This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Friday, September 11, 2015

Hartamu bagai Air, jika ditahan akan mencari jalan keluar sendiri


Uang/harta itu mengisi tempat yang kosong, karenanya jika Allah ingin kembali mengisi dompet kita, kosongkanlah sebagian nya untuk membantu sesama, dhuafa, fakir miskin, yg sedang sakit & terlebih gak punya asuransi/bpjs ditambah gak punya ongkos buat ke rumah sakit. Kirim buat orang tua, buat ganti karpet mushola sama mukena dan kain sarungnya, dsb
Uang/harta itu bagaikan air yang didalam gelas, jika belum kita minum, maka air didalam botol tak akan bisa mengisinya.

Uang/harta itu bagaikan air jika ditahan dia berubah warna, kotor, berbau dan menjadi sarang penyakit. Ada pun jika kita melepasnya, maka ia akan bersih.
Uang/harta itu bagaikan air, jika ia ditahan, maka ia akan mencari jalan keluarnya sendiri, karenanya Rasulullah Saw berujar "Tidaklah sedekah bercampur dengan harta, melainkan ia akan merusak harta tersebut", ia akan mencari jalan keluarnya sendiri melalui "anak/keluarga kita yang sakit sehingga harus ke dokter, diopname, handphone kita yang hilang, kecopetan, mobil kita yang rusak, rugi dalam berdagang/usaha, ketipu, dan lain-lain yang menguras harta kita.

Uang/harta itu seperti udara, ia selalu mengisi ruang yang kosong, karenanya berbagi dan kosongkanlah, biarlah Allah dengan cara-Nya mengisi kehampaan itu.....semoga bermanfaat.....

Kyai Rahmat Abdullah

Wednesday, September 9, 2015

JANGAN KHAWATIRKAN REZEKIMU.

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu.
Bismillaahirrohmaanirrohiim.
Alhamdulillahirobbil'alamiin.
Shollallahu'alaa muhammad.

JANGAN KHAWATIRKAN REZEKIMU.

Simaklah dengan seksama uraian indah Ibnul Qayyim -rahimahullah- berikut ini:

"Fokuskanlah pikiranmu untuk memikirkan apapun yang diperintahkan Allah kepadamu.

Jangan menyibukkannya dengan rezeki yang sudah dijamin untukmu. Karena rezeki dan ajal adalah dua hal yang sudah dijamin, selama masih ada sisa ajal, rezeki pasti datang.
Jika Allah dengan hikmah-Nya berkehendak menutup salah satu jalan rezekimu, Dia pasti dengan rahmat-Nya membuka jalan lain yang lebih bermanfaat bagimu.

Renungkanlah keadaan janin, makanan datang kepadanya, berupa darah dari satu jalan, yaitu pusar.
Lalu ketika dia keluar dari perut ibunya dan terputus jalan rezeki itu, Allah membuka untuknya dua jalan rezeki yang lain (yakni dua puting susu ibunya), dan Allah mengalirkan untuknya di dua jalan itu; rezeki yang lebih baik dan lebih lezat dari rezeki yang pertama, itulah rezeki susu murni yang lezat.

Lalu ketika masa menyusui habis, dan terputus dua jalan rezeki itu dengan sapihan, Allah membuka empat jalan rezeki lain yang lebih sempurna dari yang sebelumnya; yaitu dua makanan dan dua minuman.
Dua makanan = dari hewan dan tumbuhan. Dan dua minuman = dari air dan susu serta segala manfaat dan kelezatan yang ditambahkan kepadanya.

Lalu ketika dia meninggal, terputuslah empat jalan rezeki ini, Namun Allah subhanahu wa ta'ala membuka baginya -jika dia hamba yang beruntung- delapan jalan rezeki, itulah pintu-pintu surga yang berjumlah delapan, dia boleh masuk surga dari mana saja dia kehendaki.

Dan begitulah Rabb subhanahu wa ta'ala, Dia tidak menghalangi hamba-Nya untuk mendapatkan sesuatu, kecuali Dia berikan sesuatu yang lebih afdhal dan lebih bermanfaat baginya.
Dan itu tidak diberikan kepada selain orang mukmin, karenanya Dia menghalanginya dari bagian yang rendahan dan murah, dan Dia tidak rela hal tersebut untuknya, untuk memberinya bagian yang mulia dan berharga."

[Kitab Al-Fawaid, hal: 57].

Monday, September 7, 2015

Wasiat Alqamah kepada putranya sebelum beliau wafat.

"Anakku, jika engkau perlu berteman dengan orang, maka bertemanlah dengan orang yang apabila engkau melayaninya ia pun melindungimu dan apabila bertemu dengannya ia menghiasimu. Apabila engkau berbuat baik kepadanya ia pun membalasmu, jika engkau berbuat dosa ia pun mencegahmu, jika engkau DIAM ia pun menyapamu, apabila engkau mengalami musibah ia pun menolongmu".

Sunday, September 6, 2015

Logo

Melihat sepintas logo, apabila kita berusaha memaknai sebuah logo seperti kita membaca sebuah puisi karya pujangga tekenal. Semakin kita sulit memaknai esensi puisi tersebut semakin kita menyalahkan diri sendiri, dan bisa jadi kita bergumam "ternyata saya yang ilmunya belum seberapa untuk bisa memaknai puisi ini ...", jarang kita menyalahkan si empunya pembuat puisi, karena penyusun puisi tahu akan isi dan tujuan puisi tersebut. Tapi apabila sudah tahu makna sebuah logo maka bisa menjadi affirmasi bagi yang melihat untuk lebih dekat, mengena di hati dan teringat terus.

Disamping makna terdapat fungsi logo tersebut sangat besar sebagai wakil dari perusahaan atau organisasi untuk menunjukkan prifesionalitas dirinya. Disini bisa jadi filosofi sebuah logo terkesan kurang ditonjolkan karena tujuannya hanya agar eye catching sehingga bisa menarik perhatian mata agar berusaha melirik atau melihat sebuah logo.

Dalam proses pembuatan sebuah logo ternyata tidak semudah yang dibayangkan, karena mengandung spirit, filosofi, visi, misi dari sebuah organisasi atau perusahaan, dan diharapkan dengan melihat logo tersebut sudah bisa mewakili keberadaan suatu perusahaan atau organisasi, dan menjadi kekuatan dan panduan anggota atau karyawan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Dalam proses pembuatan logo, tidak jarang sang pembuat logo mencurahkan fikirannya agar logo yang dibuatnya bisa mengadopsi semua esensi dan spirirt sebuah perusahaan atau organisasi.

Logo juga menjadi merk atau brand suatu perusahaan atau organisasi. Dimana dengan hanya melihat sepintas saja sebuah logo tersebut, maka kita sudah bisa mendeskripsikan logo siapa, produknya apa saja, atau organisasi bergerak dibidang apa, walaupun maknanya kita tidak/belum tahu.

Hal tesebut digunakan untuk para marketer sebagai strategi memasarkan produknya dan membangun citra produknya kepada konsumen, yaitu dengan memasang logo produknya di setiap iklan, baik media cetak, maupun media elektronik, dipasang dimana- mana agar pembeli tertanam dibenaknya dan menjadi sebuah affirmasi, misalkan pembeli ingin pasta gigi tanpa pikir panjang pasti tertuju pada satu merk, sebelum mengingat merk lainnya, seperti mesin pencari internet maka benak anda akan tertuju pada satu perusahaan sebelum perusahaaan yang lain ...

Syarat logo :
1. Simple
2. Memorable
3. Timeless
4. Versatile (serbaguna)
5. Appropriate


(th)

Thursday, September 3, 2015

Tazkirah yang indah...

As'salamulaikum wr wb sahabat semua ini sebuah
Tazkirah yang indah...  

Jangan melihat seseorang dari masa lalunya. Berilah kesempatan seseorang untuk berubah. Karena seseorang yang hampir membunuh Rasul pun kini terbaring disebelah makam beliau iaitu Saidina Umar Al Khattab..    

Jangan melihat seseorang dari masa lalunya. Seseorang yang pernah berperang melawan agama Allah pun akhirnya menjadi pedang-nya Allah(saifullah) iaitu Saidina Khalid Ibnu Walid.  

Jangan menilai orang dari rupanya. Karena Rasulullah saw melihat si pendek tak menawan iaitu sahabat beliau Saidina Julaybib r.a dikejar - kejar oleh para bidadari syurga.    

Jangan memandang orang dari status dan hartanya. Karena sepatu emas fir'aun pun berada di neraka, sedangkan sandal lusuh Saidina Bilal bin Rabah kedengaran langkahnya di syurga

Subhanallah....
     
Semoga Allah memberikan kita petunjuk dan hidayah-Nya, agar di setiap ilmu yang kita miliki, dapat menggerakkan kita untuk lebih dekat lagi dengan rahmat Allah.          Amiinnn..

Ingatkan untuk diri ku yang sentiasa lupa.

Dipetik dari grup whatapps, untuk renungan kita bersama. Pengajaran yang bernilai. Salam untuk sahabat-sahabat semua.

"JAGA-JAGA, TERGELINCIR"❗

Numan bin Tsabit atau yang biasa kita kenal dengan Abu Hanifah rahimahullah, atau terkenal disebut Imam Hanafi, pernah berjalan bertentang arah dengan seorang budak kecil yang berjalan mengenakan terompah kayu.

Sang imam berkata : "Jaga-jaga, Nak dengan terompah kayumu itu, jangan sampai kau tergelincir".

Budak ini pun tersenyum dan mengucapkan terima kasih atas perhatian Abu Hanifah.

"Bolehkah saya tahu namamu, Tuan?" tanya si budak kecil itu tadi.

"Nu'man namaku", jawab sang imam.

"O.. jadi, tuankah yang selama ini terkenal dengan gelaran Al-Imam Al-A'dhom (Imam agung) itu..??", tanya si budak.

"Bukan aku yang memberi gelaran itu, Masyarakatlah yang berprasangka baik dan memberi gelar itu kepadaku", jawab sang Imam.

"Wahai sang Imam, berhati - hatilah dengan gelaranmu. Jangan sampai tuan tergelincir ke neraka karena gelar itu. Terompah kayuku ini mungkin hanya menggelincirkanku di dunia. Tetapi gelaranmu itu dapat menjerumuskan kamu ke dalam api yang kekal JIKA KESOMBONGAN dan KEANGKUHAN menyertainya..."

Ulama besar yang diikuti banyak umat Islam itupun tersungkur menangis menerima nasihat 'tajam' dari seorang budak kecil...

Imam Abu Hanifah rahimahullah (Hanafi) bersyukur. Siapa sangka, peringatan yang begitu dalam maknanya, justru datang dari lidah seorang budak...

Saudaraku tercinta...
Betapa banyak manusia yang tertipu kerana PANGKAT, tertipu kerana KEDUDUKAN, tertipu kerana GELARAN atau TITLE, tertipu karena POSISI YG 'DIMULIAKAN', tertipu kerana STATUS SOSIAL, tertipu kerana sebutan gelar HAJI/HAJJAH, USTADZ, AL MUKARROM, SYAIKH) dan sebagainya...

Mari berhati-hati dan TERUS SALING MENGINGATKAN..
Agar jangan sampai kita tergelincir...
Jangan sampai kita menjadi angkuh dan sombong kerana gelaran,pangkat, status sosial dan kebesaran di dunia...

Ingatlah...

"Sepasang tangan yang menarik kita takkala terjatuh lebih  kita percayai daripada seribu tangan yg menyambut kita takkala tiba di puncak kejayaan.."
Mari kita hubungi sahabat-sahabat kita...
Kerana sahabat yang baik adalah pelita/lentera di kegelapan..
Kadang cahayanya baru terasa ketika dunia terasa gelap...

Ketahuilah...
"TIDAK AKAN MASUK SYURGA orang yang dalam hatinya ada sifat sombong, walaupun hanya seberat biji sawi"
(Hadits Riwayat Muslim).

JANGAN MEREMEHKAN NASEHAT, WALAUPUN DATANGNYA DR SEORANG 'BUDAK INGUSAN'.

"Undhur maa qaala wa laa tandhur man qaala" - "Perhatikan APA yang disampaikan dan jangan melihat SIAPA yang menyampaikan"

Semoga bermanfa'at.

Tuesday, September 1, 2015

Dahsyatnya Afirmasi (Doa)

Sebelum menjadi seorang bintang film terkenal, Bruce Lee pernah menuliskan sebuah surat untuk dirinya. Surat ini ditulis pada tanggal 9 januari 1970 dan dicap “Rahasia”.

Bruce menulis, “Di tahun 1980 aku akan sudah menjadi bintang film Mandarin paling terkenal di Amerika Serikat dan akan sudah memiliki $10juta… Dan sebagai balasannya aku akan berakting sebaik mungkin setiap kali ada di depan kamera dan aku akan hidup damai sentosa”.

Bruce berhasil membuat 3 film dan kemudian pada tahun 1973 membuat film Enterthe Dragon, yg dirilis di tahun yang sama setelah kematiannya pd usia 33 tahun.Film itu sukses besar dan membuat Bruce Lee tenar.

Sekitar tahun 1990, ketika Jim Carrey masih seorang pelawak muda Canada yangsedang berjuang meniti karir di Los Angeles, ia mengendarai Toyota tuanya keMulholand Drive.

Saat duduk di sana sambil menatap kota di bawahnya dan memimpikan masadepannya, ia menulis selembar cek untuk dirinya sendiri senilai $10 juta,mencantumkan tanggal Thanksgiving 1995, dan isinya adalah “untuk jasabermain film”, dan sejak hari itu ia selalu membawa cek itu kemana-manadalam dompet.

Akhirnya, optimisme dan tekad Carrey berbuah dan pada tahun 1995, setelah besardgn film AceVentura, The Mask, Dumb&Dumber, honor main filmnya telahmelesat menjadi $20juta per film.

Bruce Lee & Jim Carrey begitu yakin dengan masa depannya. Bahkan, dia sudah merasakan masa depannya jauh hari sebelum ia mencapainya. Bagaimana denganAnda? Semoga Bermanfaat!

Monday, August 31, 2015

Menang Perang dengan Pikiran Positif

John C. Maxwell mengatakan bahwa sesungguhnya medan peperangan terbesar berada di PIKIRAN kita (the real war is in your mind).
Karena PIKIRAN itu sangat kuat & dapat mempengaruhi kehidupan seseorang. Ada pepatah mengatakan :”Menabur dalam PIKIRAN akan menuai tindakan, menabur tindakan akan menuai kebiasaan, menabur kebiasaan akan menuai karakter ”PIKIRAN kita seumpama tanah, tanah tidak pernah peduli terhadap jenis benih apa yang hendak kita tanam. Jika kita menabur benih jagung misalnya, tanah akan meresponsnya, lalu menumbuhkannya. Apapun yang kita tanamkan dalam PIKIRAN, entah itu hal-hak yang baik atau buruk, PIKIRAN kita akan segera menerima, merespons dan menumbuhkannya. Sadar atau tidak, sering kali kita memperkatakan hal-hal buruk tentang diri kita sendiri, misalnya :hidupku penuh masalah, aku tidak akan berhasil, sakitku tidak akan sembuh, keluargaku hancur berantakan, aku bodoh dan miskin,masa depanku suram, dsb. Hal-hal negatif yang kita ucapkan itu akan direspons oleh PIKIRAN kita dalam bentuk sikap & tindakan, yang pada gilirannya akan menghasilkan sesuatu yang sama seperti yang kita tanamkan dalam PIKIRAN kita.Oleh sebab itu, tanamkan hal yang positif di benak kita, maka kita akan menjadi luar biasa .... Jangan biarkan dan dengarkan orang lain mencuri impian kita dengan perkataan "yang sia-sia", Menangkanlah peperangan dalam pikiran kita dengan hal-hal yang positif dan benar..!!