saya.
" Sholat dhuhur jam berapa?"
"Dhuhur? Jadual sholat dhuhur ya jam 12 lah..." jawab saya.
"Bukan, jadual sholat dhuhurmu jam berapa?" ia terus mendesak.
" Oooh, jam dua kadang setengah tiga biar langsung Asar. Eh, tapi apa hubungannya dengan masalahku tadi?" saya makin heran.
Temen saya tersenyum dan berkata,"Pantas jadual hidupmu berantakan."
"Lhooo.. kok? Apa hubungannya?" saya tambah bingung.
"Kamu bener mau beresin masalahmu minggu depan ke Jakarta?" tanyanya lagi.
"Lha iya, makanya saya tadi cerita...," saya menyahut.
"Beresin dulu jadual sholat wajibmu. Jangan terlambat sholat, jangan ditunda-tunda, klo bisa jamaah," jawabnya.
"Kok.. hubungannya apa?" saya makin penasaran.
"Kerjain aja dulu kalo mau. Enggak juga gak papa, yang punya masalah kan bukan aku...," jawabnya.
Saya pun pamit, jawabannya tak memuaskan hati saya. Joko sembung naik ojek, pikir saya. Gak nyambung, Jek. Saya pun mencari cara lain sambil mengumpulkan uang saku buat berangkat yang emang mepet. Tapi sehari itu rasanya buntu, buntu banget. Sampai saya berfikir, ok deh saya coba sarannya. Toh gak ada resiko apa-apa. Tapi ternyata beratnya minta ampun, sholat tepat waktu berat jika kita terbiasa malas-malasan, mengakhirkan pelaksanaannya. Tapi udahlah, tinggal enam hari ini.
Dua hari berjalan, tak terjadi apa-apa. Makin yakin saya bahwa saran teman saya itu tidak berguna. Tapi pada hari ketiga, hp berdering. Dari asisten Pak A,"Mas, mohon maaf sebelumnya. Tapi Pak A belum bisa ketemu hari Senin besok,. Ada rapat mendadak dengan direksi. Saya belum tahu kapan bisa ketemunya, nanti saya kabari lagi."
Di ujung telepon saya ternganga, bukannya jadual saya makin teratur ini malah ada kemungkinan di-cancel. Makin jauh logika saya menemukan solusinya, tapi apa daya. Karena bingung, saya pun terus melanjutkan sholat saya sesuai jadualnya.
Di hari berikutnya, hp saya berdering kembali. Dari sekretaris Pak B,"Mas, semoga belum beli tiket ya? Pak B ternyata ada hjadual general check up Rabu depan jadinya gak bisa ketemu. Tadi Bapak nanya bisa nggak ketemu Jumat aja, jamnya ngikut Mas."
Yang ini saya bener-bener terkejut. Jumat? Kan bareng harinya ama Bu C? Saya pun menyahut,"O iya, tidak apa-apa Pak. Jumat pagi gitu, jam 9 bisa ya?"
Dari seberang sana dia menjawab,"OK Mas, nanti saya sampaikan."
Syeep, batin saya berteriak senang. Belum hilang rasa kaget saya, hp saya berbunyi lagi. Sebuah sms masuk, bunyinya: Mas, Pak A minta ketemuannya hari Jumat setelah Jumatan. Jam 13.30. Diusahakan ya Mas, tidak lama kok. 1 jam cukup.
Saya makin heran! Tanpa campur tangan saya sama sekali, itu jadual menyusun dirinya sendiri. Jadilah saya berangkat Kamis malam, ketemu 3 orang di hari Jumat dan Jumat malem bisa balik ke Jogja tanpa menginap!
Saya sujud sesujud-sujudnya. Keajaiban model begini takkan bisa didapatkan dari Seven Habits-nya Stephen Covey, tidak juga dari Eight Habbits. Hanya Allah yang kuasa mengatur segala sesuatu dari arsy-Nya sana.
Sampai saya meyakin satu hal yang sampai sekarang saya usahakan terus jalani: Dahulukan jadual waktumu untuk Tuhan maka Tuhan akan mengatur jadual hidupmu sebaik-baiknya.
Jadi, kunci sukses bisnis ke-3 yang saya bisa share ke teman-teman: Sholatlah tepat waktu, usahakan jamaah. Jika mau lebih top, tambahin sholat sunnahnya: qobliyah, bakdiyah, tahajjud, dhuha, semampunya.
Silakan dipraktekkan, Insya Allah jadual kehidupan kita (baik bisnis, keluarga maupun personal) akan nyaman dijalani. Sampai hari ini, saya belum pernah berdoa lagi untuk menambah 24 jam sehari menjadi lebih banyak jamnya. 24 jam sehari itu sudah cukup, jika kita tak hanya mengandalkan logika untuk mengaturnya. Tak kemrungsung, tak buru-buru tapi tanggung jawab terjalani dengan baik.
Jika suatu hari saya menemukan jadual saya kembali berantakan, banyak tabrakan waktunya atau tidak jelas karena menunggu konfirmasi terlalu lama: segera saya cek jadual sholat saya. Pasti disitulah masalahnya dan saya harus segera beresin sehingga jadual saya akan teratur lagi sebaik-baiknya. Seperti teman-teman sekalian, istiqomah alias konsisten menjalankan ini tentu banyak godaannya. Tapi kalo gak pake godaan, pasti semua orang akan sukses dong. Jadi emang mesti tough, kuat menjalaninya, jangan malas, jangan cengeng.
-M. Arief Budiman

Hormati Diri Sendiri

Jangan berharap orang lain menghormati kita sebelum kita menghormati diri kita sendiri.

Bagaimana bisa kita melarang laki-laki menahan pandangannya kepada diri kita.

Bagaimana bisa kita memarahi mereka yang berkata kotor dan melakukan hal yang menjatuhkan harga diri kita.

Bagaimana bisa kita minta dihargai dan dihormati sebagai wanita. Coba renungkan.... Sudahkan kita jaga dan hormati diri kita

Sudahkah kita pakai pakaian taqwa yang semestinya

Sudahkah kita tutup aurat kita dengan sempurna

Sudahkah kita jaga maruah kita bila sedang sendirian

Bagaimana bisa kita suruh laki-laki menundukan pandangan, bila aurat kita jelas terpampang nyata olehnya.

Jangan heran bila saat ini banyak kasus pelecehan korbannya wanita

Bukan salah pandangan laki-laki untuk memandang. Namun wanitalah yang sengaja mengundang.

"Hai Nabi, katakanlah pada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin

Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS Al Ahzab 59)

Semoga Bermanfaat

Friday, February 26, 2016

Allah

Allah adalah pelindung kita
Apakah kamu yakin bahwa Allah adalah pelindung kita?

Barangsiapa yang yakin bahwa Allah adalah pelindungnya ...
maka siapa yang mampu menipunya?
Barangsiapa yang yakin bahwa Allah adalah pelindungnya ...
maka siapa yang mampu mengalahkannya ?
Barangsiapa yang yakin bahwa Allah adalah pelindungnya ...
maka bersamanya Dzat yang Maha Hidup yang tidak akan mati

dan bersamanya Dzat yang Maha Mandiri yang tidak mungkin tertidur
dan bersamanya Dzat yang Maha Kaya yang tidak butuh apapun
dan bersamanya Raja Al-Haq yang tidak bisa dikalahkan

Allah
sebuah nama, yang pemilikNya memiliki setiap keindahan
Allah
sebuah nama yang pemilikNya memiliki setiap kesempurnaan
Dia adalah nama yang tidaklah dipanjatkan oleh orang yang kekurangan kecuali Allah memberinya kecukupan
Dia adalah nama yang tidaklah dipanjatkan oleh orang yang ketakutan kecuali Allah akan memberinya rasa aman
dan Dia adalah nama yang tidaklan dipanjatkan oleh orang yang fakir kecuali Allah akan memberinya kecukupan
dan Dia adalah nama yang tidaklah seorang fakir dan terdzalimi terikat denganNya kecuali Allah menolongnya dan menaunginya

Allah
Dia adalah nama yang mana rahmatNya diminta untuk turun
dan denganNya berkah-berkah diminta untuk turun
itulah nama yang akan disebut ketika tersandung
denganNya doa-doa dikabulkan
karenaNya bumi langit berdiri tegak

berpegang teguhlah dengan tali Allah
Dia adalah penolong kalian

Dia adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong
barangsaiapa berpegang teguh denganNya, maka akan ditolong
siapa yang menyerahkan segala urusan kepadaNya, maka akan diberikan petunjuk dan dicukupkan
Allah berfirman : " Bukanlah Allah yang memberikan kecukupan untuk hamba-hambaNya?" (QS. Az-Zumar 36)

DenganMu kami meminta perlindungan
DenganMu kami meminta perlindungan
DenganMu kami meminta perlindungan
siapa lagi yang melindungi kami selain Engkau
kami hanyalah manusia lemah yang berlindung dengan perlindunganmu
sesungguhnya kami lemah
kami adalah manusia lemah yang meminta perlindungan kepada Dzat yang Maha Kuat

kami telah berdosa Yaa Rabb kami
kami tergiring oleh sebuah dosa, tidak ada yang mengampuninya selain Engkau Yaa Allah
Dunia telah menipu kami
Yaa Rabb
inilah kami yang telah meninggalkan hawa nafsu
yang siap menerima hidayahmu
Yaa Rabb
inilah hati kami yang bertaubat kepadamu
apakah Engkau akan menolak dan menolak kejujuran taubat ini?
mustahil Engkau menolak orang yang bertaubat ... mustahil
mau orang-orang meridhai kami atau justru marah pada kami
kami tidak akan berjalan kecuali dengan keridhaanMu

berpegang teguhlah dengan tali Allah
Dia adalah pelindung kalian

Dia adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong

Monday, February 15, 2016

Aku

Tak layak untuk dipuji
Tak pantas untuk dikagumi
Aku bukan siapa siapa disini
Hanya makhluk biasa
yang mencoba untuk membenahkan diri

Membersihkan jiwa yang penuh noda ini
Tak sebaik apa yang kau duga
dan tak baik juga kau berburuk sangka

Aku memang bukan orang yang paling baik diantara orang baik
Tetapi aku juga bukan orang yang paling buruk diantara orang yang buruk
Terkadang kita memandang orang degan satu sudut pandang

Beribu kebaikan yang telah dia lakukan bahkan telah tertutupi oleh satu kesalahan
Tak menimbang apa yang kita pikirkan
Menuangkan dalam ucapan tak disaring lalu menyebar

Manusia itu tak ada yang sempurna
Hakikatnya hanya manusia biasa
Tempatnya khilaf dan salah
Jangan memandang orang dengan satu pandang
Telusuri dahulu apa yang kita lihat
Cari tau apa yang kita ingin tau
Sebarkan bila itu kebaikan
dan tak ada yang merasa dirugikan

Cublak Cublak Suweng

Waktu kecil kita pernah bermain sambil menyanyikan lagu ini.
Baru tahu kalau dibalik liriknya mengandung makna / pesan yang luar biasa ...
Bisa jadi dengan menyanyikan lagu ini (walaupun waktu itu belum tahu artinya) bisa tertanam di alam bawah sadar anak-anak waktu itu walaupun menyanyikan sambil bermain sekaligus menjadi doa bagi anak-anak di jamannya ...


Cublak cublak suweng
Suwenge teng gelenter
Mambu ketundhung gudel
Pak empo lera-lere
Sopo ngguyu ndhelikake
Sir-sir pong dele kopong
Sir-sir pong dele kopong

Berikut tafsir dari lirik tersebut ...

"Cublak Cublak Suweng"

Cublak : adalah guweng tempat suweng
Suweng : adalah anting perhiasan wanita Jawa.

Jadi, Cublak-cublak suweng, artinya : ada tempat harta berharga, yaitu Suweng (Suwung, Sepi, Sejati) atau Harta Sejati.

"Suwenge teng gelenter"

Suwenge teng gelenter : artinya suweng berserakan.
Harta Sejati itu berupa kebahagiaan sejati sebenarnya sudah ada berserakan di sekitar manusia.

"Mambu ketundhung gudel"

Mambu : artinya baunya
Ketundhung : artinya dituju
Gudel : adalah anak kerbau

Maknanya, banyak orang berusaha mencari harta sejati itu. Bahkan orang-orang bodoh diibaratkan gudel mencari harta itu dengan penuh nafsu ego, korupsi dan keserakahan, tujuannya untuk menemukan kebahagiaan sejati

"Pak empo lera-lere",

Pak empo : artinya bapak ompong
Lera-lere : artinya menengok kanan kiri

Orang-orang bodoh itu mirip orang tua ompong yang kebingungan. Meskipun hartanya melimpah, ternyata itu harta palsu, bukan harta sejati atau kebahagiaan sejati. Mereka kebingungan karena dikuasai oleh hawa nafsu keserakahannya sendiri.

"Sopo ngguyu ndhelikake"

Sopo ngguyu : artinya siapa tertawa
Ndhelikake : artinya dia yang menyembunyikan

Menggambarkan bahwa barang siapa bijaksana, dialah yang menemukan tempat harta sejati atau kebahagian sejati. Dia adalah orang yang tersenyum-semeleh dalam menjalani setiap keadaan hidup, sekalipun berada di tengah-tengah kehidupan orang-orang yang sera

"Sir-sir pong dele kopong"

Sir : artinya hati nurani pong
Dele kopong : artinya kedela kosong tanpa isi artinya di dalam hati nurani yang kosong.


Maknanya bahwa untuk sampai kepada Tempat Harta Sejati (cublak suweng) atau kebahagiaan sejati itu ...

Orang harus melepaskan diri dari kecintaan pada harta benda duniawi, mengosongkan diri, rendah hati, tidak merendahkan sesama, serta senantiasa memakai rasa dan mengasah tajam Sir (hati nurani)-nya.

@Ruang Baitul Ma'ruf lt. 4 no 402 RSI Sultan Agung Semarang 15 Feb 2016

Thursday, February 11, 2016

Allah Al-Raja'

Sahabatku.. saat kau tidak bisa mencegah kemungkaran dengan tanganmu maka cegahlah dengan lisanmu, jika dengan lisanmu masih tidak mampu, maka jauh lebih baik diam, dan doakan dengan kebaikan.

Suatu hari ada para lelaki sholeh melihat pemuda-pemuda yang sedang berjudi dan mabuk-mabukan dengan terang-terangan
Lalu para lelaki sholeh ini berkata lihatlah orang-orang  ini, mereka sudah tidak malu kepada Allah,. mereka terang terangan berbuat maksiat.. kita doakan saja mereka supaya sengsara di akherat!!

Kemudian lewatlah seorang yang bijak yang dulunya ahli maksiat tapi karena Allah sudah memberikan hidayah maka orang yang bijak itu mengatakan kepada para lelaki sholeh tersebut "aku pernah berada di posisi seperti mereka".

Saat orang bijak itu melihat para lelaki sholeh ini mau mendoakan yang buruk.. maka dengan segera orang bijak itu berdoa "Ya Tuhanku! jika saat ini mereka bisa bersenang-senang di dunia ini, buatlah mereka bisa bersenang-senang di akhirat nanti".

Lalu para lelaki sholeh ini bertanya mengapa kau doakan yang baik untuk mereka, padahal mereka terang terangan bermaksiat di hadapan Allah ?.

Dan sang bijak ini menjawab, "Jika di akhirat kelak mereka bisa bersenang-senang, artinya Allah mengampuni maksiat mereka di dunia ingatlah bahwa Allah yang mampu memberikan hidayah untuk mereka, ..neraka dan surga milik Allah bukan hak kalian mendoakan mereka masuk neraka, selagi kau masih mampu berbuat baik maka doakan supaya dia tidak masuk ke dalam neraka."
Sahabatku... dunia adalah tempat kemungkinan-kemungkinan. Apa yang tampak buruk tidak selalu akan berakhir dalam kondisi buruk.

Sebab itu, tak perlu kita mendoakan yang buruk kepada orang lain... Allah itu al-raja' yang Maha menguasai segala yang ada di alam semesta dan Allah maha kuasa.. jika kita jaga dan mampu belajar mengenal al-raja' maka kita akan selalu berbuat baik, mengharap segala sesuatu menjadi baik, dan berakhir dengan kebaikan.

Orang yang menjaga al-raja' dalam dirinya tidak akan pernah merasa puas dengan kebaikan, dan sebab itu ia tidak mengutuk dengan doa keburukan, tapi berharap keburukan itu akan menjadi atau berakhir dengan kebaikan.

man a rofa nafsahu fagod arofa robbahu siapa yang mengenal dirinya maka dia akan mengenal Tuhanya